Kata-kata Bijak: mendengar

  • Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.
  • Cibiran tidak akan melukai hati bila kita mendengar dengan pikiran bukan dengan perasaan.
  • Tuhan, solehkah aku, karena hanya dengan itu, Engkau akan selalu mendengar doaku untuk ibu.
  • Karena ketika sendirian, kau bisa mendengar hatimu bicara kepadamu.
  • Cita-cita kan, tidak harus terdengar bombastis agar yang mendengar ternganga. Bukan untuk itu cita-cita diciptakan. Cita-cita itu adalah pencapaian yang memberi kepuasan kepada diri sendiri, bukan orang lain.
  • Aku sering mendengar kalau jatuh cinta bisa terjadi kapan saja dan tak butuh alasan. Karena itulah, aku juga belajar harus memaklumi bahwa kadang-kadang sebuah kisah cinta pun berakhir seperti ini, dan tak butuh alasan juga.
  • Dibutuhkan dua orang untuk berbicara tentang kebenaran, satu untuk berbicara, dan yang lain untuk mendengar.
  • Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima.
+5

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 187.

  • Helen Keller
    Helen Keller
    Penulis dari Amerika Serikat 1880-1968
    ajax-loader
    - +
    +528
    Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima.
  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +424
    Inilah hidupku, dan aku tidak peduli apa pun penilaian kalian. Toh, aku hidup bukan untuk membahagiakan orang lain, apalagi menghabiskan waktu mendengar komentar mereka.
    Sumber: Pulang 1
  • Kang Maman (Maman Suherman)
    Kang Maman (Maman Suherman)
    Penulis, Produser, dari Indonesia 1965-
    ajax-loader
    - +
    +237
    Mungkin kita tidak akan pernah mendengar tangisan seorang ayah karena seorang ayah selalu ingin terlihat kuat agar anaknya dapat berlindung di tangan dan dadanya tanpa pernah meragukanya, ia dapat memberikan rasa aman kepadanya kala sang anak merasa terancam, itulah ayah.
  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +217
    Maha Suci Engkau Ya Allah, yang telah menciptakan perasaan. Maha Suci Engkau yang telah menciptakan ada dan tiada. Hidup ini adalah penghambaan. Tarian penghambaan yang sempurna. Tak ada milik dan pemilik selain Engkau. Tak ada punya dan mempunyai selain Engkau. Tetapi mengapa Kau harus menciptakan perasaan? Mengapa Kau harus memasukkan bongkah yang disebut dengan "perasaan" itu pada mahkluk ciptaanMu? Perasaan kehilangan, perasaan memiliki, perasaan mencintai. Kami tak melihat, Kau berikan mata; kami tak mendengar, Kau berikan telinga; Kami tak bergerak, Kau berikan kaki. Kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya. Jelas sekali, semua itu berguna! Tetapi mengapa Kau harus menciptakan bongkah itu? Mengapa Kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati dalam tubuh kami. Mengapa?
  • Konfusius
    Konfusius
    Filsuf dari Tiongkok 551 SM - 479 SM
    ajax-loader
    - +
    +201
    Aku mendengar dan aku lupakan. Aku melihat dan aku mengingat. Aku melakukan dan aku mengerti.
  • Emha Ainun Nadjib
    Emha Ainun Nadjib
    Seorang seniman, budayawan, penyair, serta intelektual asal Indonesia. 1953-
    ajax-loader
    - +
    +192
    Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.
  • Sujiwo Tejo
    Sujiwo Tejo
    Wartawan, pelukis, budayawan dan penulis dari Indonesia 1962-
    ajax-loader
    - +
    +144
    Terdengar suara-suara tak indah dalam perjuangan menuntut hak juga tidak mengapa. kalau goverment hanya pengin mendengar suara-suara indah, berarti mereka tidak sedang membutuhkan warga negara. suruh saja para tokoh yang prejang-prejeng pakai jas dan abaju safari itu mengurus cucak rowo atau perkutut.
    Sumber: Republik #Jancukers
  • Soeharto
    Soeharto
    Presiden ke-dua Indonesia 1921-2008
    ajax-loader
    - +
    +141
    Kalau kamu ingin menjadi pribadi yang maju, kamu harus pandai mengenal apa yang terjadi, pandai melihat, pandai mendengar, dan pandai menganalisis.
  • Jalaluddin Rumi
    Jalaluddin Rumi
    Penyair sufi, ahli hukum, sarjana Islam dan teolog dari Persia 1207-1273
    ajax-loader
    - +
    +126
    Dalam mendengar ada perubahan sifat, dalam melihat ada perubahan hakekat.
  • Soekarno
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia 1901-1970
    ajax-loader
    - +
    +96
    Engkau telah sering mendengar mengenai diriku, bahwa aku ini sejak umur 16 tahun telah mencemplungkan diri dalam gerakan untuk tanah air, bangsa, dan cita-cita.
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dengan mendengar yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 187 ditemukan

Arti kata mendengar menerut KBBI

mendengar [men·de·ngar]

Kata Verbia (kata kerja)
  1. 1) dapat menangkap suara (bunyi) dengan telinga; tidak tuli
    contoh: 'apakah kakek itu masih mendengar ? aku mendengar bunyi sirene'
  2. 2) mendapat kabar
    contoh: 'saya mendengar bahwa orang tua mereka telah bercerai'
  3. 3) telah mendengarkan (dalam resolusi, keputusan, dan sebagainya)
    contoh: 'mendengar dan sebagainya, mengingat dan sebagainya, memutuskan ...'
  4. 4) menurut; mengindahkan; mendengarkan
    contoh: 'ia tidak mau mendengar kata orang tua'

Lihat arti mendengar lengkap