Kata-kata Bijak 41 s/d 52 dari 52.
-
Semua orang pasti ragu-ragu saat hendak memulai hal besar. Itu normal. Tapi ya jangan terus didengarkan ragu-ragunya, nanti kamu nggak maju-maju, jalan di tempat terus.
-
Tidak mungkin ada dua benda dalam satu ruang. Pilih apa yang hendak anda masukkan ke hati anda : kebaikan atau kejahatan?
-
Tak ada guna orang tua hendak menang sendiri. Pada akhirnya para dewa juga yang menang.
-
Tapi, kita tak bisa memaksakan ke hendak, semua sudah ada porsinya masing-masing.
-
Tidak ada yang bisa memilih, hendak lahir sebagai raja atau pelayan.
Tidak ada yang bisa memilih, hendak jatuh Hati kepada siapa. -
Dengan mengukur nilai kemanusiaan individu, novelis mengungkapkan besarnya kejahatan negara ketika negara itu hendak menghancurkan individualitas itu.
Asli:By measuring individual human worth, the novelist reveals the full enormity of the State's crime when it sets out to crush that individuality.
-
Kau tahu, selama ini aku berusaha melupakanmu. Aku berpacaran dengan Reene. Lalu, aku berkencan dengan banyak gadis lain. Tapi, aku tetap tidak bisa melupakanmu. Pada akhirnya, kata-kata itu hanya tertahan di kerongkongan Rakel. Hatinya hendak berkata demikian, teapi pikirannya berkata jangan. Ia merasa kata-kata itu sudah taka da gunanya.
-
Ketika hendak melakukan perbuatan dasar, hargailah dirimu sendiri, meskipun tidak ada saksi.
Asli:When about to commit a base deed, respect thyself, though there is no witness.
-
Ketika menemukan tantangan, kamu hendak lari, dicekam kengerian, atau… melawan?
-
Mari kita membangun kebajikan, sebab jika semua orang ingin merusak, lalu hendak kemana kita mencari tempat hidup.
-
Pikiranku seperti hendak memasuki mesin waktu dan kembali pada masa itu.
-
Adalah wajar sebagai orangtua menginginkan anak tumbuh menjadi pribadi yang hebat, yang bisa dibanggakan. Orangtua mana yang ingin melihat anaknya dipuji orang karena berhasil meraih rangking pertama di kelas? Orangtua mana yang tidak bahagia melihat anaknya sendiri berdiri tegap di depan penonton hendak menerima piala juara nomor 1? Orangtua mana pula yang tidak berurai air mata karena terharu melihat anaknya berhasil mengalahkan anak lain di acara lomba pidato? Meski hanya antar-RW? Tentunya semua orangtua ingin merasakan hal itu. Nah, keinginan besar itulah yang terkadang membutakan mata sehingga anak di-force berprestasi, berhasil dan mendapat piala juara 1
Semua kata bijak dan ucapan terkenal hendak akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)