Kata-kata Bijak: apakah

  • Apakah cinta, selalu menyediakan airmata?
  • Bagiku gaji itu nomer dua, yang utama apakah hatiku sejalan dengan pekerjaan. Kepuasan batin.
  • Bukalah mata Anda, lihat ke dalam. Apakah Anda puas dengan hidup yang Anda jalani?
  • Ketika gemuruh ombak batin tak menentu dan kita merasa kehilangan harapan dan daya. Berpikirlah bahwa "Apakah keterpurukan adalah akhir perjalanan hidup?".
  • Apakah itu kita, saling merindukan, namun saling takut terluka?
  • Apakah menanyakan kabar sebagai basa-basi sudah lumrah untuk membuka pembicaraan?
  • Karakter seseorang tidak dilihat dari apakah dia menjadi frustasi atau tidak, tetapi bagaimana dia menangani frustasinya.
  • Mata tidak bisa menipu. Kamu bisa melihat apakah seseorang itu tersenyum dengan tulus atau hanya berpura-pura dari sinar matanya.
  • Kenapa sulit sekali mengatakan tidak? Apakah seperti ini rasanya mencintai seseorang?
  • Mungkin hati seperti langit yang tak bisa diduga. Tak tahu kapan mendung dan hujan akan datang, tak tahu apa pelangi tengah menanti di balik gelap. Cinta pun demikian. Tak tahu kapan hati akan dihuni seseorang. Tak tahu apakah bahagia ataukah sedih kelak.
  • Anda tidak perlu siapa pun untuk memberitahu Anda siapa Anda atau Apakah anda itu.. Anda adalah Anda!
  • Saat kita memutuskan memaafkan seseorang, itu bukan persoalan apakah orang itu salah, dan kita benar. Apakah orang itu memang jahat atau aniaya, bukan! Kita memutuskan memaafkan seseorang karena kita berhak atas kedamaian di dalam hati.
  • Kita tidak perlu membuktikan pada siapapun bahwa kita itu baik. Buat apa? Sama sekali tidak perlu. Jangan merepotkan diri sendiri dengan penilaian orang lain. Karena toh, kalaupun orang lain menganggap kita demikian, pada akhirnya tetap kita sendiri yang tahu persis apakah kita memang sebaik itu.
  • Saat kita tertawa, hanya kitalah yang tahu persis apakah tawa itu bahagia atau tidak. Boleh jadi kita sedang tertawa dalam seluruh kesedihan. Orang lain hanya melihat wajah.
  • Apakah yang akan dikenakan nabi Muhammad, "Seandainya beliau hidup di masa kini? Tetap berjubah sajakah, seperti orang arab dari pedalaman semenanjung bergurun luas itu, ataukah mengenakan pakaian "lebih universal", seperti celana, dasi, dan jas?
  • Yang benar-benar menarik bagi saya adalah apakah Tuhan punya pilihan dalam penciptaan Dunia.
  • Semua orang sukses adalah pemimpi besar. Mereka membayangkan apakah masa depan mereka akan menjadi ideal dari semua segi kebaikan, dan mereka bekerja setiap hari mengarah pada impian mereka yang tinggi yakni cita-cita atau tujuan.
  • Pada akhirnya, inilah tujuan pemilihan umum. Apakah kita berpartisipasi dalam politik sinisme atau harapan?
  • Apakah keuntungan dan bahagianya cinta yang tiada berpengharapan?
Bukankah cinta itu sudah satu keuntungan dan pengharapan?
  • Perasaan tidak pernah salah, tidak pernah bisa diatur. Cara menyikapi dan mengutarakannya yang menentukan apakah kita akan salah atau tidak.
+17

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 790.

  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +1533
    Saat kita tertawa, hanya kitalah yang tahu persis apakah tawa itu bahagia atau tidak. Boleh jadi kita sedang tertawa dalam seluruh kesedihan. Orang lain hanya melihat wajah.
    Sumber: Rindu
  • Fiersa Besari
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +1013
    Jika mereka bertanya padaku apakah aku menyesal, jawabanku adalah tidak. Berhasil ataupun gagal, aku bangga hidup di atas keputusan yang kubuat sendiri.
    Sumber: Garis Waktu
  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +617
    Ketika melupakanmu sama rumitnya dengan melupakan hujan. Ketika merasa bahagia dan sakit di waktu bersamaan, merasa yakin dan ragu dalam satu hela nafas, merasa senang sekaligus cemas secara serempak. Apakah ini yang disebut jatuh cinta?
    Sumber: Hujan
  • Achmad Mustafa Bisri
    Achmad Mustafa Bisri
    Penyair dan penulis kolom dari Indonesia 1944-
    ajax-loader
    - +
    +406
    Adalah terlalu berani membawa ayat-ayat dan sunah Rasul SAW untuk kepentingan politik praktis. Itu merupakan pelecehan dan sekaligus membuat umat bingung. Lihatlah, tokoh partai ini menggunakan ayat dan hadis ini untuk mendukung partainya. Apa ini tidak membingungkan masyarakat? Bila kemudian, dengan menggunakan sabda Allah dan Rasul-Nya, masyarakat awam meyakininya sebagai kebenaran mutlak, apa tidak terjadi sikap mutlak-mutlakan antar pendukung partai? Kalau tidak mengerti politik, mbok sudah, rela saja tidak usah berpolitik, daripada membawa-bawa agama. Apakah tokoh-tokoh yang suka membawa-bawa ayat dan hadis itu tidak memikirkan akibatnya di dunia maupun di akhirat kelak? Bagaimana kalau masing-masing pendukung yang awam itu meyakini bahwa mendukung partainya sama dengan mendukung agama dan memperjuangkan partainya sama dengan jihad fi sabilillah?
    Sumber: Lukisan Kaligrafi 15
  • Emha Ainun Nadjib
    Emha Ainun Nadjib
    Seorang seniman, budayawan, penyair, serta intelektual asal Indonesia. 1953-
    ajax-loader
    - +
    +391
    Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.
  • Emha Ainun Nadjib
    Emha Ainun Nadjib
    Seorang seniman, budayawan, penyair, serta intelektual asal Indonesia. 1953-
    ajax-loader
    - +
    +331
    Apakah yang menyelubungi kehidupan ini selain cahaya?
    Kegelapan hanyalah ketika taburan cahaya tak diterima.
    Sumber: Tahajjud cintaku
  • Socrates
    Socrates
    Filsuf dari Yunani 469 SM - 399 SM
    ajax-loader
    - +
    +325
    Setelah berusia tua, Socrates belajar musik. Lalu ada orang berkata padanya, "Apakah engkau tidak malu belajar di usia tua?". Dia menjawab, "Aku merasa lebih malu menjadi orang yang bodoh di usia tua."
  • Tere Liye
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia 1979-
    ajax-loader
    - +
    +317
    Saat kita memutuskan memaafkan seseorang, itu bukan persoalan apakah orang itu salah, dan kita benar. Apakah orang itu memang jahat atau aniaya, bukan! Kita memutuskan memaafkan seseorang karena kita berhak atas kedamaian di dalam hati.
    Sumber: Rindu
  • Sujiwo Tejo
    Sujiwo Tejo
    Wartawan, pelukis, budayawan dan penulis dari Indonesia 1962-
    ajax-loader
    - +
    +289
    Apakah selama ini kita masuk ke dalam agama atau agama yang kita masukkan ke dalam diri kita?
  • Seno Gumira Ajidarma
    Seno Gumira Ajidarma
    Penulis dari Indonesia 1958-
    ajax-loader
    - +
    +269
    Kamu sering bertanya: Apakah kegembiraan hidup? Sebuah pesta? Sebotol bir? Sepotong musik jazz? Semangkok bakso? Sebait puisi? Sebatang rokok? Seorang istri? Ah ya, apakah kebahagiaan hidup? Selembar ijazah? Sebuah rumah? Sebuah mobil? Walkman? Ganja? Orgasme? Pacar? Kamu selalu bertanya bagaimana caranya menikmati hidup.
    Sumber: Matinya Seorang Penari Telanjang
Kata-kata apakah - quotes, kata-kata bijak dan kutipan apakah yang terbaik dan terkenal: 790 ditemukan