Kata-kata Bijak dari Siddhartha dari Hermann Hesse

Hermann Hesse

Hermann Hesse

Penulis, penyair dan Peraih Nobel sastra (1946) Jerman-Swiss

Hidup: 1877 - 1962

Kategori: Penulis (Modern) | Penyair (Modern) Negara: FlagJerman

Lahir: 2 Juli 1877 Meninggal: 9 augustus 1962

  • Kebijaksanaan hanyalah persiapan jiwa, kapasitas, seni rahasia berpikir, merasa dan bernapas pikiran persatuan di setiap saat dalam kehidupan.
  • Manusia diciptakan untuk mencapai sesuatu yang luar biasa jika cita-cita mereka terancam.
  • Karena dirimulah aku mengerti arti cinta.
  • Menulis itu baik, berpikir lebih baik. Kebijaksanaan itu baik, sabar lebih baik.
  • Dunia ini tidak sempurna atau perlahan-lahan berkembang sepanjang jalan menuju kesempurnaan. Tidak, itu sempurna setiap saat, setiap dosa sudah membawa kasih karunia di dalamnya.
  • Kamu hanya takut jika kamu tidak harmonis dengan dirimu sendiri.
  • Jika Anda membicarakannya, bahkan yang paling sederhana pun bisa menjadi sama rumit dan tidak dapat dipahami.
  • Tidak ada kenyataan selain yang kita miliki di dalam kita.
+5

Kata-kata Bijak 1 s/d 6 dari 6.

  • Menulis itu baik, berpikir lebih baik. Kebijaksanaan itu baik, sabar lebih baik.
    Asli: Schreiben ist gut, Denken ist besser. Klugheit ist gut, Geduld ist besser.
    Siddhartha
    Hermann Hesse
    - +
    +9
  • Anda cerdas, Anda tahu cara berbicara dengan bijak. Waspadalah terhadap terlalu banyak kebijaksanaan!
    Asli: Klug bist du, klug weißt du zu reden. Hüte dich vor allzu großer Klugheit!
    Siddhartha
    Hermann Hesse
    - +
    +5
  • Dia sekarang memandang orang-orang secara berbeda dari sebelumnya, sedikit cerdas, sedikit bangga, lebih hangat, lebih ingin tahu, lebih terlibat.
    Asli: Anders sah er jetzt die Menschen an als früher, weniger klug, weniger stolz, dafür wärmer, dafür neugieriger, beteiligter.
    Siddhartha
    Hermann Hesse
    - +
    +5
  • Tidak berharga, baginya, tidak berharga dan tidak berarti dia telah menjalani hidupnya; tidak ada yang hidup, tidak ada yang lezat atau layak diingat yang tersisa di tangannya. Dia berdiri sendirian dan kosong, seperti orang yang karam di pantai.
    Asli: Wertlos, so schien es ihm, wertlos und sinnlos hatte er sein Leben dahingeführt; nichts Lebendiges, nichts irgendwie Köstliches oder Behaltenswertes war ihm in Händen geblieben. Allein stand er und leer, wie ein Schiffbrüchiger am Ufer.
    Siddhartha
    Hermann Hesse
    - +
    +4
  • Kebijaksanaan tidak bisa dikomunikasikan. Kebijaksanaan, yang dicoba disampaikan oleh orang bijak, selalu terdengar seperti kebodohan.
    Asli: Weisheit ist nicht mitteilbar. Weisheit, welche ein Weiser mitzuteilen versucht, klingt immer wie Narrheit.
    Siddhartha
    Hermann Hesse
    - +
    +2
  • Saya tidak setuju untuk menghakimi kehidupan lain! Bagi saya sendiri saya harus menilai, saya harus memilih, saya harus menolak.
    Asli: Nicht steht mir zu, über eines andern Leben zu urteilen! Für mich allein muß ich urteilen, muß ich wählen, muß ich ablehnen.
    Siddhartha
    Hermann Hesse
    - +
    +2
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Siddhartha dari Hermann Hesse akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Lihat semua kata-kata bijak dari Hermann Hesse

Buku dari Hermann Hesse: