Kata-kata Bijak dari Irene Dyah sama manusia

Irene Dyah

Irene Dyah

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Zaman sekarang, mana ada pangeran yang main sihir atau pelet hanya demi wanita? Para pangeran playboy era milenium menaklukkan wanita dengan berlian, pesawat jet mewah dan pulau pribadi! Santet is so last deacdes!
  • Hidup ini selamanya indah kalau kita pandai bersyukur. Kalau kita ikhlas menerima skenario Tuhan, apa pun bentuknya. Kan kadang yang menurut kita baik, belum tentu baik menurut Dia. Seberapa pun kita menginginkan sesuatu dan berusaha keras mendapatkannya, kalau kita mengingkari takdir, ya pasti lupu
  • Bukan kecantikanmu yang membuatku terpukau, melainkan wajahmu yang penuh semangat. Caramu tersenyum, mengerutkan alis, membelakkan mata, juga ekspresi tekunmu. Setelah selesai, kamu berdiri dan melangkah keluar. Tampak sangat percaya diri dan puas, seolah baru saja menyelamatkan dunia.
  • Aku memang bukan pejalan yang ambisius. Aku suka tinggal di hotel, jalan-jalan seperlunya sekadar untuk mengirup ambience kota yang belum pernah kurasakan. Bukankah traveling itu dilakukan untuk menenangkan pikiran, recharge energi, rileks. Jadi kenapa kita harus disibukkan dengan upaya mengejar wak
  • Orang bilang, wanita itu seperti monyet. Tidak akan melepaskan satu dahan sebelum dia menemukan pegangan pada dahan yang lain. Tidak akan melepaskan pria yang dia punya, sebelum dia bertemu pria lain.
  • Jatuh hati tidak akan pernah steril dari urusan rindu, cemburu, bahkan patah hati.
  • Jangan menyiksaku dengan percakapan seperti ini. Kamu membuatku ketakutan. Kamu selalu terlalu serius. Dan, aku tidak tertarik pada hubungan yang serius. Aku ini kupu-kupu. Terbang dan hinggap di mana pun aku mau. Tidak seperti binatang piaraan patuh yang akan selalu kembali ke rumah majikannya tiap
  • Kamu berhak bahagia. Tapi ingat, kamu harus menjaga keseimbangan kehidupanmu dengan komitmen. Jangan sampai kamu bergelimang kebahagiaan secara egois.
  • Kekuatan apa yang tersimpan dalam cincin nikah? Cincin hanyalah benda bulat berlubang di tengahnya. Tengahnya kosong. Kosong seperti hati. Kosong seperti otak laki-laki. Semua berlubang. Menyisakan celah untuk dimasuki.
  • Kalau aku saja, yang manusia biasa, bisa memaafkan masa lalu dan menganggapnya tidak ada, apalagi Tuhan? Bila aku yang punya keterbatasan perasaan, bisa menyayangimu sedalam ini, apalagi Dia?
  • Wanita, mahluk yang hobi dengan teka-teki!
  • Berlatihlah melepaskan orang-orang yang kamu sayangi. Kita bukan pusat dunia. Tidak bisa selamanya memaksa orang-orang itu beredar mengelilingimu, seperti planet mengitari matahari.
  • Itu bukan hak kita untuk menghakimi. Bila Allah saja bisa menerima taubat dari dosa-dosa besar, apakah manusia ciptaan-Nya punya pilihan untuk angkuh?
  • Salju di puncak Fuji-san itu seperti perasaan dua manusia yang merasa cocok, kemudian memutuskan membina rumah tangga bersama. Barangkali perasaan itu bisa hilang, menyurut, tak tampak dari luar seperti salju puncak Gunung Fuji pada musim panas. Tapi sebetulnya dia tetap ada di sana. Dan, perlu ada
  • Setiap pilihan punya resiko.
  • Entahlah, aku nggak tahu bagaimana, pelan-pelan seperti tertarik begitu saja pada pria ini. Dia sangat laki-laki, tapi sekaligus peka dan halus. Kadang bisa bandel dan membuatku kesal karena keisengannya, tapi juga sangat penuh perhatian. Entah apa yang membuat aku jatuh hati.
  • Kan perempuan itu seperti monyet, tidak akan melepaskan dahan yang dipegangnya sebelum menemukan dahan yang lain.
  • Cari apa to, kamu? Kok harus ngeyel kerja? Gaji suami ndak cukup, po? Sudah jadi istri orang mapan, mbok ya sudah, jangan neko-neko.
  • Pangeran mana yang mau jungkir balik di atas pasir memotret hanya demi sebuah buku traveling?
  • Mempertahankan lebih sulit daripada meraih, bukan?
+17

Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 23.

  • Kalau aku saja, yang manusia biasa, bisa memaafkan masa lalu dan menganggapnya tidak ada, apalagi Tuhan? Bila aku yang punya keterbatasan perasaan, bisa menyayangimu sedalam ini, apalagi Dia?
    Irene Dyah
    - +
    +12
  • Itu bukan hak kita untuk menghakimi. Bila Allah saja bisa menerima taubat dari dosa-dosa besar, apakah manusia ciptaan-Nya punya pilihan untuk angkuh?
    Irene Dyah
    - +
    +9
  • Barangkali karena memang seperti itulah ingatan manusia bekerja. Otak kita tidak bisa menyimpan semuanya dalam tabungan ingatan jangka panjang. Kita hanya menyimpan potongan-potongan kisah yang berkesan, yang emosional, yang kita pilih secara tidak sadar.
    Irene Dyah
    - +
    +8
  • Salju di puncak Fuji-san itu seperti perasaan dua manusia yang merasa cocok, kemudian memutuskan membina rumah tangga bersama. Barangkali perasaan itu bisa hilang, menyurut, tak tampak dari luar seperti salju puncak Gunung Fuji pada musim panas. Tapi sebetulnya dia tetap ada di sana. Dan, perlu ada musim dingin untuk selalu menambah volume perasaan itu, mengembalikan eksistensinya agar selamanya tetap bertahan. Walaupun mengalami musim panas berulang-ulang.
    Irene Dyah
    - +
    +8
  • Tuhan membuat manusia dengan sangat istimewa. Kita sebetulnya memiliki kemampuan untuk menjaga dan menyembuhkan diri sendiri. Fisik dan mental. Kamu tahu itu? Kita selalu bisa pulih, Nabila. Asalkan kita mau. Juga percaya.
    Irene Dyah
    - +
    +8
  • Kadang-kadang manusia memang terjebak dalam khayalan atau mimpinya. Lalu ketika kenyataan membuatnya terbangun, mereka menolak untuk menerima.
    Irene Dyah
    - +
    +6
  • Semua orang punya pendapat, dan kami adalah manusia-manusia yang keras kepala. Jadi, tiap hari ada saja pergerakan baru, masalah yang meletus jadi pertikaian, hal-hal yang kecil menjadi besar. Tapi semua bisa diselesaikan dengan saling bicara. Komunikasi.
    Irene Dyah
    - +
    +6
  • Pernikahan selalu mengubah sepasang manusia. Dari sepasang mahluk asing, berevolusi perlahan menjadi satu tim kuat yang membutuhkan satu sama lain, seperti manusia membutuhkan udara.
    Irene Dyah
    - +
    +5
  • Apa itu cinta? Cinta itu cuma cara manusia untuk menyimbolkan nafsunya dengan sesuatu yang terlihat lebih indah.
    Irene Dyah
    - +
    +2
  • ATM saja punya limit. Apalagi aku yang mau manusia.
    Irene Dyah
    - +
    +2
  • Ketika situasi meruncing, manusia sering kali menjadi tumpul. Itu kodrat.
    Irene Dyah
    - +
    +2
  • Semua manusia mengharapkan kisah cinta yang sempurna, pasangan yang tanpa cacat, kehidupan yang happily ever after tanpa perjuangan setitik pun. Mana bisa? Perjalanan hidup kita kan bukan cerita film atau novel. Kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita dapatkan.
    Irene Dyah
    - +
    +2
  • Bukan mistis. Takdir. Justru karena beragama, aku percaya ada kekuatan Sang Pencipta yang mengatur kehidupan manusia. Tiga kali aku shalat dan meminta petunjuk, dan selalu namamu yang dimunculkan.
    Irene Dyah
    - +
    +1
  • Itu bukan egois! Kamu hanya mengejar kebahagiaanmu. Tidak bolehkah manusia melakukannya? Semua orang ingin bahagia, Nada. Mungkin kecuali kamu? Bagaimana mungkin kamu bisa membahagiakan orang lain, bila kamu sendiri terus-menerus tersiksa?
    Irene Dyah
    - +
    +1
  • Manusia mendapatkan apa yang dia inginkan, manakala dia berencana dan berusaha. Kamu berada di sini karena kamu memang berjuang mengejarku. Tidak ada hubungannanya dengan nasib, takdir, rahasia, rahasia kosmis, peredaran bintang-bintang, atau pergerakan entah apa di luar sana.
    Irene Dyah
    - +
    +1
  • Manusia mendapatkan apa yang diinginkan, manakala dia berencana dan berusaha.
    Irene Dyah
    - +
    +1
  • Bagi manusia uang berapa pun tidak akan pernah cukup.
    Irene Dyah
    - +
     0
  • Mana ada manusia normal menyamakan hiasan bulu dengan kotoran hidung?
    Irene Dyah
    - +
     0
  • Manusia diciptakan dengan dua telinga dan satu mulut, agar dia lebih banyak mendengar daripada bersuara.
    Irene Dyah
    - +
     0
  • Manusia usil ini ternyata bisa baik hati juga.
    Irene Dyah
    - +
     0
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Irene Dyah sama manusia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Irene Dyah?

Dua kutipan paling terkenal dari Irene Dyah adalah:

  • "Kalau aku saja, yang manusia biasa, bisa memaafkan masa lalu dan menganggapnya tidak ada, apalagi Tuhan? Bila aku yang punya keterbatasan perasaan, bisa menyayangimu sedalam ini, apalagi Dia?"
  • "Itu bukan hak kita untuk menghakimi. Bila Allah saja bisa menerima taubat dari dosa-dosa besar, apakah manusia ciptaan-Nya punya pilihan untuk angkuh?"

Apa saja buku terkenal karya Irene Dyah?

Beberapa buku terkenal karya Irene Dyah adalah "Complicated Thing Called Love", "Wheels and Heels" dan "Dua Cinta Negeri Sakura".