Kata-kata Bijak 101 s/d 120 dari 514.
-
Pada akhirnya menulis adalah menolong jiwa penulisnya sendiri dan menemukan apa yang terpendam dalam dirinya, sesuatu yang pernah ada namun telah menghilang karena waktu atau sesuatu yang telah lama ada namun tidak pernah dibangunkan.
-
Pencarian yang tidak kunjung menemukan, akhirnya berujung pada satu titik lelah. Namun, di saat lelah dan tidak lagi hendak meneruskan pencarian, terkadang kita justru diberi kejutan; sebuah penemuan yang lebih menyenangkan. Di saat kita tak lagi mencari, di situlah kita akan menemukan.
-
Zaman boleh instan, diri kita tidak boleh instan. Karena, pada akhirnya, seseorang yang tidak mencapai sesuatu dengan instan, akan selalu tahu caranya bangkit kembali saat dijatuhkan.
-
Zaman telah benar-benar berubah. Kami dulu mati-matian berjuang melawan penjajah, taruhan nyawa, bedil dilawan bambu runcing dan lain sebagainya. Setelah merdeka, karena kurang kerjaan, akhirnya yang dikerjakan anak mudanya sekarang hanya berjuang karena cinta.
-
Akhirnya, hai mantan kekasihku, kekasih yang tak lagi kuharapkan, haruskah kita katakan bahwa yang dulu itu bukanlah cinta, hanya karena ia kini telah binasa.
-
Akhirnya, hai mantan kekasihku, kekasih yang tak lagi kuharapkan, haruskah kita katakan bahwa yang dulu itu bukanlah cinta, hanya karena ia kini telah binasa.
-
AKU sudah resmi jadi orang miskin,” katanya, sambil memperlihatkan Kartu Tanda Miskin, yang baru diperolehnya dari Kelurahan. “Lega rasanya karena setelah bertahun-tahun hidup miskin akhirnya mendapat pengakuan juga.
-
Gue selalu percaya permintaan itu akan dikabulkan kalau dia bisa terbang semakin tinggi. Enggak tahu kenapa. Mungkin kalau dia semakin tinggi, dia akan semakin mudah didengar. Karena nggak mungkin gue harus terus-terusan naik pesawat setiap kali punya permintaan, jadi jalan lainnya adalah asap. Gue membisikkan permintaan, lalu asap akan membawanya bersama udara, ke angkasa, dan akhirnya, gue harap, permintaan gue itu akan mencapai tempat yang tepat. Lalu, dikabulkan. Makanya gue butuh asap, karena asap membumbung tinggi ke angkasa.
-
Hidup adalah kanvas kosong; kamu bebas menciptakan ceritamu dan menentukan akhirnya. Jadilah arsitek untuk hidupmu sendiri.
-
Ke mana pun kaki kita melangkah dan di mana pun tempat yang kita pilih untuk membangun kehidupan, pada akhirnya kita akan pulang.
-
Modernisasi pada akhirnya memang suatu permainan kekuatan. Ada yang tergusur, ada yang menggusur.
-
Pada akhirnya bukan kata-kata menyakitkan dari musuh yang selalu kita ingat, tapi diamnya para sahabat yang dulu mendukung kita.
-
Percayalah, pada akhirnya akan ada satu alasan yang akan membuatmu pulang, hingga akhirnya kamu merasa nyaman dan tak ingin untuk pergi lagi.
-
Politik akhirnya semata soal kemasan, yang dipajang untuk dijualbelikan.
-
Tanya hatimu. Jangan ingkari apa yang dipilih hatimu. Bahkan orang buta pun bisa merasakannya. Kejarlah, mungkin kau akan lebih tenang. Dan jangan cari pelarian bodoh atau kamu akan menyesal pada akhirnya.
-
Akhirnya gue sadar bahwa menghapus perasaan itu susah, tapi yang lebih susah lagi itu menghapus kebiasaan.
-
Imajinasi adalah awal dari kreasi. Pada awalnya Anda membayangkan, apa yang Anda inginkan, lalu menghendakinya dan pada akhirnya mewujudkannya.
Asli:Imagination is the beginning of creation. You imagine what you desire, you will what you imagine and at last you create what you will.
-
Tidak ada rahasia. Penderitaan adalah rahasia. Aku ingat suamiku dan anakku saat menguleni adonan. Aku berjerih payah untuk siapa? Kalaupun akhirnya usahaku untung, itu semata-mata hanya untuk bertahan hidup. Tidak ada lagi yangbisa menopangku kecuali dua tanganku sendiri. Aku bekerja dengan darah dan airmata.
-
Utara, selamat karena akhirnya telah berhenti pada satu titik dan tak perlu lagi melangkah ke mana-mana. Semoga selalu bahagia.
-
Bagaimana kau bisa mengaku ksatria, kalau pada akhirnya justru kaulah naga yang membuatnya terluka?
Semua kata bijak dan ucapan terkenal akhirnya akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 6)