Kata-kata Bijak sama kami

Kata-kata Bijak 121 s/d 140 dari 1507.

  • Barbara Bush Salah satu alasanku mengambil keputusan paling penting dalam hidupku dan menjadikannya suamiku, adalah karena ia membuatku tertawa. Itu benar, kadang-kadang kami tertawa saat menangis, tetapi tertawa bersama itulah salah satu pengikat kami yang paling kuat.
    Barbara Bush
    Istri dan First-lady George H. W. Bush dari Amerika Serikat (1925 - 2018)
    - +
    +13
  • Arumi E. Aku sangat terkesan dengan CV dan contoh-contoh pakaian rancanganmu yang kamu kirimkan ke sini. Aku menyimpannya. Bisa kita manfaatkan jika nanti kita mengadakan fashion show di sini. Aku tertarik dengan konsep modest wear dalam rancangan –rancanganmu, yang memadukan bahan-bahan modern dengan kain tradisional. Itulah sebabnya kami menerimamu belajar di sini selama satu tahun. Beasiswa ini memang khusus kami berikan bukan untuk perancang pemula.
    Arumi E.
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +12
  • Andrea Hirata Kami jatuh, bangkit, jatuh lagi, dan bangkit lagi.
    Andrea Hirata
    Penulis dari Indonesia (1967 - )
    - +
    +12
  • Mahatma Gandhi Kami memenangkan keadilan tercepat dengan memberikan keadilan kepada pihak lain.
    Asli: We win justice quickest by rendering justice to the other party.
    Mahatma Gandhi
    Politikus dari India (1869 - 1948)
    - +
    +12
  • Bernard Batubara Mama tak pernah tahu bahwa aku bisa berbicara kepada hujan. Percakapan kami memang tidak menggunakan bahasa manusia. Bahasaku dan bahasa hujan sungguh berbeda. Aku tak bisa bicara kepadanya menggunakan bahasaku dan dia tak bisa bercerita kepadaku memakai bahasanya. Maka, kami bersepakat untuk menciptakan bahasa baru. Bahasa yang hanya dipahmai oleh kami berdua. Awan hitam adalah temanku yang lain. Dia yang selalu mengantarkan hujan kepadaku. Namun, dia tidak pernah mengantarkan Papa.
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +12
  • Erlita Pratiwi Seakan ada magnet yang menggerakkan bola mataku ke ujung kaki. Sontak batinku menjerit hebat. Sebuah kepala berambut panjang muncul dari bawah kolong. Kaila ikut melihat mahluk itu. Entah apa yang dia rasakan saat ini. Yang jelas, wajah kami terlihat tidak berbeda. Sama-sama diselimuti ketakutan. Samar-samar aku melihat mahluk itu bergerak dengan cara mengesot. Wajahnya menyeramkan dan tidak beraturan, seperti ada luka sobekan pada tiap senti wajahnya.
    Erlita Pratiwi
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +12
  • David Beckham Setiap pemain kami menghormati setiap pemain dari dan tim mereka secara keseluruhan. Tapi begitu kita melewati garis putih, rasa hormat akan keluar dan kami akan berjuang untuk memenangkan permainan.
    David Beckham
    Pemain sepak bola dari Britania Raya (1975 - )
    - +
    +12
  • Pidi Baiq a Allah, mudah-midahan sederhana, tetapkanlah pikiran kami selalu melangit. Dan, dengan hati yang terus membumi.
    Pidi Baiq
    Penulis, musisi, seniman dari Indonesia (1972 - )
    - +
    +11
  • Soekarno Aku ingin menyampaikan kepada dunia
    bahwa kami bukan “Bangsa yang Pandir”
    seperti orang Belanda berulang-ulang
    mengatakan kepada kami
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia (1901 - 1970)
    - +
    +11
  • Bamby Cahyadi Aku melirik ibuku. Ia membalas melirikku. Ibu tersenyum hampa. Aku tahu, Ibu ingin pesawat ini jatuh. Dan kami mati. Mati bersama. Kakakku terbangun dari tidurnya yang lelap, mungkin mimpinya terganggu oleh guncangan. Ia lalu menggamit tangan ibuku. Ia juga menatapku lekat. Semoga kita mati bersama.
    Bamby Cahyadi
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +11
  • Tere Liye Apalah arti kehilangan? Ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +11
  • Peter F. Drucker Begitu banyak dari apa yang kami sebut manajemen terdiri dari mempersulit orang untuk bekerja.
    Asli: So much of what we call management consists in making it difficult for people to work.
    Peter F. Drucker
    Konsultan manajemen dan penulis dari Austria (1909 - 2005)
    - +
    +11
  • Pidi Baiq Hidup kami, mati kau, Plagiator!
    Pidi Baiq
    Penulis, musisi, seniman dari Indonesia (1972 - )
    - +
    +11
  • Charlie Chaplin Itulah kami semua: amatir. Kami tidak hidup cukup lama untuk menjadi yang lain.
    Asli: That's what all we are: amateurs. We don't live long enough to be anything else.
    Limelight (1952)
    Charlie Chaplin
    Aktor, komik dan produsen dari Britania Raya (1889 - 1977)
    - +
    +11
  • Basuki Tjahaja Purnama Kadang masyarakat egois nggak mau ngasih sodetan di dataran tinggi. Saya ngerti ini psikologis, dulu sebelum Waduk Pluit ada kamu nggak rela di tempat yang tinggi izinkan sodet karena kamu yakin begitu disodet airnya balik lagi ke tempat kamu. Itu kan dulu, sekarang kami berusaha meyakinkan mereka.
    Basuki Tjahaja Purnama
    Politikus dan Gubernur Jakarta (1966 - )
    - +
    +11
  • Eva Sri Rahayu Kalian selalu membandingkan kami, membuat seolah-olah siapa yang lebih menurut lebih kalian sayangi. Perbandingan itu membuat hidup kami seperti kompetisi. Semuanya membuat seolah Alex adalah sainganku. Kalau kalian tidak bisa menyayangi kami dengan adil, aku mau kalian lebih menyayangiku. Aku tidak ingin kalah. Perasaan ini sungguh menyiksa.
    Eva Sri Rahayu
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +11
  • Khalil Gibran Setelah kami dewasa, cinta tumbuh di antara kami sampai menjadi pemilik mutlak, yang kami layani dengan kasih sayang dari kedua hati kami. Cinta menghela kami kepadanya, dan kami memuliakan jiwa kami yang paling dalam, dan cinta merangkul kami.
    Khalil Gibran
    Penulis dan pelukis dari Lebanon-Amerika (1883 - 1931)
    - +
    +11
  • Desi Puspitasari Zaman telah benar-benar berubah. Kami dulu mati-matian berjuang melawan penjajah, taruhan nyawa, bedil dilawan bambu runcing dan lain sebagainya. Setelah merdeka, karena kurang kerjaan, akhirnya yang dikerjakan anak mudanya sekarang hanya berjuang karena cinta.
    Desi Puspitasari
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +11
  • Nakamura Kou Berapa tahun lagi aku akan hidup? Kenapa aku tidak bisa memberikan separuh padanya? Kami sudah saling berbagi kesenangan, kesedihan, dan tawa hingga sampai di sini. Tetapi kenapa kami tidak bisa berbagi kesakitan dan kematian?
    Nakamura Kou
    Penulis dari Jepang (1969 - )
    - +
    +10
  • Ahmad Fuadi Biarlah orang lain berpikir berbeda karena kami memang berbeda. Setiap orang punya pilihan, prioritas, dan misi hidup yang berbeda. Tidak ada yang bisa mengklaim lebih benar dari yang lain.
    Ahmad Fuadi
    Penulis dari Indonesia (1972 - )
    - +
    +10
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kami akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 7)