Anda cari agus Maksud anda:
- Haji Agus Salim: Diplomat dan pejuang kemerdekaan Indonesia
Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 88.
-
Aku akan menjadi kopimu,
yang rela mengendap sebagai kepedihanmu;
yang sabar menghangatkan kesedihanmu.
Biarkan harum tubuhku, menenangkan jiwamu.
-
Tuhan tidak pernah meminta kepada manusia untuk membantu Nya memerangi kebathilan. Tuhan mengajarkan kepada kita berdoa memohon bantuan Nya dalam memerangi kebathilan.
-
Ajaran dan semangat Islam memelopori emansipasi perempuan. Itu pasti.
-
Jangan melihat hujan dari apa yang jatuh, tapi pada apa yang akan tumbuh.
-
Kalau orang biasa sinis, akan dianggap nyinyir. Tapi kalau filsuf sinis, itu disebut kritis.
-
Tanpa cinta, kemerdekaan hanya laut hampa,
Langit yang tak punya cakrawala! -
Denting hujan melagu di atas genting. rindu-rindu menari di dalam hati. memohon temu tak henti-henti.
-
Batas-batas kebebasan, yang membebaskan dalam batas yang tegas. Maka konsep lahir dengan tangis yang jelas, untuk membuat kehidupan mengembang dalam senyum hingga tertawa selebar bumi dan sejangkau kau mampu ke semesta.
-
Aku masih saja menerka-nerka : Lebih merah mana, senja ataukah luka Yang kau sembunyikan sekian lama.
-
Kenapa orang-orang lebih suka bicara daripada membaca, lebih senang memerintah ketimbang bekerja sama, lebih sering mengumbar kata-kata daripada merenung. Kenapa merekalebih tertarik untuk menyakiti daripada menyayangi, lebih sering mengorbankan ketimbang berkorban. Kenapa mereka lebih gemar meminta daripada memberi?
-
Begitulah, Nak, sebermula permen muncul di dunia manusia. Ia manis dan lembut karena dipakai sebagai bantal para peri. Tapi ia juga bisa membuat gigi-gigimu rusak dan mulutmu bengkak karena ia dibawa oleh nenek sihir jahat.” Neal mengingat itu sebagai sebuah nasihat agar jangan terlalu berlebihan menikmati apa pun. Karena yang manis pun bisa membuat sakit dan menderita.
-
Buat apa mereka sekolah? Entar malah jadi kaya,” katanya. “Kalau mereka tetap miskin, malah banyak gunanya, kan? Biar ada yang terus berdesak-desakan dan saling injak setiap kali ada pembagian beras dan sumbangan. Biar ada yang terus bisa ditipu setiap menjelang pemilu. Kau tahu, itulah sebabnya, kenapa di negeri ini orang miskin terus dikembangbiakkan dan dibudidayakan.
-
AKU sudah resmi jadi orang miskin,” katanya, sambil memperlihatkan Kartu Tanda Miskin, yang baru diperolehnya dari Kelurahan. “Lega rasanya karena setelah bertahun-tahun hidup miskin akhirnya mendapat pengakuan juga.
-
Kangen ini. Laut tak bertepi…
-
Bila maaf umpama pintu, Di hatiku engkau bisa masuk, tanpa perlu; Mengetuknya lebih dulu.
-
Adakah yang penting dalam hidup selain kesadaran waktu? Kemesraan ini mari kita nikmati dalam waktu dan ruang, sampai di mana? Tiga puluh hari saja. Ya, satu bulan. Satu matahari. Satu bumi. Satu hidup. Menghitung maju atau mundur?
-
Barangkali, sekarang ini kebahagiaan memang seperti minyak tanah. Tidak semua orang dengan gampang mendapatkannya.
-
Mari seduh lagi sedih pada secangkir kopi ini. Tak ada cinta yang pergi, ia hanya tak ingin kembali.
-
Orang yang bisa manunggaling kawula gusti itu manusia paripurna yang imbang lahir batin, jiwa raga, dan kepala dada. Dan mampu melaksanakan “syariat, tarekat, hakikat, makrifat,” sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, sembah rasa. Juga bisa mati sajroning urip, selalu eling lan waspada, dan bersedia lara lapa tapa brata, mengurangi nikmat duniawi dan tetap bersyukur tatkala diberi kesempitan. Toh, asal dan tujuan hidup, sangkan paraning dumadi, itu kusnul katimah. Nafsu yang mutmainah.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal agus akan selalu Anda temukan di JagoKata.com