Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 389.
-
Betapa indah para penyair merangkai kata-kata, namun sedikit saja dari ucapan mereka yang membekas di hati.
-
Kadang hal yang baru itu datang hanya untuk mengingatkan, betapa berharganya hal lama yang sudah kita tinggalkan.
-
Oh, betapa pahit rasanya melihat kebahagiaan melalui mata orang lain.
Asli:Oh, what a bitter thing it is to look into happiness through another man's eyes.
As you like it (1599) Act V, sc ii -
Pesta Yunani, pesta kaum demokrat yang membuktikan betapa filsafat dan kegembiraan murni benar-benar adalah saudara sekandung, karena kedua-duanya lahir dari rahim keindahan, yang tiada lain ialah cahaya cerlang keteraturan dan kebenaran, yang telah dibuahi oleh benih segala yang baik, baik melulu, baik murni, baik manusiawi.
-
Tutup rasa takut di belakangmu, dan lihat betapa cepat pintu menuju kesuksesan terbuka di hadapanmu.
-
Betapa banyak dari kita senang meributkan hal-hal kecil hingga terlupa akan gambaran besarnya.
-
Cobalah memahami orang-orang disekitarmu, setelah itu barulah kamu menuntut mereka untuk memahamimu. Betapa pun kamu kecewa pada mereka, berusahalah untuk melihatnya dari sudut pandang mereka.
-
Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya.
-
Jika saja hati itu seperti buku terbuka, betapa indahnya membaca dan menuliskan cinta, untukmu.
-
Betapa beratnya jujur dan mengungkapkan kebenaran. Sebab mereka adalah hal-halyang pahit. Dan tidak semua orang menyukai kepahitan.
-
Betapa menenangkannya untuk mengalah. Membiarkan siang dan malam berjalan, tidak lagi melihat, mendengar, atau merasakan berputarnya dunia.
-
Betapa sedikit yang bisa dilakukan di bawah semangat ketakutan.
Asli:How very little can be done under the spirit of fear.
-
Malam menarik kafan untuk mayatnya sendiri, setelah betapa
renta ia berupaya menerangi sebatang jarum dalam mimpimu. -
Setelah Anda menghilangkan hal yang tidak mungkin, apa pun yang tersisa, tidak peduli betapa tidak mungkinnya, haruslah kebenaran.
Asli:Once you eliminate the impossible, whatever remains, no matter how improbable, must be the truth.
The Sign of the Four (1890) ch. 6 -
Aku mungkin menerbangkan pesawat yang rumit, bergegas melintasi ruang angkasa, tetapi di kabin ini saya dikelilingi oleh kesederhanaan dan pikiran yang terbebas dari waktu. Betapa terpisahnya hal-hal intim di sekitarku dari dunia besar di bawah. Betapa anehnya kombinasi kedekatan dan pemisahan ini. Tanah itu - beberapa detik jauhnya - ribuan mil jauhnya. Udara ini, sedikit mengaduk di sekelilingku. Udara itu, bergegas dengan kecepatan tornado, satu inci di luar. Detail menit ini di kokpit saya. Kemegahan dunia di luar. Kedekatan kematian. Panjangnya umur.
Asli:I may be flying a complicated airplane, rushing through space, but in this cabin I'm surrounded by simplicity and thoughts set free of time. How detached the intimate things around me seem from the great world down below. How strange is this combination of proximity and separation. That ground - seconds away - thousands of miles away. This air, stirring mildly around me. That air, rushing by with the speed of a tornado, an inch beyond. These minute details in my cockpit. The grandeur of the world outside. The nearness of death. The longness of life.
-
Betapa manusia itu bisa, dia pasti. Kebutuhan ini dapat kita sebut aktualisasi diri.
Asli:What a man can be, he must be. This need we may call self-actualization.
Motivation and Personality (1954) p. 93 -
Kenang-kenangan. Betapa satu kata bisa mengubah mood dalam sekejap mata. Kata itu seperti pisau yang menikam jantungku, membuatnya berhenti berdetak, dan otakku pun berhenti memikirkan hal lain.
-
Kita mungkin mengakui bahwa rabaan kita sering terinspirasi, tetapi kita harus waspada terhadap keyakinan, betapa pun sangat terasa, bahwa ilham kita membawa otoritas apa pun, ilahi atau sebaliknya.
Asli:We may admit that our groping is often inspired, but we must be on our guard against the belief, however deeply felt, that our inspiration carries any authority, divine or otherwise.
Conjectures and refutations (1963) -
Selama ini aku merasa terlalu menutup hatiku, seharusnya aku menyadari. Jika ayah patut bahagia. Bahwa bunda sudah pergi – bunda takkan pernah tergantikan posisinya, tapi Tante Ajeng layak mendapatkan kesempatan. Selama ini Tante Ajeng selalu baik padaku meski aku selalu memperlakukannya semena-mena. Semestinya aku tahu, ia tak pernah mencoba menjadi bunda, ia hanya menunjukkan betapa ia menyayangiku seperti ia sayang pada ayah. Aku adalah bagian tak terpisahkan dari ayah, ia tak mungkin hanya mencintai ayahku saja. Tante Ajeng bilang tak mungkin mencintai dengan setengah-setengah, cinta adalah totalitas.
-
Ya, betapa sulitnya kami menghapus kenangan bersama Riri. Tak semudah dan sesederhana menghapus tulisan dari papan tulis. Riri putri kami satu-satunya, cantik, lucu, dan ia adalah matahari bagi kehangatan kekeluarga kami.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal betapa akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 4)