Kata-kata Bijak: lupa

  • Ada rindu yang selalu jatuh di terik sepi yang lupa berteduh.
  • Namanya juga hidup. Waktu senang dibilang sombong. Waktu susah boro-boro ditolong. Waktu senang dibilang lupa. Waktu susah dilupakan.
  • Sepertinya kita memang terlalu sibuk belajar mencintai, sampai lupa bagaimana caranya mengatasi kehilangan.
  • Mengucap syukur dan bersabar adalah rem untuk memperlambat ketinggian hati, kecepatan lupa diri dan kelebihan ambisi.
  • Sebagian rambutku sudah jadi rambut salju. Jangan sedih. Aku belum lupa cara berbahagia. Dompet boleh padam, rezeki tetap menyala.
  • Memang hanya ayam jantan yang bisa berkokok. Tapi jangan lupa, hanya ayam betina yang bisa bertelur.
  • Kenangan memudar seiring perjalanan waktu. Lama kelamaan kita akan lupa kenapa kita mendapat luka di tangan, misalnya. Walau tak yakin hal itu juga berlaku bagi luka hati, tapi mungkin setidaknya lukanya akan menumpul.
  • Kau harus tahu lupa adalah lahan subur kenangan-kenangan. Biarkan ia mengalir seumpama sungai. Saatnya akan tiba, kau akan betul-betul lupa.
  • Kadang,kita mencintai seseorang begitu rupa sampai tidak menyisakan tempat bagi yang lain. Membuat kita lupa untuk sekadar bertanya, inikah sebenarnya cinta?
  • Kebanyakan orang-orang habis menikah itu lupa, sebenarnya esensi pernikahan itu kalau mau didalami yang pasti nggak ada bosennya. Karena ada rasa ketakutan, rasa selalu ingin memiliki, dan ada berbagai macam perasaan yang cuma bisa kita rasain sama pasangan kita. Perasaan sayang yang berbeda dengan rasa sayang yang kita rasakan bersama orangtua.
  • Beberapa penyair sibuk bersembunyi di balik senja, hujan, gemintang, ufuk, gunung, pantai, jingga, lembayung, kopi, renjana, juga berbagai kata romantis lainnya, untuk kemudian lupa pada fakta bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Hingga akhirnya kata-kata hanyalah hiasan semata.
  • Saat mampu mengukir prestasi, tentu kita boleh berbangga dan menikmati hasilnya, tetapi jangan lupa diri. Ingat: “sukses hari ini tidak menjamin sukses di kemudian hari”. Pastikan untuk selalu memoles diri dgn terus belajar, agar sukses makin tinggi dan bermanfaat bagi orang lain.
  • Biarlah yang terluka menikmati waktunya. Biarlah yang bahagia lupa bahwa kelak mereka akan kembali terluka. Dan disela - sela itu semua, bersyukurlah.
  • Kesalahan kebanyakan orang adalah terlalu mempermasalahkan asal muasal yang berbeda, kemudian lupa menyamakan arah tujuan.
  • Kita yang menjalani hidup dengan mengalir seperti air mungkin lupa bahwa air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah.
  • Kami memang orang miskin. Di mata orang kota kemiskinan itu kesalahan. Lupa mereka lauk yang dimakannya itu kerja kami.
  • Kadang kita terlalu sibuk untuk tumbuh dewasa dan lupa bahwa orangtua kita juga beranjak tua.
  • Yang fana adalah waktu
Kita abadi
Memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
Sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa
+15

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 222.

  • Wira Nagara
    Wira Nagara
    Komika dari Indonesia 1992-
    ajax-loader
    - +
    +1419
    Ada rindu yang selalu jatuh di terik sepi yang lupa berteduh.
    Sumber: Distilasi Alkena 23
  • Pramoedya Ananta Toer
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia 1925-2006
    ajax-loader
    - +
    +824
    Kami memang orang miskin. Di mata orang kota kemiskinan itu kesalahan. Lupa mereka lauk yang dimakannya itu kerja kami.
    Sumber: Rumah Kaca (1988)
  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +257
    Banyak orang yang kadang lupa bertanya muasal uang kalau dia terlanjur menikmatinya. Anak lupa bertanya pada bapak. Istri lupa bertanya pada suami.
    Sumber: Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah 228
  • Syeikh Imam Nawawi al-Bantani
    Syeikh Imam Nawawi al-Bantani
    Ulama dan intelektual dari Indonesia 1813-1897
    ajax-loader
    - +
    +202
    Jangan sampai kita terlena kata mutiara untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal.
  • Fiersa Besari
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +167
    Beberapa penyair sibuk bersembunyi di balik senja, hujan, gemintang, ufuk, gunung, pantai, jingga, lembayung, kopi, renjana, juga berbagai kata romantis lainnya, untuk kemudian lupa pada fakta bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Hingga akhirnya kata-kata hanyalah hiasan semata.
  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +160
    Alangkah banyaknya pencinta yang justru berusaha tampil hebat, keren, gagah, sampai dia lupa menjadi dirinya sendiri.
    Sumber: Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah
  • Fiersa Besari
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +148
    Biarlah yang terluka menikmati waktunya. Biarlah yang bahagia lupa bahwa kelak mereka akan kembali terluka. Dan disela - sela itu semua, bersyukurlah.
    Sumber: Catatan Juang 285
  • Joko Pinurbo
    Joko Pinurbo
    Penyair dari Indonesia 1962-
    ajax-loader
    - +
    +125
    Sebagian rambutku sudah jadi rambut salju. Jangan sedih. Aku belum lupa cara berbahagia. Dompet boleh padam, rezeki tetap menyala.
  • Wira Nagara
    Wira Nagara
    Komika dari Indonesia 1992-
    ajax-loader
    - +
    +88
    Bagiku, ingatan adalah mesin waktu. Menyapa, mengais lupa, menemukan kita yang pernah kecewa disatu masa.
    Sumber: Distilasi Alkena
  • Najwa Shihab
    Najwa Shihab
    Presenter berita, jurnalis dari Indonesia 1977-
    ajax-loader
    - +
    +84
    Mereka yang dipilih dengan suara, jangan berlagak lupa menggunakan mata dan telinga.
    Sumber: Harap-Harap Cemas 2016
Kata-kata, quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dengan lupa yang terbaik dan terkenal selalu di JagoKata.com: 222 ditemukan

Arti kata lupa menerut KBBI

lupa [lu·pa]

Kata Verbia (kata kerja)
  1. 1) lepas dari ingatan; tidak dalam pikiran (ingatan) lagi
    contoh: 'karena sudah lama, ia lupa akan peristiwa itu'
  2. 2) tidak teringat
    contoh: 'dia lupa membawa buku tulis'
  3. 3) tidak sadar (tahu akan keadaan dirinya atau keadaan sekelilingnya, dan sebagainya)
    contoh: 'semenjak jatuh dia sering lupa akan keadaan sekelilingnya'
  4. 4) lalai; tidak acuh
    contoh: 'jangan lupa akan kewajibanmu'

Lihat arti lupa lengkap