Kata-kata Bijak dari Iwan Setyawan sama hati

Iwan Setyawan

Iwan Setyawan

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Ah, sampai di sini, mungkin kau akan bertanya siapa diriku. Tapi apa perlunya kau tahu? Aku hanya bagian kecil dari cerita ini. Aku hanya seseorang yang berusaha mencatat sedikit kenangan agar tak hilang begitu saja ditelan zaman. Jika suatu peristiwa telah pergi, kau tahu, ia tak akan hilang begitu
  • Kebahagiaan akan terasa lebih manis, lewat sebuah perjuangan yang sepenuh hati.

Kata-kata Bijak 1 s/d 9 dari 9.

  • Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan.
    Iwan Setyawan
    - +
    +331
  • Hidup adalah perjalanan untuk membangun rumah untuk hati. Mencari penutup lubang-lubang kekecewaan, penderitaan, ketidakpastian, dan keraguan. Akan penuh dengan perjuangan. Dan itu yang akan membuat sebuah rumah indah.
    Iwan Setyawan
    - +
    +24
  • Aku menulis untuk menggali hati nurani.
    Iwan Setyawan
    - +
    +11
  • Tak ada janji yang terungkap dari mulut mereka. Tapi hati mereka telah berikrar untuk mencintai satu sama lain, dengan sederhana. Mereka tidak saling memberikan harapan tapi mereka akan memperkuat satu sama lain.
    Iwan Setyawan
    - +
    +5
  • Kebahagiaan akan terasa lebih manis, lewat sebuah perjuangan yang sepenuh hati.
    Iwan Setyawan
    - +
    +4
  • Kadang perpisahan bisa membuat mata kita menjadi segar lewat air mata, hati menjadi peka lewat gelombang besar yang menerpa, dan menumbuhkan cinta yang lebih besar lewat orang-orang yang menyentuh hidup kita. Hidup semakin luas.
    Iwan Setyawan
    - +
    +3
  • Menulis pun kadang bisa menusuk ulu hati seperti sekarang ini.
    Iwan Setyawan
    - +
    +1
  • Hidup itu sebenarnya mencari sesuatu untuk menutupi lubang hati kita yang menganga.
    Iwan Setyawan
    - +
     0
  • Kenangan itu, betapapun pahitnya, selalu bisa dikenang dan ditempatkan kembali di hati kita.
    Iwan Setyawan
    - +
     0
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Iwan Setyawan sama hati akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Iwan Setyawan?

Dua kutipan paling terkenal dari Iwan Setyawan adalah:

  • "Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan."
  • "Hidup adalah perjalanan untuk membangun rumah untuk hati. Mencari penutup lubang-lubang kekecewaan, penderitaan, ketidakpastian, dan keraguan. Akan penuh dengan perjuangan. Dan itu yang akan membuat sebuah rumah indah."