Kata-kata Bijak: golongan

  • Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!
  • Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
  • Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagipula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh. Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.
  • Kita ingin mendirikan suatu negara, semua buat semua, bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan negara, semua buat semua.
  • Beritahukanlah kepada kami, bagaimana perhubungan ekonomi antara kedua bangsa dan kelas itu! Kami akan dapat pula membentuk Bingkai politik antara kedua bangsa atau kedua golongan itu.
+2

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 18.

  • Soekarno
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia 1901-1970
    ajax-loader
    - +
    +687
    Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!
  • Soekarno
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia 1901-1970
    ajax-loader
    - +
    +286
    Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan negara yang demikian itulah kita punya tujuan. kita hendak mendirikan suatu Negara 'semua buat semua'. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi 'semua buat semua'.
  • Soe Hok Gie
    Soe Hok Gie
    Aktivis Indonesia Tionghoa 1942-1969
    ajax-loader
    - +
    +273
    Barang Siapa mengibarkan bendera "Revolusioner", akan memperoleh pasaran di kalangan kaum radikal, kaum yang menunggu dengan tidak sabar perubahan-perubahan yang mereka harapkan. Kaum "Radikal" ini berasal dari segala golongan.
    Sumber: Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan 6
  • Yusri Abdul Ghani Abdullah
    Yusri Abdul Ghani Abdullah
    Penulis dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +106
    Komunitas yang bangkit ini tidak berasal dari kalangan militer atau politikus kerana kedua kelompok ini sedang berada dalam bayang-bayang cobaan sehingga tidak mampu berperan lagi di persimpangan sejarah yang kritis ini. Kerana itu hampir semua sisi kesejarahan meniscayakan tanggungjawab dan menawarkan peran bagi kalangan intelektual untuk merekonstruksi khazanah ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang diluluhlantakkan serbuan Mongol di Timur dan Sepanyol di Barat. Mereka harus membangun kedua modal itu sehingga kejayaan ilmiah dapat menggantikan kejayaan politik yang hilang akibat bencana perpecahan dan fanatisme golongan yang akut. Keduanya juga diperlukan guna membangun jaring ruhani dan pemikiran yang memelihara eksistensi dan identitas umat Islam dari keruntuhan, erosi dan perpecahan.
  • Jenderal Soedirman
    Jenderal Soedirman
    Jenderal pada masa Revolusi Nasional Indonesia 1916-1950
    ajax-loader
    - +
    +18
    Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
    Sumber: Jogjakarta, 1 Januari 1946
  • Jenderal Soedirman
    Jenderal Soedirman
    Jenderal pada masa Revolusi Nasional Indonesia 1916-1950
    ajax-loader
    - +
    +18
    Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagipula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh. Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.
    Sumber: Jogjakarta, 12 Nopember 1945
  • Tan Malaka
    Tan Malaka
    Aktivis kemerdekaan, filsuf dari Indonesia 1897-1949
    ajax-loader
    - +
    +16
    Beritahukanlah kepada kami, bagaimana perhubungan ekonomi antara kedua bangsa dan kelas itu! Kami akan dapat pula membentuk Bingkai politik antara kedua bangsa atau kedua golongan itu.
    Sumber: Dari Penjara Ke Penjara Jilid 3 232
  • Soekarno
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia 1901-1970
    ajax-loader
    - +
    +15
    Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua. Bukan krietsne buat Indoneisa, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indoneisa, bukan Van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia, semua buat semua.
  • Fiersa Besari
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +12
    Kau unik; satu-satunya di antara tujuh miliar manusia. Tidak perlu mengklasifikasikan sifatmu dalam batas zodiak atau golongan darah.
  • Soekarno
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia 1901-1970
    ajax-loader
    - +
    +9
    Kita ingin mendirikan suatu negara, semua buat semua, bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan negara, semua buat semua.
Kata-kata golongan - quotes, kata-kata bijak dan kutipan golongan yang terbaik dan terkenal: 18 ditemukan

Arti kata golongan menerut KBBI

golongan [go·long·an]

Kata Nomina (kata benda)

Arti: puak; tumpukan; kelompok (orang)
contoh: 'yang datang kemari kebanyakan golongan kaya'

Lihat arti golongan lengkap