Kata-kata Bijak 341 s/d 360 dari 1481.
-
Aku tidak mengerti keadaan di Indonesia ini. Ada orang yang sudah sepuluh tahun jadi tukang becak. Tidak meningkat-ningkat. Seorang tukang cukur bercerita bahwa dia sudah 20 tahun bekerja sebagai tukang cukur. Penghasilannya hampir tetap saja. Bagaimana ini?
Catatan Harian 6 Juni 1969 -
Banyak manusia yang mungkin tidak sadar bahwa dunia yang mereka tinggali saat ini sebenarnya menyenangkan sekali. Mereka sibuk menjalani rutinitas yang membuat hidup mereka merasa datar dan biasa-biasa saja. Mereka terlalu sibuk bekerja keras untuk bertahan hidup. Sayang sekali, karena mereka jadi tidak punya waktu untuk menyadari bahwa dunia yang mereka tinggali punya nilai dan makna yang lebih dari itu.
-
Gue selalu percaya permintaan itu akan dikabulkan kalau dia bisa terbang semakin tinggi. Enggak tahu kenapa. Mungkin kalau dia semakin tinggi, dia akan semakin mudah didengar. Karena nggak mungkin gue harus terus-terusan naik pesawat setiap kali punya permintaan, jadi jalan lainnya adalah asap. Gue membisikkan permintaan, lalu asap akan membawanya bersama udara, ke angkasa, dan akhirnya, gue harap, permintaan gue itu akan mencapai tempat yang tepat. Lalu, dikabulkan. Makanya gue butuh asap, karena asap membumbung tinggi ke angkasa.
-
Kau bisa jadi bodoh maen game terus.
-
Kesalahan yang diulang berkali-kali akan jadi kewajaran.
Felix Siauw
Seorang ustadz etnis Tionghoa kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. (1984 - ) -
Mengapa kalian harus takut mati dalam pertempuran? Kalian hanya diminta memilih satu diantara dua kebaikan. Bertempur lalu menang, atau mati sebagai syuhada yang oleh Allah dijanjikan surga. Ingat! Satu pilihan di antara dua kebaikan. Jadi kalian jangan takut mati demi harga diri bangsa dan negara yang kita cintai ini.
-
Pelimpahan tugas dan peran yang pas, jadi pertaruhan duet kepemimpinan.
-
Pernah nggak kepikir sama lo, Nov, bisa aja narkoba memang bagian dari cobaan yang harus dia hadapin. Yang harus dia ikutin, atau tolak. Jadi, kalo nggak dari lo, bisa aja kan dari orang lain? Semua itu sebetulnya tergantung kitanya kok. Pilihan itu kan ada di dia, Nov.
-
Pintar tapi nggak cantik nanti nggak pede. Cantik tapi nggak pintar ya sama aja bloon. Jadi keduanya harus seimbang.
-
Putusan majelis kehormatan harus jadi renungan, adakah yang paling memuakkan yang belum dilakukan anggota dewan?
-
Rumah kurang rapi karena ya, namanya juga ada tiga anak. Ryan tidak dapat menjawab kamu karena pertama, sensor visualnya lebih baik dari sensor audio. Kedua, dia takut sama kamu yang lagi bernada tinggi. Saking takutnya, dia takut salah. Saking takutnya, dia beneran jadi salah. Dan terakhir, masakan saya selalu salah.
-
Sebenarnya saya juga nggak tahu kenapa tiba-tiba kamu bisa lihat saya. Yang jelas, pada suatu malam, saat saya bisa lihat kamu hampir tertabrak ambulans, tiba-tiba saja tubuh saya refleks menarik kamu. Semula saya kira saya tidak berhasil menyelamatkan kamu, tapi ternyata saya berhasil menarik kamu. Sejak saat itu, saya selalu memgikuti kamu, untuk tahu kenapa cuma kamu yang bisa saya sentuh. Jadi lu yang nyelametin gue waktu itu? Terus, jangan-jangan lu yang pegang kepala gue di ruang karyawan? Dan tadi malem lu juga yang nopang gue waktu gue tidur?
-
Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang hidupmu itu sudah dikadar oleh Tuhan, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak kurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah. Rasa ‘asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ‘qalbu’ (hati) yang menampungnya. Jadi, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.
-
Setiap kesalahan adalah bagian dari proses, penanda di peta yang mengatakan kita tidak boleh pergi ke mana. Jadi, untuk apa melupa?
-
Trauma masa lalu membuat cara orang menyikapi sesuatu jadi beda.
-
Akan jadi apakah kita, bergantung pada apa yang kita baca setelah semua profesor menyelesaikan urusannya dengan kita.
Asli:What we become depends on what we read after all of the professors have finished with us.
The Hero as Man of Letters (1840) -
Anda dapat dengan mudah menipu kecurigaan, mengatakan benar, jadi dia akan berbohong pada dirinya sendiri.
Asli:Den Argwohn kannst du leicht betrügen, Sprich wahr, so wird er sich selbst belügen.
Epigramme (1827) -
Banyak orang yang mempertahankan kebiasaan-kebiasaan yang melemahkan dirinya sendiri, cuma karena sudah jadi kebiasaan.
-
Banyak persahabatan yang berujung jadi cinta, karena kamu tidak perlu mencari ke ujung dunia untuk menemukan pendampingmu kelak. Cukup dengan lihat dulu di sekitarmu. Siapa tahu dia sudah ada di sampingmu sejak dulu.
-
Bukan melupakan yang jadi masalahnya. Tapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan, hidup bahagia. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal jadi akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 18)