Jalaluddin Rumi
Penyair sufi, ahli hukum, sarjana Islam dan teolog dari Persia
Hidup: 1207 - 1273
Kategori: Filsuf | Penyair (Modern) Negara:
Iran
Lahir: 30 September 1207 Meninggal: 17 Desember 1273
Kata-kata Bijak 1 s/d 8 dari 8.
-
Dengan cinta, yang pahit menjadi manis. Dengan cinta, tembaga menjadi emas. Dengan cinta, sampah menjadi jernih. Dengan cinta, yang mati menjadi hidup. Dengan cinta, raja menjadi budak. Dari ilmu, cinta dapat tumbuh. Pernahkah kebodohan menempatkan seseorang di atas tahta seperti ini?
― Jalaluddin Rumi -
Hidup adalah perjalanan yang mengakibatkan keterpisahan demi kemanunggalan.
― Jalaluddin Rumi -
Anda dilahirkan memiliki sayap, mengapa lebih memilih hidup merangkak.
― Jalaluddin Rumi -
Kau harus hidup di dalam cinta, sebab manusia yang mati tidak dapat melakukan apa pun. Siapa yang hidup? Dia yang dilahirkan oleh Cinta.
― Jalaluddin Rumi -
Pilihlah Cinta. Ya, Cinta! Tanpa manisnya Cinta, hidup ini adalah beban.
― Jalaluddin Rumi -
Kekasih adalah segalanya, pecinta hanya sebuah tabir. Kekasih hidup abadi, pecinta hanyalah benda mati.
― Jalaluddin Rumi -
Perjalanan membawa kekuatan dan cinta kembali ke dalam hidup Anda.
― Jalaluddin Rumi -
Sang lembu begitu molek, Musa bin Imran muncul;
melalui ia si mati hidup kembali bila badannya telah
menempuh upacara korban.― Jalaluddin Rumi
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Jalaluddin Rumi sama hidup akan selalu Anda temukan di JagoKata.com




















Suhaimi Haji Muhammad