Kata-kata Bijak sama kita–kepribadian

Kata-kata Bijak 321 s/d 340 dari 8319.

  • Boy Candra Tahukah kamu? Hal-hal kecil sering kali membunuh kita dengan cara yang lebih besar, pelan-pelan, dalam jangka waktu Yang panjang. Semua kebiasaan itu membuatku dihantam kehilangan. Tak usah kamu tanya bagaimana sesaknya. Kamu tahu bagaimana rasanya menjabarkan sedih, tidak akan cukup jika hanya dengan sekadar kata pedih. Kehilangan membuatku tak ingin mengenali diriku sendiri. Aku berusaha untuk menjadi orang lain. Aku mencoba menikmati hari-hari yang bukan diriku lagi. Sebab, menjadi diriku artinya aku sama sekali tidak bisa melepaskanmu.
    Boy Candra
    Penulis dari Indonesia (1989 - )
    - +
    +86
  • Marcus Aurelius Segala sesuatu yang kita dengar adalah pendapat, bukan fakta. Segala sesuatu yang kita lihat adalah perspektif, bukan kebenaran.
    Marcus Aurelius
    Kaisar dari Romawi Kuno (121 - 180)
    - +
    +85
  • Soekarno Dari sudut positif kita tidak bisa membangunkan kultur kepribadian kita dengan sebaik-baiknya kalau tidak ada rasa kebangsaaan yang sehat.
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia (1901 - 1970)
    - +
    +84
  • Eleanor Roosevelt Dimana, diatas segalanya, hak asasi manusia itu dimulai? Ia dimulai dari sebuah tempat sederhana, dekat rumah kita. Tempat dimana pria, wanita, serta anak-anak mendapat perlakuan sama, kesempatan sama, kehormatan sama, tanpa diskriminasi.
    Eleanor Roosevelt
    "First Lady" dan kolumnis dari Amerika Serikat (1884 - 1962)
    - +
    +84
  • Soekarno Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.
    Pidato HUT Proklamasi
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia (1901 - 1970)
    - +
    +84
  • Mahatma Gandhi Kita harus menjadi perubahan yang ingin kita lihat di dunia.
    Asli: You must be the change you wish to see in the world.
    Mahatma Gandhi
    Politikus dari India (1869 - 1948)
    - +
    +84
  • Iwan Fals Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita.
    Kota - album Iwan Fals Aku Sayang Kamu 1986
    Iwan Fals
    Penyanyi beraliran Balada, Pop dan Rock dari Indonesia (1961 - )
    - +
    +84
  • Najwa Shihab Mari berhenti melihat penderita HIV/AIDS sebagai aib dan nista,mereka layak menyambung hidup & berdaya dengan dukungan kita.
    Najwa Shihab
    Presenter berita, jurnalis dari Indonesia (1977 - )
    - +
    +84
  • Fiersa Besari Menulis adalah sebuah kebutuhan agar otak kita tidak dipenuhi oleh feses pemikiran. Maka, menulislah. Entah itu di buku tulis, daun lontar, prasasti, atau bahkan media sosial, menulislah terus tanpa peduli karyamu akan dihargai oleh siapa dan senilai berapa.
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +84
  • Gol  A Gong Setiap detik waktu adalah suara hati. Lalai memanfaatkannya, jatuhlah ke bumi. Ibarat daun kering hancur luruh. Tak akan bisa kembali lagi. Begitulah roda waktu mengiringi. Menjadi musuh bagi kita. Juga kawan bagi kita.
    - +
    +84
  • Fiersa Besari Aku tertawa sendiri. Kadang sesuatu yang terbaik datang tidak tepat waktu, setelah kita puas bercengkerama dengan rasa kesal dan rasa sesal terlebih dahulu.
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +83
  • Dyah Prameswarie Cinta nggak peduli kita orang Cina dengan mata sipit, atau orang Ambon berkulit hitam. Atau orang Jawa yang terlalu nrimo sekalipun. Kalau cinta, ya cinta. Titik.
    Dyah Prameswarie
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +83
  • Albert Einstein Dihadapan Tuhan kita semua setara dan sama, yang membedakan itu akhlak kita.
    Asli: With God we are all equally in size and equally same, but categorized by our own manner.
    Albert Einstein
    Ahli fisika dari Jerman dan Amerika Serikat (1879 - 1955)
    - +
    +83
  • Chara Perdana Kita hanyalah setitik senja yang kadang indah lalu surut dengan bermuram durja, dunia bagi masa kecil kita hanyalah mainan fana yang terus membumbung, mengitari angkasa dan membuat kita terlena akan keindahannya...
    Chara Perdana
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +83
  • Altami N. D. Mimpi itu tentang perjuangan, cerita dan cinta. Manusia memiliki mimpi yang beragam. Hanya orang yang tegar yang akan mendapatkan mimpi, idealisme, dan keteguhannya. Ada yang bilang idealisme sering terbentur dengan realitas. Idealisme tidak mungkin terwujud kalau realitas tidak mendukung. Karena itulah dunia memerlukan orang-orang yang bisa menyatukan idealisme dan realita. Ketika dua hal yang tampaknya berbeda itu menyatu, kita bisa menyebutnya mimpi yang menjadi kenyataan.
    Altami N. D.
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +83
  • Sujiwo Tejo Pas ditinju, refleks kita ngeles ke kiri atau ke kanan. Bagaimana kita akan mengubahnya dengan menunduk. Wong refleks itu kata para ahli gerakan tak sadar.
    Sujiwo Tejo
    Wartawan, pelukis, budayawan dan penulis dari Indonesia (1962 - )
    - +
    +83
  • Avianti Armand Sesungguhnya, kita telah lama jadi penghuni "waktu", sementara rumah telah menjelma menjadi sekadar "ruang transit". Rumah kehilangan batas definitifnya dan menjadi sangat elastis. Kita punya ruang duduk di kafe-kafe berinternet, tidur di jalan-jalan dalam perjalanan pulang dan pergi ke kantor, menerima tamu di lobi-lobi hotel berbintang, makan malam di restoran-restoran yang berganti setiap kali.
    Avianti Armand
    Penyair dan arsitek dari Indonesia
    - +
    +83
  • Ahmad Fuadi Dalam hidup itu ada tiga manusia terdekat, Orang tua, pasangan dan anak. Kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan oleh ibu mana? Kita juga tidak akan pernah bisa memilih mendapatkan anak seperti apa. Tapi, kita masih mungkin memilih pasangan kita. Walau jodoh ditangan Tuhan, tetapi kita di beri kesempatan untuk berupaya keras mendapat pasangan terbaik.
    Ahmad Fuadi
    Penulis dari Indonesia (1972 - )
    - +
    +82
  • Pramoedya Ananta Toer Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini?
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +82
  • Lala Purwono Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri.
    Lala Purwono
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +81
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kita–kepribadian akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 17)