Kata-kata Bijak sama kita–kepribadian

Kata-kata Bijak 441 s/d 460 dari 8319.

  • Tere Liye Mau kita menyaksikannya atau tidak, matahari selalu terbit. Mau ditutup mendung atau kabut, matahari juga tetap terbit. Mau kita menyadarinya atau tidak, matahari tetap terbit.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +61
  • Adolf Hitler Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang mampu kita lakukan sudah cukup untuk menyelesaikan kebanyakan persoalan yang ada di dunia ini.
    Adolf Hitler
    Politikus dari Jerman (1889 - 1945)
    - +
    +61
  • Najwa Shihab Rakyat perlu para penegak yang berwibawa, bekerja lurus demi keadilan dengan bangga. Karena kita tidak membayar seragam mereka, hanya untuk menegakkan hukum rimba.
    Najwa Shihab
    Presenter berita, jurnalis dari Indonesia (1977 - )
    - +
    +61
  • Leo Buscaglia Cinta itu tegar, kita saja yang lelah. Cinta itu memberi janji, manusia mengkhianati. Cinta bisa dipercaya, tapi tidak manusia.
    Leo Buscaglia
    Penulis dan pembicara dari Amerika Serikat (1924 - 1998)
    - +
    +60
  • Fiersa Besari Hidup dapat sangat mengecoh. Yang kita percaya bisa menikam dari belakang. Yang kita hindari malah mampu jadi penyelamat.
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +60
  • Boy Candra Jika nanti, semesta bercanda dan mempertemukan kita lagi. Segeralah menghindar, sebab bagiku kamu tidak lagi sesuatu yang menarik meski rindu tak sepenuhnya memudar.
    Boy Candra
    Penulis dari Indonesia (1989 - )
    - +
    +60
  • Thomas Jefferson Kebahagiaan terbesar kita tidak tergantung pada situasi hidup dimana kita berada, tapi selalu dari hasil dari kesadaran yang baik, kesehatan yang baik, pekerjaan, dan kebebasan dari semua tujuan.
    Asli: Our greatest happiness does not depend on the condition of life in which chance has placed us, but is always the result of a good conscience, good health, occupation, and freedom in all just pursuits.
    Thomas Jefferson
    Presiden (ke-3), filsuf dan artis dari Amerika Serikat (1743 - 1826)
    - +
    +60
  • George Bernard Shaw Kita menjadi bijak bukan oleh ingatan masa lalu kita, tetapi dengan tanggung jawab untuk masa depan kita.
    Asli: We are made wise not by the recollection of our past, but by the responsibility for our future.
    George Bernard Shaw
    Penulis, pengkritik dan Peraih Nobel sastra (1925) dari Irlandia dan Inggris (1856 - 1950)
    - +
    +60
  • Rina Suryakusuma Kita tumbuh hingga senja menjelang, bersama. Menatap matahari pagi dan sore. Menatap bulan yang baru naik tinggi di angkasa. Berjalan bergandengan tangan hingga rambut memutih memenuhi kepala kita. Bagaiman?
    Rina Suryakusuma
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +60
  • M. Aan Mansyur Mantan kekasih persis seperti utang, kita tidak pernah betul-betul melupakannya. Kita hanya selalu pura-pura melupakannya.
    M. Aan Mansyur
    Penyair, Penulis dari Indonesia (1982 - )
    - +
    +60
  • Dalai Lama XIV Tujuan hidup kita adalah untuk merasa bahagia.
    Dalai Lama XIV
    Pemimpin spiritual dari Tibet (Tenzin Gyatso) (1935 - )
    - +
    +60
  • Jerinx Ketika mesin mengambil alih dunia, matilah peradaban". 'Mesin' itu maksudnya ketika kita (manusia) berpikir seperti robot; tanpa hati.
    Jerinx
    Personel band Superman Is Dead (SID) dari Indonesia (1977 - )
    - +
    +59
  • Stanley Meulen Kita tidak bisa memilih angin atau ombak seperti apa yang datang ke perahu kita. Tapi kita bisa memilih, ke pelabuhan mana kita akan berlabuh.
    Stanley Meulen
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +59
  • Ralph Waldo Emerson Matahari bersinar dan hangat menerangi kita, tapi kita tidak punya rasa ingin tahu mengapa. Di sini lain, kita minta alasan untuk semua hal yang buruk, rasa sakit, rasa lapar, nyamuk, dan orang bodoh.
    Asli: The sun shines and warms and lights us and we have no curiosity to know why this is so; but we ask the reason of all evil, of pain, and hunger, and mosquitoes and silly people.
    Ralph Waldo Emerson
    Penyair dan filsuf dari Amerika Serikat (1803 - 1882)
    - +
    +59
  • Sutan Syahrir Nasionalisme yang Soekarno bangun di atas solidaritas hierarkis, feodalistis sebenarnya adalah fasisme, musuh terbesar kemajuan dunia dan rakyat kita.
    Sutan Syahrir
    Politikus dan perdana menteri pertama Indonesia (1909 - 1966)
    - +
    +59
  • Helvy Tiana Rosa Aku di sini kamu di sana, tapi kita tetap bisa berpelukan dalam doa dan puisi.
    Helvy Tiana Rosa
    Sastrawan asal Indonesia (1970 - )
    - +
    +58
  • Pandji Pragiwaksono Bahwa perbedaan tidak hanya merupakan pilihan, tetapi juga keadaan yang diciptakan Tuhan. Bukan urusan kita membuat seisi bumi menjadi seragam.
    Pandji Pragiwaksono
    Aktor, penyiar radio dan penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +58
  • Tere Liye Banyak yang bisa menghilang. Banyak yang tidak terlihat oleh mata, tapi sebenarnya ada. Setiap hari, setiap detik, kita selalu hidup dengan sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Udara. Kamu bernapas dengannya, tanpa pernah berpikir seperti apa wujud asli udara. Apakah udara seperti kabut? Seperti uap? Apa itu oksigen? Bentuknya seperti apa? Kotak? Lonjong? Bahkan, kamu tidak perlu jadi setipis udara untuk tidak terlihat. Jika kamu terlalu kecil atau sebaliknya terlalu besar dari yang melihat, kamu bisa menghilang dalam definisi yang berbeda.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +58
  • Pramoedya Ananta Toer Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. Kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya-kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya.
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +58
  • Tere Liye Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya. Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya. Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya. Maka, itu tetap cinta tidak berkurang sesenti pun perasaan tersebut. Justru dengan ngotot ingin bilang, ingin pacaran, ingin aneh-aneh, perasaan itu tiba-tiba bermetamorfosis menjadi egoisme dan sebatas keinginan yang tidak terkendali saja. Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh, akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +58
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kita–kepribadian akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 23)