Kata-kata Bijak 221 s/d 240 dari 1481.
-
Kita jadi takut merasakan terlalu bahagia, karena kalau terlalu bahagia, suatu saat semua itu bisa hilang dan menjadikan kita hampa.
-
Lulusan apa saja nggak jadi masalah. Ijazah sarjana nggak menjamin seseorang lebih cerdas atau lebih punya empati.
-
Seharusnya, kita hidup kayak awan. Dari awan berubah jadi titik hujan, luruh ke sungai, mengalir ke laut dan kembali jadi awan.
-
Seribu satu macam itu bidang pekerjaan
Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden. -
Sungguh mengguncangkan mengetahui adanya sejumlah orang yang sejak perawan remaja sampai jadi nenek tetap terbelenggu oleh perbuatan keji balatentara Jepang. Di masa kemajuan tekhnologi semaju sekarang ini.
-
Tangga nada memang bagus, tapi mungkin kau perlu memetik gitar dan mencoba bereksperimen. Mulailah dengan satu not dan biarkan jemarimu menemukan melodi yang ingin dituju. Kalau kau suka melodi itu, ulangi terus sampai jemarimu menginginkan tujuan baru, lalu ikuti, sekalipun kau akhirnya jadi genjrang-genjreng tak tentu arah.
-
Buat aku, dari kecil, aku tidak pernah punya cita-cita jadi janda. Tapi kalau sudah begini, mau bilang apa lagi.
-
Kita terlalu mirip. Kita sama-sama kaku. Kita sama-sama kutu buku. Saat kita bertemu, nggak ada obrolan lain selain hal-hal ilmiah, politik, pelajaran, praktisnya apapun kecuali hubungan kita. Kita pacaran selama sepuluh tahun, dan selama itulah kita menutup diri terhadap pilihan lain. Terhadap dunia lain. Selama itu juga, hubungan kita jadi platonis. Membosankan. Kita bukan lagi pasangan, tetapi seperti rekan.
-
Penulis? Memangnya itu pekerjaan? Sekedar hobi, bolehlah. Tapi dijadikan sumber mata pencaharian? Apa kamu sudah gila?
Menulis itu kan bisa dilakukan semua orang. Lulusan fakultas teknik pun bisa jadi penulis, best seller malah. Enggak usah terlalu idealis, lah. Mentang-mentang lulusan sastra,terus mau jadi penulis, gitu? Hidup ini berat, Nak! Butuh uang! Dan kamu masih punya tanggungan! -
Tidak peduli seberapa penuhnya seseorang memegang kejujuran, dan tak peduli seberapa baiknya emosi seseorang, jika ia tidak mengambil manfaat dari setiap kesempatan konkrit untuk bertindak, karakter seseorang akan tetap sama, tidak berubah jadi lebih baik.
Asli:No matter how full a reservoir of maxims one may possess, and no matter how good one’s sentiments may be, if one has not taken advantage of every concrete opportunity to act, one’s character may remain entirely unaffected for the better.
-
…jari manis melambangkan pasangan kita. Coba deh satukan telapak tanganmu. Kayak gini. Jempol ketemu jempol, telunjuk ketemu telunjuk, jari tengah ketemu jari tengah dan seterusnya. Jempol melambangkan orangtua, telunjuk melambangkan saudara, jari tengah melambangkan diri sendiri, jari manis melambangkan pasangan, dan yang terakhir jari kelingking melambangkan anak-anak kita nantinya. Dengan posisi kayak gini, kita bisa memisahkan jempol, karena orangtua enggak ditakdirkan bersama kita selamanya. Jari telunjuk juga bisa dipisahin karena kita enggak ditakdirkan bersama saudara kita seumur hidup. Mereka pasti bakal ninggalin kita dan punya keluarga sendiri. Kelingking juga dipisahin karena anak kita nanti enggak akan selamanya bareng kita. Mereka akan jadi dewasa, terus punya kehidupan sendiri. Sedangkan jari manis melambangkan pasangan. Gimanapun kita berusaha memisahkan, kita enggak akan berhasil. Karena pasangan kitalah yang ditakdirkan bersama kita selamanya, dalam suka dan duka.
-
Bukan masalah kapan kamuakan layu, tapi yang terpenting adalah kamu harus tetap jadi mawar. Tegar dan kuat.
-
Dasar pemeras. Bakat jadi rentenir. Lintah darat kamu. Sukanya makan tanpa perlu keluar biaya.
-
Betapa Tuhan serasa hati ini; Dicacah dilukai berulangkali;Berdarah-darah dan mati beribu kali; Esok terbit jadi matahari.
-
Dari hati jadi aksi, dari hati turun ke kaki. Cita-cita jangan hanya disimpan di dalam pikiran, tapi harus diwujudkan dan diperjuangkan.
-
Dunia maya memungkinkan kita jadi siapa saja, berkata apa saja, mencintai dan menyakiti tanpa henti. Ada yang membuat rindu, ada yang tak henti mengganggu.
-
Jadi mari memilih yang kita anggap benar, bukan yang paling terkenal atau banyak uang.
-
Jadi, kenapa kamu ingin memotretku sebagai model penari? Aku rasa banyak perempuan Indonesia di Tokyo yang bisa menari. Mereka lebih pantas. Karena... karena kamu unik. Kamera menyukaimu. Kameraku menyukaimu.
-
Kalau TUHAN sudah memberikan kebebasan bagi setiap manusia untuk memiliih, gue mau memilih jadi seseorang yang selalu bisa memberikan manfaat bagi orang lain.
Donny Dhirgantoro
Penulis dan peraih piala citra kategori penulis sekenario adaptasi terbaik (1978 - ) -
Selama kita masih muda, berkembanglah jadi orang yang hebat, sukses dan percayalah bahwa nantinya jodoh itu nggak perlu dicari lagi, jodoh akan datang dengan sendirinya, macem kucing yang dipancing pake ikan. Semakin berkualitas ikannya, semakin banyak kucing yang berebut ikan tersebut.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal jadi akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 12)