Kata-kata Bijak 1 s/d 11 dari 11.
-
Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali mempersulit segala sesuatu. Ego mencegah seseorang mengucap "Aku membutuhkanmu".
-
Jadi, kalo ada pertanyaan, katanya, jodoh itu di tangan Tuhan, tapi bagaimana jika keyakinan kita berbeda? Jawaban gue adalah, ini bukan tentang keyakinan antara manusia dan Tuhan. Ini adalah tentang keyakinan untuk tetap memperjuangkan hubungan atau tidak. Jadi, meski jodohnya sudah ditentukan Tuhan, kalo manusianya sendiri tidak yakin dengan pilihan itu, hubungan itu tidak akan bertahan.
-
Cinta tumbuh karena alasan rasional. Kesepakatan dan komitmen. Bila ke depannya masalah, yang tidak beres adalah manusianya.
-
Sumber daya yang paling hebat bagi negara makmur bukanlah alam melainkan manusianya. Pemerintah harus bisa membuat warga negara mengeluarkan seluruh kemampuannya.
-
Perangkat pendidikan kapan pun bisa berubah. Jangan fokus ke sistemnya, tapi ke kualitas sumber daya manusianya.
-
Hal utama yang membedakan adalah kualitas manusianya. Jika memang kualitasnya baik dan mendapat pendidikan terbaik, tentunya hasil yang diperoleh akan menjadi lebih maksimal.
-
Jawa dan manusianya hanya sebuah pojokan tidak terlalu penting dalam keseluruhan bumi manusia.
-
Syariat nikah itu mudah hanya kadang manusianya yang membuatnya menjadi sulit.
-
Kita tentu tidak menginginkan peran agama. Karena pada kenyataannya, perang agama tidak membuat sebuah agama itu musnah, yang musnah adalah umat manusianya yang berperang.
-
Pertanyaan kuncinya bukanlah "Apa yang menumbuhkan kreativitas?" Tapi kenapa dalam nama Tuhan tidak semua orang kreatif? Dimana potensi manusianya hilang? Bagaimana bisa lumpuh? Oleh karena itu, saya pikir pertanyaan yang bagus mungkin bukanlah mengapa orang membuat? Tetapi mengapa orang tidak berkreasi atau berinovasi? Kita harus meninggalkan rasa takjub di hadapan kreativitas, seolah-olah itu adalah keajaiban bahwa siapa pun menciptakan sesuatu.
Asli:The key question isn't "What fosters creativity?" But why in God's name isn't everyone creative? Where was the human potential lost? How was it crippled? I think therefore a good question might not be why do people create? But why do people not create or innovate? We have got to abandon that sense of amazement in the face of creativity, as if it were a miracle that anybody created anything.
-
Yang penting dari suatu negara bukan alamnya, tapi manusianya, kan?
Semua kata bijak dan ucapan terkenal manusianya akan selalu Anda temukan di JagoKata.com