Kata-kata Bijak 1 s/d 7 dari 7.
-
Demi matahari senja yang menggantung manis manja di cakrawala, demi kebaikan dan ketulusan yang telaten diberikan semestas, dan demi ragam nama-nama Tuhan baik yang akrab maupun asing di telinga kita, sesungguhnya, manusia, adalah mahkluk yang merugi. Kecuali, ia yang mau belajar pada masa silam, berbuat yang terbaik di masa sekarang, dan menyiapkan segala sesuatu di masa depan, dengan keyakinan paling yakin pada terwujudnya sebuah impian.
-
Bila hatimu kaya kasih sayang dan cinta, maka lapangkan hatimu untuk memaafkan dan memaklumi suatu keadaan saat kamu menjadi yang merugi di dalamnya.
-
Manusia yang sedang patah hati masuk kategori yang mana?Apakah manusia yang sedang patah hati termasuk manusia yang merugi karena membuang-buang waktu untuk memikirkan luka hatinya? Lalu, apa itu hati? Di mana letaknya? Jika raga ini dibelah, tak akan ditemui wujudnya. Namun jika hati sudah sakit, dia bisa membodohi otak, menghambat jantung berdetak, dan menyesakkan paru-paru.
-
Sungguh merugi hidup bangsa, jika energi habis tumpah mengurus gaduh politik yang durhaka.
-
Apakah manusia yang sedang patah hati termasuk manusia yang merugi karena membuang-buang waktu untuk memikirkan luka patah hatinya?
-
Jangan sampai kita menjadi manusia yang merugi hanya karena salah sangka dengan Tuhan yang maha baik.
-
Orang yang meninggalkan sholat karena urusan dunia akan celaka nasibnya, berat siksanya, merugi perdagangannya.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal merugi akan selalu Anda temukan di JagoKata.com


