Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 87.
-
Walaupun demikian, impianku untuk menjadi seorang koruptor terus saja tertanam dalam sanubariku. Ibarat dian yang tak kunjung padam. Kobaran itu makin menyala-nyala. Kolegaku di universitas sempat tertawa terbahak-bahak ketika mengetahui obsesiku menjadi koruptor.
-
Bila sepasang perempuan dan laki-laki yang bukan suami istri berdua-duaan saja, mahluk ketiga yang hadir adalah setan. Apabila bila berdua-duanya dalam ruang tertutup, makin banyak setan yang berpesta. Tidak sekedar mahluk ketiga, melainkan juga keempat, kelima dan seterusnya.
-
Cinta itu bukan ilmu pengetahuan. Biarkan saja cinta tetap menjadi misteri. Bukankah misteri itu yang membuat cinta makin menarik?
-
Makin dewasa, makin banyak saya berusaha mendengar orang yang tidak terlalu banyak bicara.
-
Pantai berkabut di sini, makin berkisah dalam tatapan;
Sepi yang selalu dingin gumam terbantun di buritan. -
Makin lama Anda bertahan di situ, lebih besar kesempatan untuk sesuatu terjadi bagi keuntungan Anda. Bagaimana sulit kelihatannya, makin lama Anda bertahan, keberhasilan kelihatannya makin pasti.
-
Ada suatu hukum penistaan mantan yaitu makin melupakan makin ingat.
-
Makin hari, kita seolah tak boleh jadi orang bodoh. Tidak boleh melakukan kesalahan. Semua harus sempurna. Pintar. Berkelas. Tidak boleh sedikit pun lalai. Jika melakukan kesalahan, dan keliru, bisa saja orang entah dari penjuru bumi mana nimbrung menghakimimu.
-
Semakin kita mempelajari sejarah, akan kian banyak kesamaan yang akan kita dapati, dan makin banyak pula yang membuat kita bertanya-tanya.
-
Ada persoalan yang akan mereda bersama waktu. Ada yang makin memburuk. Beruntunglah mereka yang mampu membedakan keduanya.
-
Aku bukan bilang ‘tetap punya penghasilan’, tapi ‘punya penghasilan tetap’, itu dua hal yang berbeda. Yang satu jumlahnya gak tetap, enggak rutin tiap bulan. Yang satu lagi rutin tiap bulan dengan jumlah yang sama. Mungkinl ebih kalau ada bonus prestasi. Tapi gimana dengan menulis? Memang, waktu awal debut menulismu dulu, cerpen-cerpen kamu memang dimuat di mana-mana. Tapi terus makin ke sini makin jarang. Penulis itu juga kayak artis. Menjamur. Kalau kamu enggak berpegangan kuat-kuat, kamu bisa kelibas!
-
Makin besar kekuasaan makin besar bahaya penyalahgunaannya.
-
Percaya sama aku; nggak ada cowok yang deketin cewek semenarik kamu karena kasihan. Termasuk aku, Aki. Makin kamu nolak aku, makin penasaran aku jadinya. Dan apa yang aku dengar di ruang guru, saat bokap kamu ngomong sama Coach Dharma, itu nggak mengubah pandanganku.
-
Saat cinta tumbuh semakin tua, hati kita makin dewasa dan cinta kita menjadi batu bara, begitu menyala tak terpadamkan.
-
Saat mampu mengukir prestasi, tentu kita boleh berbangga dan menikmati hasilnya, tetapi jangan lupa diri. Ingat: “sukses hari ini tidak menjamin sukses di kemudian hari”. Pastikan untuk selalu memoles diri dgn terus belajar, agar sukses makin tinggi dan bermanfaat bagi orang lain.
-
Ia menuju ke ruang tengah. Acara sedang diselingi iklan. Kepala di atas sofa itu berambut pendek, berarti memang bukan Bunda. Makin dekat Rico menghampiri sofa, kepala itu makin ditelengkan ke arah lain, seolah menghindari kontak mata dengan Rico.
-
Kapan sebenarnya orang bisa memutuskan bahwa mereka jatuh cinta? Cinta mungkin mudah diucapkan ketika berumur belasan. Makin dewasa, cinta makin butuh alasan dan pembenaran.
-
Lo selalu begitu. Egois. Apa lo nggak mikirin perasaan gue? Gue juga takut, gue bingung, gue pengen pulang, Ki. Gue capek. Tapi lo nggak mikirin itu, kan? Lo cuma mikirin diri lo sendiri. Apanya yang sekarang gimana? Lo mikir nggak, dengan terus-terusan nanya gitu, lo cuma bikin kita semua makin stres?
-
Lo yakin menjalin hubungan beda agama?. Apakah bisa bertahan di tengah isu tentang perbedaan agama yang makin hari makin santer terdengar?
Semua kata bijak dan ucapan terkenal makin akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)