Kata-kata Bijak 141 s/d 160 dari 220.
-
Bukankah tak ada yang lebih menyenangkan selain kita tahu kapan, di mana, dan bagaimana kita mati? Kita bisa mempersiapkan segalanya sendiri. Kita bisa menantinya dengan tenang. Menyambutnya dengan cara yang paling karib.
-
Bukankah telah kaukatakan sebelumnya? Kita berdua hanya dua orang kesepian yang kebetulan bersama. Itu saja. Apakah aku salah? Kau telah setuju. Kapan pun salah satu dari kita ingin pergi, tidak ada yang berhak melarang. Jadi, selamat tinggal.
-
Bukankah, selamanya perempuan adalah mahluk pengabdi? Mereka melakukan apa saja demi hal yang dicintainya. Memikirkan dirinya sebagai peran antagonis yang menunggangi kelemahan itu.
-
Di mana keadilan? Bukankah belajar adalah proses panjang, bukan sesuatu yang dinilai dari satu atau dua jam ujian saja?
-
Jadi dokter, membantu banyak orang. Ya, memang klise, sih. Tapi, bukankah memang begitu tugas dokter?
-
Kalau cobaannya juga banyak kenapa harus mengeluh? Bukankah dibalik kesulitan ada kemudahan?
-
Kenangan akan terus bergulir, tanpa mengenal waktu. Kami semua tetap hidup di bawah langit yang sama, menjalani kehidupan masing-masing. Apakah kami akan berpisah, atau bertemu lagi suatu hari nanti-entahlah, siapa yang tahu. Tetapi, bukankah ada keindahan tersendiri dari membuat kenangan baru?
-
Kenapa kau payah sekali? Bukankah sudah banyak puja dan puji yang kau dapatkan sebagai aktor terbaik tahun ini?
-
Memangnya ada yang salah dengan pertanyaanku? Bukankah pasangan yang telah menikah pada akhirnya akan memiliki anak?
-
Menjatuhkan bom pada orang - bukankah itu terorisme?
Asli:The dropping of bombs on people - isn't that terrorism?
-
Minta didoain jika berulang tahun. Apa tidak cukup minta didoakan di dalam hati saja? Apakah harus melalui video ucapan yang kemudian diposting di media sosial? Bukankah doa sejatinya adalah permohonan dalam kesunyian?
-
Sifatmu yang arogan membuatmu tidak punya teman. Bukankah lebih baik kamu memperbaiki diri terlebih dahulu daripada menurusi masalah orang lain.
-
Sudah kali keberapa kau mencoba membelah dirimu agar jauh dari harapanku? Bukankah segala usaha melepaskan diri itu hanya menimbulkan kegagalan.
-
Tapi bukankah banyak yang lupa kalau titik tidak melulu soal penyelesaian? Titik juga sebuah awalan.
-
Tapi bukankah perpisahan adalah sebuah awal? Karena untuk memulai yang baru, kita harus meninggalkan yang lama.
-
Terkadang koneksi kita terputus-putus, dalam bahaya, sepertinya hampir hilang. Pandangan dan jalan menyangkal pengetahuan kita, udara menipis. Bukankah kita lebih suka memiliki takdir untuk tunduk pada, daripada, sesuatu yang mengklaim kita, apa pun, alih-alih pilihan yang lemah, hari yang sewenang-wenang?
Asli:Sometimes our connection is frayed, it is in danger, it seems almost lost. Views and streets deny knowledge of us, the air grows thin. Wouldn't we rather have a destiny to submit to, than, something that claims us, anything, instead of such flimsy choices, arbitrary days?
-
Tsze-Kung bertanya, berkata, "Apakah ada satu kata yang dapat menjadi aturan praktik untuk semua kehidupan seseorang? ''Sang Guru berkata, ''Bukankah Timbal Balik adalah kata yang seperti itu? Apa yang tidak ingin Anda lakukan pada diri Anda sendiri, jangan lakukan pada orang lain."
Asli:Tsze-Kung asked, saying, "Is there one word which may serve as a rule of practice for all one's life?'' The Master said, ''Is not Reciprocity such a word? What you do not want done to yourself, do not do to others."
-
Anak-anak saya kelak akan tumbuh di lingkungan tertentu. Bukankah saya juga ambil bagian dalam mempersiapkan lingkungan yang akan tumbuh bersamanya.
-
Apa seseorang boleh merasa tak pantas untuk dicintai? Bukankah manusia memang tak ada yang sempurna?
-
Apakah Anda ingat hal-hal yang Anda khawatirkan setahun yang lalu? Bagaimana mereka bekerja? Bukankah Anda menyia-nyiakan banyak energi tanpa hasil karena kebanyakan dari mereka? Bukankah sebagian besar dari mereka ternyata baik-baik saja?
Asli:Do you remember the things you were worrying about a year ago? How did they work out? Didn't you waste a lot of fruitless energy on account of most of them? Didn't most of them turn out all right after all?
Semua kata bijak dan ucapan terkenal bukankah akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 8)