Loading...
Irin Sintriana - Cinta itu seperti sulaman. Nggak semua cinta terajut dengan indah… Suatu saat mungkin kita akan kehabisan benang, dan harus berhenti di tengah jalan. Mungkin pula ketika kita merajut, tangan ini akan terluka, tertusuk oleh jarumnya. Tapi, jangan pernah menyerah. Jika benang rajutan milik kita telah habis, carilah benang pengganti, dan teruslah merajut. Ketika tangan ini terluka, obati, jangan biarkan terus terluka… Percayalah  bahwa rasa sakit itu akan menghilang perlahan. Seperti itulah cinta.
  • Irin Sintriana
    Irin Sintriana
    Novelis dari Indonesia 1988-
    Irin Sintriana
    - +
    +15
    Cinta itu seperti sulaman. Nggak semua cinta terajut dengan indah… Suatu saat mungkin kita akan kehabisan benang, dan harus berhenti di tengah jalan. Mungkin pula ketika kita merajut, tangan ini akan terluka, tertusuk oleh jarumnya. Tapi, jangan pernah menyerah. Jika benang rajutan milik kita telah habis, carilah benang pengganti, dan teruslah merajut. Ketika tangan ini terluka, obati, jangan biarkan terus terluka… Percayalah bahwa rasa sakit itu akan menghilang perlahan. Seperti itulah cinta.
Cinta itu seperti sulaman. Nggak semua cinta terajut dengan indah… Suatu saat mungkin kita akan kehabisan benang, dan harus berhenti di tengah jalan. Mungkin pula ketika kita merajut, tangan ini akan terluka, tertusuk oleh jarumnya. Tapi, jangan pernah menyerah. Jika benang rajutan milik kita telah habis, carilah benang pengganti, dan teruslah merajut. Ketika tangan ini terluka, obati, jangan biarkan terus terluka… Percayalah bahwa rasa sakit itu akan menghilang perlahan. Seperti itulah cinta. oleh: Irin Sintriana
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Cinta itu seperti sulaman. Nggak semua cinta terajut dengan indah… Suatu saat mungkin kita akan kehabisan benang, dan harus berhenti di tengah jalan. Mungkin pula ketika kita merajut, tangan ini akan terluka, tertusuk oleh jarumnya. Tapi, jangan pernah menyerah. Jika benang rajutan milik kita telah habis, carilah benang pengganti, dan teruslah merajut. Ketika tangan ini terluka, obati, jangan biarkan terus terluka… Percayalah bahwa rasa sakit itu akan menghilang perlahan. Seperti itulah cinta.
- Irin Sintriana
JagoKata.com