Kata-kata Bijak sama lawan

  • Tapi sungguh, jangan dilawan semua hari-hari menyakitkan itu, Nak. Jangan pernah kau lawan. Karena kau pasti kalah. Mau semuak apa pun kau dengan hari-hari itu, matahari akan tetap terbit indah seperti yang kau lihat sekarang. Mau sejijik apapun kau dengan hari-hari itu, matahari akan tetap memenuhi
  • Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih. Akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.
  • Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subversif dan mengganggu keamanan, maka hanya ada satu kata: lawan!
  • Bahasa kita berbeda, agama kita berbeda, budaya kita berbeda, bukankah itu indah? Acungkan kepalmu, Kawan. Lawan ketidakadilan. Satukan semangat kita, anak semua bangsa.
  • Setiap strategi yang sehat dan benar harus selalu berusaha mereduksi pihak lawan seminimum mungkin dan merangkul kawan sebanyak mungkin, sambil membujuk sebanyak mungkin lawan menjadi kawan, terserah apa latar belakangnya. Gerakan yang berkebiasaan membuat musuh di mana-mana amatlah bodoh.
  • Lawan dari cinta bukanlah benci, melainkan sikap tidak peduli.
  • Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miski itu perasaan kita yang tidak pernah cukup.
  • Kebenaran tidak pernah berjaya, lawan dia meninggal dunia.
  • Kematian bukan lawan dari kehidupan, kematian itu bagian dari kehidupan.
  • Kalau berani lawan aku. Jangan beraninya sama perempuan!
+7

Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 105.

  • Wiji Thukul Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subversif dan mengganggu keamanan, maka hanya ada satu kata: lawan!
    Wiji Thukul
    Penyair dari Indonesia (1963 - 1998)
    - +
    +433
  • Jenderal Soedirman Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih. Akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.
    Jogjakarta, 17 Agustus 1948
    Jenderal Soedirman
    Jenderal pada masa Revolusi Nasional Indonesia (1916 - 1950)
    - +
    +162
  • Tere Liye Tapi sungguh, jangan dilawan semua hari-hari menyakitkan itu, Nak. Jangan pernah kau lawan. Karena kau pasti kalah. Mau semuak apa pun kau dengan hari-hari itu, matahari akan tetap terbit indah seperti yang kau lihat sekarang. Mau sejijik apapun kau dengan hari-hari itu, matahari akan tetap memenuhi janjinya, terbit dan terbit lagi tanpa peduli apa perasaanmu. Kau keliru sekali jika berusaha melawannya, membencinya, itu tidak pernah menyelesaikan masalah.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +97
  • Tan Malaka Jika kita dalam perjuangan revolusioner tidak mengambil inisiatif duluan, maka lawan mendapatkan keuntungan menguasai kemauan dan perbuatan ktia sehingga kita dipaksa dalam keadaan pasif melumpuhkan.
    Tan Malaka
    Aktivis kemerdekaan, filsuf dari Indonesia (1897 - 1949)
    - +
    +78
  • Morihei Ueshiba Untuk melukai lawan adalah untuk melukai diri sendiri. Mengendalikan agresi tanpa menimbulkan cedera dalam seni damai.
    Morihei Ueshiba
    Seniman bela diri dan pendiri Aikido dari Jepang (1883 - 1969)
    - +
    +78
  • Fiersa Besari Bahasa kita berbeda, agama kita berbeda, budaya kita berbeda, bukankah itu indah? Acungkan kepalmu, Kawan. Lawan ketidakadilan. Satukan semangat kita, anak semua bangsa.
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +71
  • Max Planck Kebenaran tidak pernah berjaya, lawan dia meninggal dunia.
    Asli: Die Wahrheit triumphiert nie, ihre Gegner sterben aus.
    Max Planck
    Ahli fisika dari Jerman (1858 - 1947)
    - +
    +61
  • Y.B Mangunwijaya Dunia dagang adalah dunia keras dan kejam, lebih keji daripada medan pertempuran tentara, ya kecuali kalau dunia angkatan perang sudah menjadi dunia bisnis, nah, itu terkecuali. Kata yang berlaku dalam dunia kami bukan kesetiaan, tetapi efektif dan efisien, paling tidak, produktif, nilai tambah, penggaetan kesempatan, pembelian fasilitas, dan itu sering berarti spionase usaha dan hasil pihak lawan, kalau mungkin ya menyerobot penemuan paten, hak cipta, dan kelihaian pengacara penasihat hukum untuk menerobos lubang-lubang di antara pasal-pasal hukum perdata maupun pidana. Lalu apa fungsi kesetiaan dalam dunia kami?
    Y.B Mangunwijaya
    Rohaniwan, budayawan, penulis dari Indonesia (1929 - 1999)
    - +
    +53
  • Wiji Thukul Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
    suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
    dituduh subversif dan mengganggu keamanan
    maka hanya ada satu kata: lawan!
    Wiji Thukul
    Penyair dari Indonesia (1963 - 1998)
    - +
    +46
  • Abu Hamid Al Ghazali Terimalah alasan yang benar sekalipun dari pihak lawan.
    Abu Hamid Al Ghazali
    Filsuf dan sofis dari Persia (1058 - 1111)
    - +
    +40
  • Adi Hidayat Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miski itu perasaan kita yang tidak pernah cukup.
    Adi Hidayat
    Seorang ustaz Indonesia
    - +
    +38
  • Ahmad Tohari Ada kalanya lelaki terkesan oleh perempuan lantaran dia sedang berada di luar lingkungan sehariannya, seperti yang terjadi pada para pekerja pengukur tanah itu. Ada kalanya lelaki tunduk kepada naluri pemberian alam; kecenderungan berpetualang. Ada kalanya pula seorang perempuan memang dibekali kelebihan-kelebihan tertentu sehingga kehidupan memberinya tempat pada wilayah perhatian lawan jenis.
    Ahmad Tohari
    Sastrawan dan budayawan dari Indonesia (1948 - )
    - +
    +37
  • Sun Tzu Setiap orang dapat melihat taktik-taktik dimana saya mampu menaklukkan lawan. Tapi tidak semua orang dapat melihat strategi dari kemenangan yang saya perjuangkan.
    Sun Tzu
    Jenderal dan penulis dari Tiongkok (544 SM - 496 SM)
    - +
    +27
  • Sun Tzu Setiap orang dapat melihat taktik-taktik dimana saya mampu menaklukkan lawan. Tapi tidak semua orang dapat melihat strategi dari kemenangan yang saya perjuangkan.
    Sun Tzu
    Ahli Strategi Militer Tiongkok, Penulis (400 SM - 430 SM)
    - +
    +27
  • Mahir Pradana Politik itu semu. Kawan lambat laun hanya akan menjadi lawan. Rejeki yang hanya diterima duit panas, yang cepat datang dan cepat pula pergi.
    Mahir Pradana
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +26
  • Tere Liye Saat berdebat, kita menang lawan kita tak mengakuinya. Saat kalah kita sendiri pun tak mau mengakuinya.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +26
  • Benjamin Franklin Hal terbaik untuk diberikan kepada musuhmu adalah ampunan; kepada lawan, toleransi; teman, hatimu; anak Anda, contoh yang baik; ayah, rasa hormat; ibumu, kebanggaan; diri sendiri, kehormatan; umat manusia, amal.
    Asli: The best thing to give your enemy is forgiveness; to an opponent, tolerance; to a friend, your heart; to your child, a good example; to your father, deference; to your mother, conduct that will make her proud of you; to yourself, respect; to all men charity.
    Benjamin Franklin
    Negarawan dan ahli fisika dari Amerika Serikat (1706 - 1790)
    - +
    +24
  • Inggrid Sonya Ibarat sebuah film, hidup adalah sebuah panggung sandiwara. Yang memerlukan tokoh-tokoh terkait untuk menghidupkan film itu. Tokoh yang lebih dari dua adalah hal mutlak untuk sebuah film. Dan jika tokohnya tinggal satu orang, tanpa tokoh pembantu, atau lawan, bisa dikatakan film itu telah berakhir, bukan?.
    Inggrid Sonya
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +24
  • Adolf Hitler Jika dalam beberapa hari dan minggu mendatang setiap prajurit di Front Timur melakukan tugasnya, serangan terakhir Asia akan pecah, sama seperti keruntuhan lawan kita di Barat akan gagal pada akhirnya.
    Asli: Wenn in diesen kommenden Tagen und Wochen jeder Soldat an der Ostfront seine Pflicht tut, wird der letzte Ansturm Asiens zerbrechen, genauso, wie am Ende auch der Einbruch unserer Gegner im Westen trotz allem scheitern wird.
    Dagorder, 15 april 1945
    Adolf Hitler
    Politikus dari Jerman (1889 - 1945)
    - +
    +23
  • Aqessa Aninda Sesungguhnya, seseringnya Kinan dapat perhatian dari lawan jenis, dia tetaplah perempuan yang cuma bisa malu-malu kucing kalau mendadak diajak jalan sama cowok sekelas Satrya. Tapi, Kinan hanya mampu melempar kode lewat senyum dan berhati-hati untuk melangkah. Ia ingin merasakan lagi rasanya dicintai, bukan hanya dimiliki.
    Aqessa Aninda
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +23
Semua kata bijak dan ucapan terkenal lawan akan selalu Anda temukan di JagoKata.com