Kata-kata Bijak 121 s/d 140 dari 520.
-
Seorang manajer bertanya 'bagaimana' dan 'kapan'; sementara seorang pemimpin bertanya 'apa' dan 'mengapa'.
-
Tanpa mengetahui apa dan mengapa saya di sini, menjalani hidup ini serasa mustahil.
-
Untuk menjalankan tenaga membutuhkan usaha dan menuntut keberanian. Itulah mengapa begitu banyak orang gagal untuk menegaskan hak yang menjadi hak mereka secara sempurna - karena hak adalah sejenis kekuasaan tetapi mereka terlalu malas atau terlalu pengecut untuk menjalankannya. Kebajikan yang menutupi kesalahan-kesalahan ini disebut kesabaran dan kesabaran.
Asli:To exercise power costs effort and demands courage. That is why so many fail to assert rights to which they are perfectly entitled - because a right is a kind of power but they are too lazy or too cowardly to exercise it. The virtues which cloak these faults are called patience and forbearance.
-
Ah, mengapa Tuhan menurunkan bakat merayu pada laki-laki?
-
Aktor harus lebih besar dari kehidupan. Anda menemukan cukup banyak orang biasa, tidak mencolok dalam kehidupan sehari-hari dan saya tidak mengerti mengapa Anda harus tunduk pada mereka di atas panggung juga.
Asli:Actors ought to be larger than life. You come across quite enough ordinary, nondescript people in daily life and I don't see why you should be subjected to them on the stage too.
-
Bagi saya, pembuatan film menggabungkan segalanya. Itulah alasan mengapa saya menjadikan sinema sebagai karya hidup saya. Dalam film, lukisan dan sastra, teater dan musik bersatu. Tapi film tetaplah film.
-
Dan jika rindu itu menyejukkan, lalu mengapa rindu itu menjelma sekejam bilah pedang yang lambat laun mengujam hatiku.
-
Jika kau ditanya sesuatu yang tak mau kau jawab maka senyumlah, dan tanya "mengapa kau mau tahu?"
-
Kau yang paling rona, tapi mengapa semua jalan menujumu begitu gigil dan lindap? Sedang waktu kian berkarat dalam dekap.
-
Kemalasan dan kepengecutan menjelaskan mengapa begitu banyak pria. . . tetap berada di bawah pengawasan seumur hidup dan mengapa begitu mudah bagi beberapa pria untuk menjadikan diri mereka sebagai wali dari yang lainnya. . . Jika saya memiliki buku yang mengerti saya, seorang pendeta yang memiliki hati nurani untuk saya, seorang dokter yang memutuskan diet saya, saya tidak perlu merepotkan diri saya sendiri. Jika saya bersedia membayar, saya tidak perlu berpikir. Orang lain akan melakukannya untuk saya.
Asli:Laziness and cowardice explain why so many men. . . remain under a life-long tutelage and why it is so easy for some men to set themselves up as the guardians of all the rest. . . If I have a book which understands for me, a pastor who has a conscience for me, a doctor who decides my diet, I need not trouble myself. If I am willing to pay, I need not think. Others will do it for me.
-
Manusia selalu bertanya-tanya tentang banyak hal. Mengapa kita bertemu, mengapa orang-orang harus berpisah, mengapa beberapa tidak bisa bersama, mengapa waktu tidak dapat diputar kembali. Apa alasannya, aku tidak tahu. Tapi aku yakin, segala sesuatu beralasan. Unmei, sadame, hitsuzen – nasib, takdir, hal-hal yang tidak dapat dihindari, semuanya memiliki peran dalam hidup kita. Mungkin kita tidak mengetahui alasannya sekarang, tapi suatu hari nanti, segalanya akan lebih jelas.
-
Mengapa harus dewasa, jika bisa muda selamanya?!?
-
Mengapa kenangan hanya dapat diputar ulang di dalam kepala? Mengapa kita tidak bisa memindahkan masa lalu ke masa kini, lalu menjalaninya, mengulang kisah yang sama?
-
Mengapa kita harus berpura-pura tak sedih? Mengapa kita tak berjuang saja merebut Bapak?
-
Mengapa mencinta jika kehilangan itu begitu melukai? Aku tak punya jawaban lebih dari itu, hanya kehidupan yang kujalani. Kepedihan itu kini bagian dari kebahagiaan.
-
Mengapa orang seperti Mbak Kanti dan kebanyakan wanita tadi dengan sangat mudah Kau berikan anak di rahimnya? Sedangkan aku, kurang siap apa? Aku percaya pernikahan kami kokoh, ekonomi cukup, keluarga kami pun dari kalangan yang baik.
-
Otak saya sendiri adalah mesin yang paling tidak bertanggung jawab - selalu berdengung, bersenandung, menderu, menyelam, dan kemudian terkubur dalam lumpur. Dan mengapa? Untuk apa gairah ini?
Asli:My own brain is to me the most unaccountable of machinery - always buzzing, humming, soaring roaring diving, and then buried in mud. And why? What's this passion for?
-
Saya sangat penasaran untuk mencari tahu mengapa saya tidak menjadi gila.
Asli:I was awfully curious to find out why I didn't go insane.
-
Tak mengapa, karena partai perlu pikiran birokrat ahli. Tanpa mereka, partai politik hanya jadi roh gentayangan pencari suara.
-
Tidak mungkin ada puisi tanpa kepribadian penyair, dan itu, sederhananya, adalah mengapa definisi puisi belum ditemukan.
Asli:There can be no poetry without the personality of the poet, and that, quite simply, is why the definition of poetry has not been found.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal mengapa akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 7)