Kata-kata Bijak: masyarakat

  • Ada yang bilang negeri ini "Negeri Selembar Kertas", masyarakat kita "Masyarakat Selembar Ijazah".
  • Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
  • Organisasi atau siapapun yang menyerang masyarakat sipil dan membunuh mereka untuk hal politik merupakan organisasi teroris.
  • Hukum Islam secara jelas menentang terorisme, terhadap segala macam pembunuhan masyarakat sipil atau sama dengan kerusakan yang besar.
  • Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.
  • Internet bisa menjadi langkah yang sangat positif untuk memajukan pendidikan, organisasi, dan partisipasi dalam masyarakat yang berarti.
  • Dalam masyarakat ini, norma maskulinitas adalah agresi falus. Seksualitas pria, menurut definisi, adalah falus yang intens dan kaku. Identitas seorang pria terletak dalam konsepsinya tentang dirinya sebagai pemilik lingga; Nilai seorang pria terletak pada kebanggaannya dalam identitas falus. Ciri ut
  • Kemerdekaan adalah jembatan emas, jembatan inilah yang leluasa menyusun masyarakat Indonesia merdeka yang gagah, kuat, sehat, kekal, dan abadi.
  • Perbaikan nasib ini hanya bisa datang seratus persen, bilamana masyarakat sudah tidak ada kapitalisme dan imperialisme.
  • Jika yang dibahas tentang negara (masyarakat secara umum) maka hukum konstitusi itu lebih tinggi Di atas hukum agama dan adat, namun jika yang dibahas adalah masalah agama kelompok tertentu maka hukum agama atau adat lebih utama.
+7

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 230.

  • Tan Malaka
    Tan Malaka
    Aktivis kemerdekaan, filsuf dari Indonesia 1897-1949
    ajax-loader
    - +
    +702
    Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
  • Achmad Mustafa Bisri
    Achmad Mustafa Bisri
    Penyair dan penulis kolom dari Indonesia 1944-
    ajax-loader
    - +
    +382
    Adalah terlalu berani membawa ayat-ayat dan sunah Rasul SAW untuk kepentingan politik praktis. Itu merupakan pelecehan dan sekaligus membuat umat bingung. Lihatlah, tokoh partai ini menggunakan ayat dan hadis ini untuk mendukung partainya. Apa ini tidak membingungkan masyarakat? Bila kemudian, dengan menggunakan sabda Allah dan Rasul-Nya, masyarakat awam meyakininya sebagai kebenaran mutlak, apa tidak terjadi sikap mutlak-mutlakan antar pendukung partai? Kalau tidak mengerti politik, mbok sudah, rela saja tidak usah berpolitik, daripada membawa-bawa agama. Apakah tokoh-tokoh yang suka membawa-bawa ayat dan hadis itu tidak memikirkan akibatnya di dunia maupun di akhirat kelak? Bagaimana kalau masing-masing pendukung yang awam itu meyakini bahwa mendukung partainya sama dengan mendukung agama dan memperjuangkan partainya sama dengan jihad fi sabilillah?
    Sumber: Lukisan Kaligrafi 15
  • Raden Adjeng Kartini
    Raden Adjeng Kartini
    Pahlawan Nasional Indonesia, feminis dan guru 1879-1904
    ajax-loader
    - +
    +298
    Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa behagia baginya.
    Sumber: Surat kepada Nyonya Van Kool (Agustus 1901)
  • John F. Kennedy
    John F. Kennedy
    Politikus dan presiden (ke-35) dari Amerika Serikat 1917-1963
    ajax-loader
    - +
    +267
    Jika seni bertujuan untuk memelihara akar dari budaya kita, masyarakat harus membiarkan seniman bebas mengikuti visi mereka masing-masing kemanapun hal itu membawa mereka.
  • Pramoedya Ananta Toer
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia 1925-2006
    ajax-loader
    - +
    +203
    Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.
    Sumber: Rumah Kaca (1988) , h. 352
  • Djenar Maesa Ayu
    Djenar Maesa Ayu
    Aktris, penyiar dan pemimpin redaksi dari Indonesia 1973-
    ajax-loader
    - +
    +109
    Imajinasi cenderung bebas tanpa moral dan konvensi masyarakat, bagaikan anjing "menggonggong" dan "menggigit" realitas yang munafik.
    Sumber: Mereka Bilang, Saya Monyet!
  • Soekarno
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia 1901-1970
    ajax-loader
    - +
    +104
    Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan Yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur.
  • Bediuzzaman Said Nursi
    Bediuzzaman Said Nursi
    Ulama dan intelektual dari Turki 1877-1960
    ajax-loader
    - +
    +103
    Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.
  • Najwa Shihab
    Najwa Shihab
    Presenter berita, jurnalis dari Indonesia 1977-
    ajax-loader
    - +
    +86
    Masyarakat coba dipikat, dengan pencitraan palsu yang merakyat.
    Sumber: Poles Politis
  • Nelson Mandela
    Nelson Mandela
    Pengacara, politikus dari Afrika Selatan 1918-2013
    ajax-loader
    - +
    +73
    Dari pengalaman tentang sebuah bencana kemanusiaan luar biasa yang berlangsung begitu lama, harus lahir sebuah masyarakat yang membuat semua umat manusia bangga.
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dengan masyarakat yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 230 ditemukan

Arti kata masyarakat menerut KBBI

masyarakat [ma·sya·ra·kat]

Kata Nomina (kata benda)

Arti: sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama
contoh: 'masyarakat terpelajar'

Lihat arti masyarakat lengkap