Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 370.
-
Sepandai-pandaimya lelaki, kata bujang nenekku dulu semasa aku masih sangat muda, kalau sedang gandrung: dia sungguh sebodoh-bodoh si tolol.
-
Jatuh cinta itu terjadi secara alami dan spontan. Jadi saat jatuh cinta itu waktunya emosi yang maju dan logika mundur dulu buat istirahat.
-
Ternyata lebih sakit diperlakukan menyebalkan dan dikhianati oleh orang-orang yang semula dekat dengan kita, yang dulu kita sebut ‘sahabat’.
-
Saya prihatin mendengar anak-anak muda mengatakan bahwa mereka tidak mau kuliah karena saya sendiri tidak lulus. Satu, saya mendapatkan pendidikan yang sangat baik walaupun saya tidak menunggu cukup lama untuk mendapatkan gelar saya. Kedua, dunia ini menjadi semakin kompetitif, terspesialisasi, dan kompleks setiap tahunnya, menjadikan pendidikan tinggi penting di zaman sekarang, seperti pentingnya pendidikan sekolah menengah di zaman dulu.
-
Istilah “beli kaca, dan bercerminlah!’ sebelum diucapkan ke orang lain. Ada baiknya, belajar bercermin sendiri lebih dulu. Nanti kalau yang disarankan minta ajari cara bercermin dan kamu tidak pandai, ketahuan kan kamunya yang jarang ngaca.
-
Sesuatu harus dicintai terlebih dulu sebelum mendatangkan rasa cinta.
-
Sesuatu harus dicintai terlebih dulu sebelum mendatangkan rasa cinta.
-
Jika kamu tidak bermain dengan baik, permainan tidak akan menarik. Jika hal itu terjadi, aku akan pergi keluar dan bermain seperti saat kanak-kanak dulu.
Asli:If you aren't playing well, the game isn't as much fun. When that happens I tell myself just to go out and play as I did when I was a kid.
-
Dulu, kebodohan dan uang adalah dua hal yang terpisah, tapi sekarang hal itu ada di setiap orang.
Asli:There was a time when a fool and his money were soon parted, but now it happens to everybody.
-
Kamu harus bertumbuh dan berkembang tidak peduli seberapa hebatnya kakekmu dulu.
-
Kau tidak membaca sebuah buku secara utuh tanpa menyepi sendirian. Namun melalui kesendirian ini, kau akan terlibat secara intim dengan orang-orang yang tidak akan pernah bisa kautemui bila kau tidak membaca buku, apakah karena mereka sudah sejak berabad-abad lalu meninggal, atau karena mereka berbicara dalam bahasa yang tidak kau mengerti. Dan, walaupun begitu,mereka menjadi teman-teman terdekatmu, penasihatmu yang paling bijaksana, penyihir yang menghipnotismu, kekasih yang sejak dulu kuimpikan.
-
Cinta itu lucu juga, ya. Dulu ledek-ledekkan, sekarang malah gandengan.
-
Inilah yang dulu kukatakan, dalam hidup segala hal mestilah dilakukan pada batas kewajaran. Karena keselamatan berada di tengah antara dua hal yang saling berlawanan. Jadi keselamatan adalah jalan tengah, atau kewajaran atau keberimbangan. Yang kita saksikan akhir-akhir ini adalah kehidupan yang serba tidak wajar, melampaui batas. Dan kehidupan takkan kembali berimbang sebelum dia mengalami akibat ketidakwajaran itu. E, anakku, cucuku, kita sendiri telah ikut-ikutan lupa.
-
Ayah saya selalu menekankan, ada hal-hal yang bisa diprediksi. Dan pekerjaan yang cerdas akan menghasilkan hasil yang cerdas. Sejak kecil, saya belajar menakar dulu hal-hal tertentu dalam pikiran saya, sebelum saya melihat hal-hal itu berhasil. Cara ini menghemat banyak waktu dan uang saya.
-
Jangan paksa dirimu untuk cepat-cepat melupakannya. Kamu dulu berkenalan sampai mencintainya pelan-pelan to?
-
Segala sesuatu yang telah terjadi, adalah yang terbaik. Tinggal kita mau melihatnya dari sisi mana dulu. Bahkan saat itu sangat menyakitkan, itu tetap terbaik, menjadi "pelajaran terbaik".
-
Bila cinta tidak dapat menghapus kesedihanmu maka bencilah diriku seperti engkau mencintaiku dulu kala.
-
Meluapkan segala ingatan sesuai kesepakatan perjanjian yang per-
nah diikrarkan dulu
sebelum dijamakkan dengan sebuah ruangan khusus
asrama amtsilati para santri sering menyebutnya… -
Siapa pun yang bilang masa lalu sudah mati sesungguhnya terbalik. Masa depanlah yang mati, sudah dilakukan. Malam ini adalah kesalahan. Malam ini tidak akan bisa terulang. Atau membiarkan aku memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kuperbuat. Atau janji-janji yang pernah kuucapkan. Atau mendapatkan Mia kembali. Atau mendapatkan diriku yang dulu kembali.
-
Ini Negara, alat perjuangan kita. Dulu alat perjuangan ialah partai.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal dulu akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)