Kata-kata Bijak sama karena

Kata-kata Bijak 1701 s/d 1720 dari 4275.

  • Oliver Wendell Holmes Orang dilahirkan bodoh dan terkutuk karena tidak menjadi lebih bijak.
    Asli: People are born fools and damned for not being wiser.
    Oliver Wendell Holmes
    Penulis dan penyair dari Amerika Serikat (1809 - 1894)
    - +
    +3
  • Antoine Rivarol Orang yang sederhana memiliki segalanya untuk diraih, dan orang yang sombong kehilangan segalanya; karena kesopanan selalu berurusan dengan kemurahan hati, dan kesombongan dengan iri hati.
    Asli: The modest man has everything to gain, and the arrogant man everything to lose; for modesty has always to deal with generosity, and arrogance with envy.
    Antoine Rivarol
    Wartawan dari Perancis (1753 - 1801)
    - +
    +3
  • Tung Desem Waringin Orang-orang dengan kemampuan sedang kadang-kadang mampu meraih sukses besar karena mereka tak tahu kapan waktunya untuk menyerah.
    Tung Desem Waringin
    Pebisnis dan motivator dari Indonesia (1967 - )
    - +
    +3
  • Bertrand Russell Orang-orang konvensional akan marah dengan penyimpangan dari konvensi, terutama karena mereka menganggap penyimpangan tersebut sebagai kritik terhadap diri mereka sendiri.
    Asli: Conventional people are roused to fury by departures from convention, largely because they regard such departures as a criticism of themselves.
    Bertrand Russell
    Filsuf, ahli matematika dan Peraih Nobel sastra (1950) dari Inggris (1872 - 1970)
    - +
    +3
  • Christian Simamora Pada akhirnya, kita harus pasrah pada seperti apa pun kekurangan pasangan kita. Karena memang begitulah prinsipnya cinta.
    Christian Simamora
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Tasniem Fauzia Rais Pencopet jelas melakukan hal yang salah, mengambil paksa apa yang bukan miliknya. Namun memukulinya tanpa ampun karena perbuatannya itu, juga tidak benar.
    Tasniem Fauzia Rais
    Penulis, puteri Amien Rais (1986 - )
    - +
    +3
  • Truman Capote Percakapan adalah dialog, bukan monolog. Itulah sebabnya ada beberapa percakapan yang bagus: karena kelangkaan, dua orang pembicara yang cerdas jarang bertemu.
    Asli: A conversation is a dialogue, not a monologue. That's why there are so few good conversations: due to scarcity, two intelligent talkers seldom meet.
    Truman Capote
    Penulis dari Amerika Serikat (1924 - 1984)
    - +
    +3
  • Sitta Karina Percaya sama aku; nggak ada cowok yang deketin cewek semenarik kamu karena kasihan. Termasuk aku, Aki. Makin kamu nolak aku, makin penasaran aku jadinya. Dan apa yang aku dengar di ruang guru, saat bokap kamu ngomong sama Coach Dharma, itu nggak mengubah pandanganku.
    Sitta Karina
    Penulis dari Indonesia (1980 - )
    - +
    +3
  • Indah Hanaco Percayakah kamu pada takluknya jiwa hanya karena menatap seseorang? Karena itulah yang kucicipi. Sejak kali pertama terpukau pada siluetmu, cintaku bertumbuh pada tarikan napas pertamamu.
    Indah Hanaco
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Habiburrahman El Shirazy Pergaulilah manusia yang jahat dengan baik, karena pada hakikatnya kamu sedang bermuamalah dengan Allah yang Maha Besar.
    Habiburrahman El Shirazy
    Dikenal sebagai dai, novelis, dan penyair dari Indonesia (1976 - )
    - +
    +3
  • Acariba Pernikahan itu membutuhkan banyak hal. Bukan hanya karena keadaan.
    Acariba
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Eleanor Roosevelt Persahabatan dengan diri kita adalah yang paling penting, karena tanpa itu seseorang tidak dapat berteman dengan orang lain di dunia.
    Asli: Friendship with our self is all-important, because without it one cannot be friends with anyone else in the world.
    Eleanor Roosevelt
    "First Lady" dan kolumnis dari Amerika Serikat (1884 - 1962)
    - +
    +3
  • Anna Quindlen Pertimbangkan bunga lili di ladang. Lihatlah bulu halus di telinga bayi. Baca di halaman belakang dengan matahari di wajah Anda. Belajarlah untuk bahagia. Dan anggaplah hidup sebagai penyakit mematikan karena jika Anda melakukannya, Anda akan menjalaninya dengan suka cita dan gairah, seperti yang seharusnya dijalani.
    Asli: Consider the lilies of the field. Look at the fuzz on a baby's ear. Read in the backyard with the sun on your face. Learn to be happy. And think of life as a terminal illness because if you do you will live it with joy and passion, as it ought to be lived.
    Anna Quindlen
    Penulis dari Amerika (1952 - )
    - +
    +3
  • Sigmund Freud Pimpin kami, Bapa Surgawi, pimpin kami O'er di lautan dunia yang bergejolak; Jagalah kami, bimbing kami, rawat kami, beri kami makan, Karena kami tidak memiliki bantuan selain Engkau.
    Asli: Lead us, Heavenly Father, lead us O'er the world's tempestuous sea; Guard us, guide us, keep us, feed us, For we have no help but Thee.
    Sigmund Freud
    Psikiater dari Austria (1856 - 1939)
    - +
    +3
  • Arleen A. Rasa nyaman hanya akan datang setelah kau melakukan suatu hal berulangkali sampai menjadi bagian dari dirimu; rasa nyaman yang juga ada karena kau tahu kau akan terus melakukan hal ini di masa depanmu.
    Arleen A.
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Oka Aurora Ridha Allah itu adalah karena ridha orangtua.
    Oka Aurora
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Boy Candra Saat kau tak menyukai seseorang. Apakah aku juga harus tidak menyukai orang itu hanya karena kita berteman?
    Boy Candra
    Penulis dari Indonesia (1989 - )
    - +
    +3
  • Paulo Coelho Saat kita jatuh cinta, tidak perlu dipahami yang terjadi di luar sana, karena segalanya berawal dari dalam.
    Paulo Coelho
    Penulis dari Brazil (1947 - )
    - +
    +3
  • Sigmund Freud Saat seseorang mempertanyakan makna dan nilai kehidupan, dia sakit, karena secara obyektif keduanya tidak memiliki keberadaan; dengan mengajukan pertanyaan ini seseorang hanya mengakui simpanan libido yang tidak terpuaskan dimana sesuatu yang lain pasti telah terjadi, semacam fermentasi yang mengarah pada kesedihan dan depresi.
    Asli: The moment a man questions the meaning and value of life, he is sick, since objectively neither has any existence; by asking this question one is merely admitting to a store of unsatisfied libido to which something else must have happened, a kind of fermentation leading to sadness and depression.
    Sigmund Freud
    Psikiater dari Austria (1856 - 1939)
    - +
    +3
  • Abbas Aditya Sampai kapan lu nyadar kalau perasaan gue ini bukan main-main? Sampai kapan lu biarkan diri lu sakit karena perasaan kita nggak berbalas?
    Abbas Aditya
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
Semua kata bijak dan ucapan terkenal karena akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 86)