Kata-kata Bijak 181 s/d 200 dari 527.
-
Wanita itu barangkali mengira, karena masih tidur maka Sandra tak akan pernah mendengar suara lenguhnya yang panjang maupun yang pendek di atas ranjang. Wanita itu juga tak mengira bahwa Sandra masih terbangun ketika dirinya terkapar tanpa daya dan lelaki yang memeluknya sudah mendengkur keras sekali. Wanita itu tak mendengar lagi ketika dikolong ranjang Sandra berbisik tertahan-tahan “Mama, mama …” dan pipinya basah oleh air mata.
-
Akhir adalah sebuah kegagalan meskipun itu berakhir dengan indah.
Tetapi untuk mereka yang tetap berjuang, Akhir merupakan Awal Baru yang tak pernah putus, seperti air yang tetap mengalir kemudian menguap dan menjadi hujan dan mengalir kembali mengikuti Alur siklusnya yang telah ditentukan. -
Bunyi hujan yang memekakkan telinga ini adalah tangisan perpisahan awan-awan yang berubah menjadi air kembali.
-
Cinta tanpa nilai-nilai luhur kehidupan laksana mawar tanpa siraman air.
-
Dan para tetangga berdatangan dengan ucap sungkawa seraya menderaikan air mata.
-
Dengan nafsu kita seperti halnya api dan air, mereka adalah hamba yang baik, tetapi tuan yang buruk.
Asli:It is with our passions as it is with fire and water, they are good servants, but bad masters.
-
Di setiap usaha yang sukses, di dalamnya ada wanita hebat yang berjuang dengan doa dan air mata.
-
Elang yang menyukai udara yang ditembus cahaya tinggi,yang tidak memiliki debu dan menyumbat debu tanah,harus pernah tinggal dalam kesendirian.
Asli:Eagles that love the high light-penetrated air, that has no dust and clog of earthborn dust, must ever dwell in solitude.
-
Jadilah seperti air, yang tidak hancur ketika aliran sungainya berubah.
-
Lagipula, mata itu harus selalu dibasahi dengan air mata. Jika tidak, bisa iritasi dan kering. Air mata membilas zat pengiritasi. Sama seperti tanaman yang memerlukan air atau bumi yang memerlukan hujan.
-
Mungkin kau benar, kita ini air yang berubah menjadi awan melewatkan waktu bersama yang indah tapi tak bisa bertahan lama karena kita harus kembali menjadi air.
-
Pada awalnya kau hanya air mengalir, tanpa membawa apa-apa. Lalu daun-daun kering ikut bersamamu, bercakap-cakap satu sama lain, mengeluh kenapa mereka begitu mudah dilepaskan, ditelantarkan.
-
Tidak ada air mata di penulis, tidak ada air mata di pembaca. Tidak ada kejutan di penulis, tidak ada kejutan di pembaca.
Asli:No tears in the writer, no tears in the reader. No surprise in the writer, no surprise in the reader.
-
Tidak ada jatuh yang tidak sakit, namun air hujan itu rela menyakiti dirinya untuk melebur dengan tanah untuk menjadi sumber kekuatan bagi makhluk-makhluk hidup di sekitarnya.
-
Aku mungkin menerbangkan pesawat yang rumit, bergegas melintasi ruang angkasa, tetapi di kabin ini saya dikelilingi oleh kesederhanaan dan pikiran yang terbebas dari waktu. Betapa terpisahnya hal-hal intim di sekitarku dari dunia besar di bawah. Betapa anehnya kombinasi kedekatan dan pemisahan ini. Tanah itu - beberapa detik jauhnya - ribuan mil jauhnya. Udara ini, sedikit mengaduk di sekelilingku. Udara itu, bergegas dengan kecepatan tornado, satu inci di luar. Detail menit ini di kokpit saya. Kemegahan dunia di luar. Kedekatan kematian. Panjangnya umur.
Asli:I may be flying a complicated airplane, rushing through space, but in this cabin I'm surrounded by simplicity and thoughts set free of time. How detached the intimate things around me seem from the great world down below. How strange is this combination of proximity and separation. That ground - seconds away - thousands of miles away. This air, stirring mildly around me. That air, rushing by with the speed of a tornado, an inch beyond. These minute details in my cockpit. The grandeur of the world outside. The nearness of death. The longness of life.
-
Hanyut aku, kekasihku!
Hanyut aku
Ulurkan tanganmu, tolong aku.
Sunyinya sekelilingku!
Tiada suara kasihan, tiada angin mendingin
tiada air menolak ngelak
Dahagaku kasihmu, hauskan bisikmu, mati aku sebabkan diammu.
Langit menyerkap, air berrepas tangan, aku tenggelam. Tenggelam dalam malam.
air diatas mendidih keras.
Bumi didawah menolak keatas.
Mati aku, kekasihku, mati aku! -
Kita harus jaga kerukunan antar umat beragama. Kita adalah saudara, satu bangsa, satu tanah air.
-
Orangtua bertanya-tanya mengapa sungai itu pahit, ketika mereka sendiri telah meracuni air mancur.
Asli:Parents wonder why the streams are bitter, when they themselves have poisoned the fountain.
diatribusikan, salah -
Rasa cinta itu kadang semakin jernih ketika kita harus terpisah. Rasa cinta itu bisa tumbuh subur di tempat yang asing dan jauh. Rasa cinta itu tumbuh lewat jalan yang berliku, lewat kegelapan dan air mata. Rasa cinta yang seperti itu sejatinya akan menjadikan kita kuat.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal air akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 10)