Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 22.
-
Bermalam-malam aku mencarimu, di antara potongan mimpi yang menyergap gelisah tidurku. Dalam doa aku berharap sebuah takdir dipertemukan akan datang suatu ketika. Entah dimana, entah kapan masanya.
-
Inikah Rindu yang Tak Berdaya?
Rasakan perih teriknya rindu membakar keterpisahan. Sekelebat merupakan perawan rupawan, ternyata sekedar bianglala siang.
Dari pantulan kaca di gedung-gedung pencakar langit, wajahmu adalah fatamorgana sempurna, dan tak berdayaku membingkainya.
Rinduku sekarat menunggu tiba persenggamaan mata. Datanglah seutuhnya, bukan serpihan fatamorgana. Entah kapan masanya. -
Tidak usah memedulikan cibiran orang-orang. Nanti, pada masanya, mereka akan mengerti mengapa hati kita begitu keras kepala memperjuangkan.
-
Entah dimana, entah kapan masanya, cinta itu memanggilku lagi? jika terjadi, semoga kamu tujuanku berlari.
-
Hidup ini adalah anugrah. Gusti Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk melihat dunia ini saja semestinya kita bersyukur. Kebahagiaan itu ada di dalam. Rejeki dan jodoh itu sudah ditetapkan Gusti Allah tinggal bagaimana usaha kita menjemputnya. Ojo kesusu, ojo kemrusung, dan jangan pernah berprasangka buruk kepada Tuhan. Jika Gusti Allah sudah menetapkan sesuatu untuk kita, pasti akan kita terima. Lha wong semuanya ada masanya dan akan indah pada waktunya.
-
Cepat, cepatlah rengkuh mawar cinta itu mumpung masanya sudah tiba. Karena kembang ini akan tersenyum hari ini, lalu mati esok hari.
-
Sekarang masanya Indonesia membantu, bukan hanya meminta bantuan. Indonesia akan membantu permintaan mereka.
-
Untuk segala sesuatu ada masanya: kebahagiaan, air mata, tawa, bahkan kesedihan. Kecuali cinta, dia bisa bertahan andaikan dia layak diperjuangkan.
-
Tidak selamanya kita selalu bisa bersama. Ada masanya kita berpisah.
-
Mimpi harus dikenali dan disebutkan, tidak perlu pada semua. Cukup disimpan dalam hati, dan dititipkan dalam kotak agar tidak hilang. Dengan demikian, dirimu dan semesta akan mencatat mimpi sebagai janji, yang akan dikabulkannya saat masanya tepat.
-
Aku ingin menjadi seperti dirimu. Memberi tak mengharap kembali. Engkau bersinar sepanjang hari, memberi napas dan kehidupan bagi penghuni bumi, tapi tak pernah berharap imbalan. Begitu ikhlas. Bagaimana kau bisa begitu?. Kenapa engkau hendak menjadi seperti diriku, memberi tak meminta kembali?. Usahlah kau gusar dan semak hati. Setiap jalan punya tikungannya sendiri. Pada masanya nanti, kau akan sampai juga di ujung jalan itu: kearifan
-
Aku rasa hal itu mendekatkan dunia, dan akan tetap seperti itu. Semua hal memiliki sisi buruk; semua hal memiliki konsekuensi yang tidak pernah terbayangkan. Satu teknologi yang paling menghancurkan yang pernah aku lihat adalah televisi biar begitu, pada masanya, televisi itu sangat hebat.
Asli:I think it’s brought the world a lot closer together, and will continue to do that. There are downsides to everything; there are unintended consequences to everything. The most corrosive piece of technology that I’ve ever seen is called television but then, again, television, at its best, is magnificent.
-
Pernah ada masanya kita tahu bahwa buku yang laris belum tentu buku yang bermutu.
-
Telah tiba masanya mewarnai dirimu sendiri dengan yang paling kilau. Kelak dia akan bisa melihat keindahanmu, bahkan tanpa mata.
-
Kalau kita berusaha & dapat hasilnya, itulah buah. Tapi kalau kita berusaha dan belum dapat hasilnya, itulah benih yang ada masanya ia berbuah.
-
Rasa sakit itu ada masanya. Nanti seiring waktu, luka dihati akan sembuh dengan sendirinya.
-
Akan datang juga Kang, masanya semua orang tidak akan membiarkan kalian menang. Jadi kalian harus pintar, Kalian harus kuat. Kalian harus bisa berdiri dan menang dengan kaki-kaki sendiri.
-
Dia adalah sinar rembulan, begitu lembut, begitu indah, pada masanya. Semua orang ingin bicara dengannya, mendengar titahnya, menghabiskan seluruh hari bersamanya.
-
Defoe mengatakan bahwa ada seratus ribu orang desa pada masanya yang siap berperang sampai mati melawan kepausan, tanpa mengetahui apakah kepausan itu laki-laki atau kuda.
Asli:Defoe says that there were a hundred thousand country fellows in his time ready to fight to the death against popery, without knowing whether popery was a man or a horse.
-
Semua orang memiliki masanya dan beberapa orang memiliki masa yang lebih panjang dari orang lain.
Asli:Everyone has his day and some days last longer than others.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal masanya akan selalu Anda temukan di JagoKata.com


