Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 48.
-
Apakah ada di dunia ini seorang politikus dengan hati mulia dan niat lurus? Apakah masih ada seorang Gandhi? Seorang Nelson Mandela? Yang berteriak tentang moralitas di depan banyak orang,lantas semua orang berdiri rapat di belakangnya, rela mati mendukung semua prinsip itu terwujud? Apakah masih ada?
-
Mudah sekali mendapatkan makanan halal. Hanya butuh kesediaan kita untuk rajin memasak. Tidak bisa masak? Tekonologi akan menolong kita dengan banyak resep yang dapat dengan mudah diunduh melalui internet. Lantas alasan apalagi? Susah mendapatkan ayam atau daging halal? Tinggal telepon, pesanan pun akan sampai. Memang sih, harganya sedikit lebih mahal.
-
Setiap saya bangun pagi, saya selalu melihat daftar orang terkaya versi Forbes. Jika nama saya tidak tercantum, saya lantas pergi bekerja.
-
Kadang beberapa orang itu lucu. Tidak menyadari bahwa apa yang mereka miliki saat ini, mungkin sedang diidam-idamkan oleh orang lain. Lantas kenapa mereka malah memilih melepaskan sesuatu yang telah mereka genggam, yang mana orang lain tak punya.
-
Meski tetap harus bijaksana dengan pengeluaran, bukan berarti kita lantas alergi dengan barang-barang mahal.
-
Kadang kita luput mensyukuri anugerah yang kita terima. Mungkin karena rahmat itu kita anggap kecil atau memang sesuatu yang lumrah, lantas kita lalai menjaganya.
-
Kita boleh saja bermimpi sesuka hati... tapi jangan karena mimpi itu belum tercapai lantas kamu putus asa.
-
Kita tidak perlu selalu menunjukkan semua yang pernah kita lakukan, tempat-tempat yang telah kita kunjungi, hal-hal hebat yang pernah kita capai, prestasi-prestasi keren yang pernah kita gapai. Kalau semua diumumkan, lantas bagian mana spesialnya yang akan tetap kita simpan sendiri? Tidak ada surprise lagi, orang-orang sudah tahu semua.
-
Bila hidupku tidak berlangsung lama lantas kenapa kutipan-kutipan negatif menyelubungi keyakinan-keyakinanku?
-
Karena nggak punya duit, lantas lo mau langsung berhenti sekolah, gitu?
-
Aku tidak pernah kalah. Jangan pikir karena aku hanya seorang anak dari abdi dalem, lantas aku tidak bisa membuat tengkleng dengan rasa yang sama!
-
Betapapun orang asing ramah terhadap orang asing lainnya, tak lantas membuatnya peduli walau sekadar menanyakan keadaan kita.
-
Hidup mempertemukan kita dengan seseorang, lantas memisahkannya lagi.
-
Usia boleh dini, tapi tak lantas inovasi juga harus dangkal.
-
Kadang-kadang -karena nggak mau kecewa, begitu kamu menaruh harapan pada seseorang, kamu lantas mengesampingkan apa yang sebenarnya kamu butuhkan.
-
Kadang-kadang karena nggak mau kecewa begitu kamu menaruh harapan pada seseorang, kamu lantas mengesampingkan apa yang sebenarnya kamu butuhkan.
-
Memaafkan bukan berarti lantas mengubah masa lalu. Memaafkan artinya kamu punya kesempatan untuk memperbaiki masa depan.
-
Menerima pemberian pertama itu seperti menaruh kuman di lengan. Akan terasa sedikit gatal, lantas kita akan menggaruknya pelan-pelan dengan rasa nikmat luar biasa. Makin sering dan makin banyak diterima, gatal itu akan semakin intens, menggaruknya pun semakin keras, hingga bernanah. Karena itu, jauhi kuman dan upayakan untuk jangan sampai menempel pada bagian tubuh kita. Uang akan membuat tubuh kita selalu gatal bagai luka korengan.
-
Kamu pernah nggak, sayang banget sama orang, tapi lantas merasa digantung?
-
Mungkin memang sebagian dari hal-hal itulah yang menjadi alasan kita saling jatuh cinta. Lantas, apa salahnya? Kenapa itu penting? Cinta ya cinta saja.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal lantas akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)