Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 389.
-
Betapa takut diri kita ketika menghadapi kematian. Apalagi kalau menghadapi seorang diri, sepi, dingin dan gelap. Yang ada hanya diri sendiri saja. Tidak ada yang membimbing, hal itu sangat menakutkan.
-
Cinta itu punya dua sisi. Indah sekaligus menyakitkan. Indah ketika aku mengingat ada dirimu di luar sana yang kelak akan membagi hidup denganku. Menautkan cinta kita dalam ikatan abadi yang disaksikan Tuhan. Menyakitkan jika ingat betapa sulit bertahan saat kamu tidak ada. Rasa rindu dan cinta ini menusuk-nusukku setiap saat.
-
Kepala negara hingga kuli mengincar; Menjebak dan mencuri hidupmu; Namun betapa ajaib sesudah siuman; Kau percaya lagi.
-
Setiap hari aku berandai-andai, membayangkan betapa beruntungnya aku jika bisa selalu bersama hal seindah dirimu seumur hidupku.
-
Ah, betapa hanya perlu sepasang mata untuk membuat seseorang jatuh cinta semakin jauh, semakin dalam.
-
Betapa jarangnya aku berterima kasih atas segala perjuanganmu untuk membesarkanku hingga aku bisa menjadi diriku hari ini.
-
Ketika cinta kita berdiri dengan angkuhnya, dan kita berdua telah menghukum diri kita sendiri dengan penderitaan dan rasa sakit ini, ah, betapa nikmatnya sentuhan tangannya;ah, betapa nikmatnya menyentuhnya lagi.
-
Ayah saya sering berkata, 'Anda tidak akan terlalu khawatir tentang apa yang orang pikirkan tentang Anda jika Anda tahu betapa jarang mereka melakukannya.'
Asli:My dad used to say, 'You wouldn't worry so much about what people thought about you if you knew how seldom they did.'
-
Betapa gawatnya ketika hukum telah kehilangan nyali.
-
Dalam sebuah perkawinan ideal, masing-masing dapat merasakan betapa nyamannya bisa menghormati satu sama lain, dan bisa merasakan nikmatnya membimbing dan dibimbing.
-
Jika ada orang yang memberitahumu betapa suksesnya dia, dia tak sesukses itu.
-
Di sinilah mulai terasa betapa terikatnya menjadi dokter. Di saat keluargamu ingin mengajakmu liburan, jadwal jaga menghantuimu.
-
Betapa beruntungnya saya memiliki sesuatu yang membuat ucapan selamat tinggal terasa berat.
-
Betapa indahnya budaya saling mengoreksi, menasehati, dan mengingatkan dalam kebaikan karena dari sanalah rasa percaya diri akan tumbuh.
-
Betapa teduh hidup, menyerahkan diri
pada irama gaib penuh rahasia langit. -
Kamu tahu betapa hancur dan rapuhnya perempuan bila sudah disia-siakan oleh cinta?
-
Betapa ia sudah menyia-nyiakan orang-orang di sekelilingnya. Kali ini, ia berjanji untuk tidak lagi melepas sahabatnya.
-
Betapa susah untuk memahami arti diri. Betapa sulit menyelami maunya hati.
-
Tubuh mengingat, bukan hanya betapa kau dicintai, bukan hanya ranjang-ranjang tempatmu berbaring, tapi juga gejolak hasrat cinta yang berkilauan terang di mata yang memandangmu, bergetar suaranya karenamu;hanya beberapa rintangan saja yang mampu mengecewakannya.
-
Betapa dahsyat penciptaan hati; Bagai Tuhan itu sendiri; Oleh apa pun tak terwakili: Ia adalah Ia sendiri.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal betapa akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)