Kata-kata Bijak sama bukankah

Kata-kata Bijak 81 s/d 100 dari 220.

  • Netty Virgiantini Orang justru bisa membaca kejujuran hatinya jika dia berani menyebutkan daftar kekurangannya. Bukankah tidak ada manusia yang nyaris sempurna?
    Netty Virgiantini
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
  • Prisca Primasari Saya harus pulang. Bukankah itu tujuan kita pergi? Untuk pulang.
    Prisca Primasari
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
  • Lenang Manggala Seseorang dengan penyakit kanker otak, lumpuh karena kecelakaan lalu lintas, atau seseorang yang tengah pusing menyusun lamaran pekerjaannya, pasti sangat mengharapkan untuk ada di posisi Anda sekarang. Jika demikian, bukankah memalukan apabila ada keluhan yang terposting di media sosial Anda?
    Lenang Manggala
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
  • Riani Kasih Suasana pagi mana lagi yang pantas dikeluhkan? Bukankah hidup itu indah jika dapat dinikmati sebagaimana mestinya? Saat harus bekerja, segenap pikiran pun fokus untuk bekerja.
    Riani Kasih
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
  • Aditia Yudis Aku tahu. Dia akan bahagia jika hidup bersama orang yang dicintainya.Tapi, apa hanya itu satu-satunya cara untuk membuatnya bahagia? Bukankah pernah ada yang mengatakan bahwa hidup bersama orang yang mencintaimu, itu akan membuatmu bahagia?
    Aditia Yudis
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Tasaro G K Bukankah jika tak ada lagi mimpi-mimpi yang terlalu muluk, emosi yang menggebu-gebu, dan rasa waswas segala sesuatu, itu artinya seseorang telah menemukan kebahagiaan?
    Tasaro G K
    Penulis dari Indonesia (Taufik Saptoto Rohadi) (1980 - )
    - +
    +3
  • Akiyoshi Rikako Bukankah kita harus mengasihi sesama?
    Akiyoshi Rikako
    Penulis dari Jepang
    - +
    +3
  • Anggun Prameswari Bukankah manusia sudah dirancang untuk menahan beban yang terberat sekalipun?
    Anggun Prameswari
    Penulis asal Indonesia
    - +
    +3
  • Rhein Fathia Bukankah menyedihkan ketika kamu menderita dan tidak tahu harus menyalahkan siapa?
    Rhein Fathia
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Diego Christian Bukankah persahabatan tidak hanya menerima sebuah perlakuan yang manis dari sahabatnya? Bukankah persahabatan juga menanggung rasa asam dan pahit bersama?
    Diego Christian
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Arumi E. Bukankah salah satu kewajiban seorang muslim adalah percaya pada takdir yang telah ditetapkan untuk kita? )
    Arumi E.
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Yudhi Herwibowo Bukankah sangat sulit kalau terus tersenyum, kala kita benar-benar punya masalah? Bukankah senyum tersebut akan terasa palsu?
    Yudhi Herwibowo
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Andriyana Bukankah selalu mengingat kebaikan-kebaikan orang adalah juga kebaikan itu sendiri?
    Andriyana
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Netty Virgiantini Bukankah semua manusia yang hidup di dunia ini, sudah ditakdirkan berpasang-pasangan?
    Netty Virgiantini
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Yogie Nugraha Bukankah tidak adil jika kita membenci secara membabi buta terhadap sesuatu yang tidak kita pahami?
    - +
    +3
  • Pramoedya Ananta Toer Dan kini, Adikku, kini terasa betul oleh kita, pahit sungguh hidup di dunia ini, bila kita selalu ingat pada kejahatan orang lain. Tapi untuk kita sendiri, Adikku, bukankah kita tidak perlu menjahati orang lain?
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +3
  • Lala Purwono Jangan menyalahkan dirimu sendiri hanya karena kamu menjadi perempuan yang sukses. Ini bukan sesuatu yang patut disesali. Kalau lelaki-lelaki itu nggak bisa mengapresiasi itu, ya salah mereka sendiri.bukankah seharusnya mereka merasa beruntung karena kita nggak perlu nodongin dompet mereka saat kita butuh?
    Lala Purwono
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Riani Kasih Kadang-kadang kita memang perlu mengingat kenangan lalu, tapi sekali dua kali saja, jangan terlalu sering. Bukankah kita tidak hidup di masa lalu? Jadi apa yang membuatmu takut menciptakan kenangan baru?
    Riani Kasih
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Pramoedya Ananta Toer Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru?
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +3
  • Bernard Batubara Kita tak boleh bertemu lagi. Kenapa? Aku harus kembali kepada suamiku. Tapi kenapa? Bukankah kau bahagia bersamaku? Seperti aku juga bahagia bersamamu. Tidak, bahagia saja tidak cukup. Ini tidak benar. Kau tahu itu sedari awal. Apa yang lebih benar daripada kebahagiaan?
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
Semua kata bijak dan ucapan terkenal bukankah akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 5)