Kata-kata Bijak 561 s/d 580 dari 12005.
-
Dengan mengingat Allah hati menjadi tenang. Dalam segala aktivitas kita akan bernilai ibadah.
-
Kadang-kadang kita bertemu begitu saja dengan seseorang yang tidak pernah kita kenal, menjadi begitu lengket seperti ketan, lantas mendadak berpisah begitu saja tanpa penjelasan apa-apa.
-
Mari kita bangun dan bersyukur: walau kita tidak belajar banyak hari ini, setidaknya kita belajar sedikit; jika tidak belajar sedikit, setidaknya kita tak sakit; dan jika ternyata kita sakit, setidaknya kita tak mati. Karena itu marilah bersyukur.
-
Apa gunanya sekolah tinggi-tinggi, jika hanya perkaya diri sendiri dan famili?
-
Kita menghukum maling-maling kecil dan menunjuk maling-maling besar untuk bekerja di pemerintahan.
-
Kita semua membutuhkan cinta. Aku tidak tahu apa yang lebih baik dar hal itu.
-
Kita tidak akan membiarkan kata 'demokrasi' untuk dimanfaatkan meminta maaf mewakili kediktatoran kelas eksploitasi.
-
Mereka tidak dapat mengambil harga diri kita kalau kita tidak memberikannya kepada mereka.
-
Sejak kecil dekat dengan Allah, saat dewasa jangan pernah sedetik pun kita bergantung pada selain Allah! Ketika menulis, pena dan jemari kita gerakkan karena Allah, untuk Allah. Maka tulisan kita tak hanya jadi manfaat dan rahmat di bumi, tapi insya Allah menjelma cahaya akhirat kita.
-
Sekarang kita telah belajar terbang di udara seperti burung, berenang di bawah air seperti ikan, namun kita kekurangan satu hal - untuk belajar hidup di bumi sebagai manusia.
Asli:Now that we have learned to fly the air like birds, swim under water like fish, we lack one thing - to learn to live on earth as human beings.
Di: Lothrop Stoddard - Social Classes in Post-War Europe toegeschreven aan GorkiGeorge Bernard Shaw
Penulis, pengkritik dan Peraih Nobel sastra (1925) dari Irlandia dan Inggris (1856 - 1950) -
Tujuh puluh persen wilayah Indonesia adalah air asin, karena itu mengapa kita mengimpor garam? Okelah kalau bodoh, tapi mengapa sengaja bodoh?
-
Tujuh puluh persen wilayah Indonesia adalah air asin, karena itu mengapa kita mengimpor garam? Okelah kalau bodoh, tapi mengapa sengaja bodoh?
-
Aku tak akan mengatakan sesuatu yang inspirasional. Aku hanya akan menyumpah dan menyumpah.
-
Apakah kita mau Indonesia merdeka, yang kaum Kapitalnya merajalela ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang dan pangan?
Pidato lahirnya Pancasila 1 Juni 1945 -
Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat.
-
Jangan buang waktu, pikiran dan tenaga kita untuk orang yang mengabaikan dan menyusahkan hidup kita. Jangan buang waktu, pikiran dan tenaga untuk peristiwa di masa lalu, yang menyakitkan dan pernah mematahkan kita. Peluk saja Allah dan mereka yang kita sayangi erat-erat. Bangkit dan gagah bersama Allah. Insya Allah kita bisa!
-
Jika kau tak berani lagi bertanya
kita akan jadi korban keputusan-keputusan
jangan kau penjarakan ucapanmu. -
Jodoh tak hanya soal kemiripan.
-
Kita semua berada di sini karena kita yakin toleransi merupakan suatu keharusan bagi pembangunan manusia dan sosial.
-
Kita semua hidup dengan cinta, sebagaimana ikan yang hidup di air. Ia bisa meringankan pekerjaan dan menjadikan duka menjadi sesuatu yang indah.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kita…hanya akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 29)