Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 60.
-
Membuat kopi itu ritual laki-laki. Buat Ayah, semua langkah mulai dari memilih beans, grinding, sampai kopinya siap diseduh, prosesnya seperti hidup seorang laki-laki. Sebagai laki-laki, tugas utama kita adalah mengambil pilihan terbaik untuk diri kita sendiri dan orang-orang yang dekat dan tergantung pada kita. Sering proses mengambil pilihan ini nggak bisa sebentar, harus sabar. Sama seperti Ayah sabar memilih-milih biji kopi terbaik, sabar juga menjalani proses membuatnya sampai jadi secangkir kopi yang pantas dibanggakan karena enak banget.
-
Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. Karna dihadapan kopi kita semua sama.
-
Percakapan yang menarik bisa jadi stimulan seperti kopi, dan efeknya sama-sama bisa membuat susah tidur.
-
Bukan secangkir kopi apalagi ucapan seremoni tapi cinta yang membawaku terbang tinggi.
Asma Nadia
Penulis dari Indonesia, Pendiri Forum Lingkar Pena dan Manajer Asma Nadia Publishing House (1972 - ) -
Kita bersanding sepotong rembulan
malam dan pekat kopi ia singgahi
lalu bermukim dalam puisi. -
Vanilla latte itu bukan sekedar minuman lezat, Hugo. Kalau kamu perhatikan, ada filosofi yang luar biasa di dalam vanila. Kopi, sudah pasti menjanjikan aroma pahit yang khas. Sementara, susu justru sebaliknya. Susu dipenuhi rasa manis dan berlemak. Tetapi, vanilla latte tidak seperti itu. Tidak ada rasa yang dominan di dalam vanilla latte karena ada campuran banyak bahan sekaligus. Minuman ini sangat seimbang, mulai dari komposisi hingga cita rasanya. Cita rasa nikmat vanilla latte itu disebabkan oleh kehadiran vanila. Seperti hidup ini.
-
Bulan pasi. Kuseduh kepedihan dari dua cangkir kopi. Lalu matamu bernyanyi di mataku, Badi', "Dan kematian hanyalah jalan menuju keabadian.
-
Gadis-gadis yang terlalu sering minum kopi tidak akan pernah bisa menikah. Soalnya mereka lebih suka kopi daripada lelaki.
-
Ada tiga hal yang tak bisa ditoleransi dalam kehidupan ini; kopi yang dingin, sampanye yang suam-suam kuku, dan perempuan yang heboh.
-
Arman Ginanjar menutup jendela kamar dan mulai mengasapinya lagi dengan rokok. Lima rokok kretek kembali menemani hari-hari suram lelaki tiga puluh lima tahun yang kini mengais rezeki di sebuah bank milik pemerintah. Arman Ginanjar memimpikan masa bahagia bersama istri dan anak-anak namun gejolak politik Indonesia membuatnya urung untuk membangun sebuah keluarga. Rokok kretek dan kopi menjadi satu-satunya teman di kala ia tertekan.
-
Ada waktunya hidupmu akan dan hanya di temani kopi.
-
Capuccino. Di dalamnya ada tiga kandungan utama, yaitu espresso alias kopi hitam yang kuat, susu, dan juga foam. Paduan ini memberi rasa manis nan legit, serta lembut di mulut. Dalam hidup, lo tuh orangnya suka bereksperimen dalam melakukan sesuatu, lo nggak suka yang standar-standar aja.
-
Kemampuan untuk menghadapi orang-orang juga bisa dibeli seperti halnya gula atau kopi dan saya akan membayar lebih untuk kemampuan itu daripada untuk hal-hal lain yang ada di dunia.
-
Kalau kita sudah memilih yang terbaik, seperti Ayah memilih Ibu dan kamu memilih istri kamu, seperti kita memilih biji kopi yang terbaik, bukan salah mereka kalau rasanya kurang enak. Salah kita yang belum bisa melakukan yang terbaik sehingga mereka juga menunjukkan yang terbaik buat kita.
-
Ia berpikir kalau saja ia ingat tanggal beberapa hari itu, maka mungkin ia masih bisa mengendalikan hidupnya seperti kemarin; berjalan kaki ke kantor, mampir di sebuah kedai kopi untuk sarapan, berkutat dengan angka seharian.
-
Kalau kamu mengandaikan hidupmu sebagai kopi yang pahit, sekalipun ada hari yang manis, kamu akan tetap merasa pahit. Begitu juga bagiku, hidupku itu seperti coklat yang gurih. Maka, sekalipun ada yang pahit, aku akan mencoba menetralisasi. Kalau kamu terlalu sulit untuk memahami maka aku akan memberikan jembatan ini… cangkir yang menghubungkan dua hal ini, kopi dan cokelat untuk menjadi moka. Dua cangkir ini hanya untuk menggambarkan hidup secara lebih realistis meski membingungkan, ada pahit dan ada gurih. Hidup ini secangkir moka!
-
Komunikasi yang baik sama merangsangnya seperti kopi hitam, dan setelah itu sama sulitnya untuk tidur.
Asli:Good communication is just as stimulating as black coffee, and just as hard to sleep after.
-
Kopi Sumatra mahal ya, padahal Sumatra kan, deket sama Jawa.
-
Kualitas hidup sesungguhnya adalah seperti kualitas kopi dalam cangkir. Apapun bentuknya dan kualitas cangkirnya. Kopi yang baik tetaplah terasa nikmat bagi siapapun yang meminumnya.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kopi akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)