Kata-kata Bijak sama betapa

Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 389.

  • Abdullah Gymnastiar Betapa indah para penyair merangkai kata-kata, namun sedikit saja dari ucapan mereka yang membekas di hati.
    Abdullah Gymnastiar
    Pendakwah, penulis buku, pengusaha dari Indonesia (1962 - )
    - +
    +10
  • Alit Susanto Kadang hal yang baru itu datang hanya untuk mengingatkan, betapa berharganya hal lama yang sudah kita tinggalkan.
    Alit Susanto
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +10
  • William Shakespeare Oh, betapa pahit rasanya melihat kebahagiaan melalui mata orang lain.
    Asli: Oh, what a bitter thing it is to look into happiness through another man's eyes.
    As you like it (1599) Act V, sc ii
    William Shakespeare
    Penyair dan dramawan dari Inggris (1564 - 1616)
    - +
    +10
  • Y.B Mangunwijaya Pesta Yunani, pesta kaum demokrat yang membuktikan betapa filsafat dan kegembiraan murni benar-benar adalah saudara sekandung, karena kedua-duanya lahir dari rahim keindahan, yang tiada lain ialah cahaya cerlang keteraturan dan kebenaran, yang telah dibuahi oleh benih segala yang baik, baik melulu, baik murni, baik manusiawi.
    Y.B Mangunwijaya
    Rohaniwan, budayawan, penulis dari Indonesia (1929 - 1999)
    - +
    +10
  • Napoleon Hill Tutup rasa takut di belakangmu, dan lihat betapa cepat pintu menuju kesuksesan terbuka di hadapanmu.
    Napoleon Hill
    Penulis motivasi dari Amerika Serikat (1883 - 1970)
    - +
    +10
  • Fiersa Besari Betapa banyak dari kita senang meributkan hal-hal kecil hingga terlupa akan gambaran besarnya.
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +9
  • Ria N. Badaria Cobalah memahami orang-orang disekitarmu, setelah itu barulah kamu menuntut mereka untuk memahamimu. Betapa pun kamu kecewa pada mereka, berusahalah untuk melihatnya dari sudut pandang mereka.
    Ria N. Badaria
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +9
  • Pramoedya Ananta Toer Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya.
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +9
  • Moammar Emka Jika saja hati itu seperti buku terbuka, betapa indahnya membaca dan menuliskan cinta, untukmu.
    Moammar Emka
    Penulis dari Indonesia (1974 - )
    - +
    +9
  • Bernard Batubara Betapa beratnya jujur dan mengungkapkan kebenaran. Sebab mereka adalah hal-halyang pahit. Dan tidak semua orang menyukai kepahitan.
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +8
  • Ursula Poznanski Betapa menenangkannya untuk mengalah. Membiarkan siang dan malam berjalan, tidak lagi melihat, mendengar, atau merasakan berputarnya dunia.
    Ursula Poznanski
    Penulis, Penyanyi dari Austria (1968 - )
    - +
    +8
  • Florence Nightingale Betapa sedikit yang bisa dilakukan di bawah semangat ketakutan.
    Asli: How very little can be done under the spirit of fear.
    Florence Nightingale
    Perawat dan reformis Inggris (1820 - 1910)
    - +
    +8
  • Nirwan Dewanto Malam menarik kafan untuk mayatnya sendiri, setelah betapa
    renta ia berupaya menerangi sebatang jarum dalam mimpimu.
    Nirwan Dewanto
    Penulis dari Indonesia (1961 - )
    - +
    +8
  • Sir Arthur Conan Doyle Setelah Anda menghilangkan hal yang tidak mungkin, apa pun yang tersisa, tidak peduli betapa tidak mungkinnya, haruslah kebenaran.
    Asli: Once you eliminate the impossible, whatever remains, no matter how improbable, must be the truth.
    The Sign of the Four (1890) ch. 6
    Sir Arthur Conan Doyle
    Penulis dari Britania Raya (1859 - 1930)
    - +
    +8
  • Charles Lindbergh Aku mungkin menerbangkan pesawat yang rumit, bergegas melintasi ruang angkasa, tetapi di kabin ini saya dikelilingi oleh kesederhanaan dan pikiran yang terbebas dari waktu. Betapa terpisahnya hal-hal intim di sekitarku dari dunia besar di bawah. Betapa anehnya kombinasi kedekatan dan pemisahan ini. Tanah itu - beberapa detik jauhnya - ribuan mil jauhnya. Udara ini, sedikit mengaduk di sekelilingku. Udara itu, bergegas dengan kecepatan tornado, satu inci di luar. Detail menit ini di kokpit saya. Kemegahan dunia di luar. Kedekatan kematian. Panjangnya umur.
    Asli: I may be flying a complicated airplane, rushing through space, but in this cabin I'm surrounded by simplicity and thoughts set free of time. How detached the intimate things around me seem from the great world down below. How strange is this combination of proximity and separation. That ground - seconds away - thousands of miles away. This air, stirring mildly around me. That air, rushing by with the speed of a tornado, an inch beyond. These minute details in my cockpit. The grandeur of the world outside. The nearness of death. The longness of life.
    Charles Lindbergh
    Pilot pesawat Amerika Serikat (1902 - 1974)
    - +
    +7
  • Abraham H. Maslow Betapa manusia itu bisa, dia pasti. Kebutuhan ini dapat kita sebut aktualisasi diri.
    Asli: What a man can be, he must be. This need we may call self-actualization.
    Abraham H. Maslow
    Psikolog dari Amerika Serikat (1908 - 1970)
    - +
    +7
  • Ifnur Hikmah Kenang-kenangan. Betapa satu kata bisa mengubah mood dalam sekejap mata. Kata itu seperti pisau yang menikam jantungku, membuatnya berhenti berdetak, dan otakku pun berhenti memikirkan hal lain.
    Ifnur Hikmah
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +7
  • Karl Popper Kita mungkin mengakui bahwa rabaan kita sering terinspirasi, tetapi kita harus waspada terhadap keyakinan, betapa pun sangat terasa, bahwa ilham kita membawa otoritas apa pun, ilahi atau sebaliknya.
    Asli: We may admit that our groping is often inspired, but we must be on our guard against the belief, however deeply felt, that our inspiration carries any authority, divine or otherwise.
    Karl Popper
    Pilsuf sains dari Austria-Inggris (1902 - 1994)
    - +
    +7
  • Netty Virgiantini Selama ini aku merasa terlalu menutup hatiku, seharusnya aku menyadari. Jika ayah patut bahagia. Bahwa bunda sudah pergi – bunda takkan pernah tergantikan posisinya, tapi Tante Ajeng layak mendapatkan kesempatan. Selama ini Tante Ajeng selalu baik padaku meski aku selalu memperlakukannya semena-mena. Semestinya aku tahu, ia tak pernah mencoba menjadi bunda, ia hanya menunjukkan betapa ia menyayangiku seperti ia sayang pada ayah. Aku adalah bagian tak terpisahkan dari ayah, ia tak mungkin hanya mencintai ayahku saja. Tante Ajeng bilang tak mungkin mencintai dengan setengah-setengah, cinta adalah totalitas.
    Netty Virgiantini
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +7
  • Bamby Cahyadi Ya, betapa sulitnya kami menghapus kenangan bersama Riri. Tak semudah dan sesederhana menghapus tulisan dari papan tulis. Riri putri kami satu-satunya, cantik, lucu, dan ia adalah matahari bagi kehangatan kekeluarga kami.
    Bamby Cahyadi
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +7
Semua kata bijak dan ucapan terkenal betapa akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 4)