Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 368.
-
Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.
-
Pasangan ideal itu bukan yang nge-chat seharian penuh tapi cuma sekedar nanya ‘lagi apa’, ‘udah makan belum’, dan sebagainya.
-
Seribu satu macam cara orang mencari makan
Dari menjual koran sampai menjual kehormatan. -
Tangan dicuci dengan air, mulut dicuci dengan pisang. Aku melihat ada manusia yang membedakan tangan dan mulutnya dengan cara begitu setelah makan.
-
Ada orang menanyakan rahasia perkawinan panjang kami. Kami meluangkan waktu makan ke restoran dua kali seminggu. Sebuah meja dengan lilin kecil, santap malam tertata rapi, musik lembut untuk mengiringi dansa. Ia pergi setiap Selasa, sedangkan aku setiap Jumat.
-
Cuci tangan dan mulutmu, jangan makan atau
bercakap-cakap; carilah kata dan suapan nasi yang
diturunkan bagi ia yang diam.
-
Udah tiga hari gak makan apa-apa. Soalnya gak ada yang ngingetin aku makan.
-
Bagi beberapa orang, berpikiran negatif merupakan kebiasaan, yang sejalan dengan berlalunya waktu akan berubah menjadi sebuah kecanduan. Seperti penyakit, seperti kecanduan alkohol, berlebihan makan, atau kecanduan obat terlarang. Banyak orang yang menderita akibat penyakit ini karena berpikiran negatif merusak tiga hal berikut: jiwa, tubuh, dan perasaan.
-
Hanya ada satu perbedaan antara umur panjang dan makan malam yang menyenangkan. Pada makan malam, makanan manis keluar belakangan.
Asli:There is only one difference between a long life and a good dinner: that, in the dinner, the sweets come last.
Will O' the Mill (1878) -
Kalau kita mencari demokrasi hendaknya bukan demokrasi barat, tetapi permusyawaratan yang memberi hdup, yakni politik economische democratie yang mampu mendatangkan kesejahteraan sosial! Rakyat Indonesia sudah lama bicara tentang hal ini. Apakah yang dimaksud dengan Ratu Adil? Yang dimaksud dengan faham Ratu Adil ialah social rechtvaardigheid. Rakyat ingin sejahtera. Rakyat yang tadinya merasa dirinya kurang makan kurang pakaian, menciptakan dunia baru yang di dalmnya ada keadilan, di bawah pimpinan Ratu-Adil.
-
Aku memang bukan pejalan yang ambisius. Aku suka tinggal di hotel, jalan-jalan seperlunya sekadar untuk mengirup ambience kota yang belum pernah kurasakan. Bukankah traveling itu dilakukan untuk menenangkan pikiran, recharge energi, rileks. Jadi kenapa kita harus disibukkan dengan upaya mengejar waktu ke banyak tujuan wisata, susah payah mendatangi tempat yang terpencil, atau makan kuliner lokal yang beresiko membuat perut kita berteriak protes bila tak sesuai?
-
Mana ada hantu mau tinggal di kampung miskin yang kebanyakan warganya tidak doyan makan hantu?
-
Membaca novel terjemahan itu sama aja dengan makan jeruk yang udah hilang sarinya. Hambar.
-
Lelaki, Gus, soalnya makan, entah daun entah daging. Asal kau mengerti, Gus, semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. Kan itu tidak terlalu sulit difahami? Kalau orang tak tahu batas, Tuhan akan memaksanya tahu dengan cara-Nya sendiri.
-
Ya Tuhan! Apa susahnya? Kamu tinggal telepon, bilang, 'Hai, Esok, aku sedang di kotamu, apakah kamu mau bertemu? atau 'Hai, Esok, aku sedang di kotamu, apakah kamu mau makan malam bersamaku malam ini? Beres. Atau kamu bisa mengirim pesan pendek, sehingga kamu tidak perlu menatap wajahnya di layar hologram yang khawatir nanti membuatmu menjadi batu.
-
Dasar pemeras. Bakat jadi rentenir. Lintah darat kamu. Sukanya makan tanpa perlu keluar biaya.
-
Dalam sebuah revolusi, bapak makan anak itu adalah hal yang lumrah.
-
Perceraian terkadang disebabkan oleh para suami yang makan malam bersama sekretaris mereka, namun lebih sering justru disebabkan karena sarapan bersama istrinya sendiri.
Asli:Divorces are sometimes caused by husbands having dinner with their secretaries, but more often by having breakfast with their wives.
-
Perkawinan bukan sekadar hubungan spiritual dan pelukan bergairah; perkawinan juga adalah tiga kali makan sehari dan ingat membuang sampah.
-
Kadang kita terlalu takut dengan resiko. Padahal, apa sih yang nggak ada risikonya di dunia ini?makan pun tetap nggak bisa bebas dari risiko. Kita bisa tersedak atau menggigit lidah karena terlalu bersemangat saat mengunyah. Yang penting, jangan lupa bahagia.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal makan akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)