Kata-kata Bijak dari Hanum Salsabiela Rais sama dunia

Hanum Salsabiela Rais

Hanum Salsabiela Rais

Presenter berita TV dan penulis dari Indonesia

Hidup: 1982 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 12 April 1982

  • Mengalah itu bukan kalah, melainkan menang secara hakiki.
  • Media kekinian. Merekah tanpa batas, bahkan tak ada yang berani memprotes jika media memutarbalikkan fakta. Media membuat muslihat tipu daya, yang buruk menjadi mulia, dan yang mulia menjadi buruk rupa. Luar biasa kuatnya opini yang dibentuk media sehingga dapat mempengaruhi perekonomian, perpolitik
  • Media hanya butuh sensasi. Sensasi untuk menjaga eksistensi dan kehidupannya di tengah persaingan keras.
  • Sumber kebenaran dan rahasia hidup akan kautemukan di titik nol perjalananmu.
  • Pada akhirnya kecintaan terhadap tanah tumpah darah hanya menjadi seonggok kenangan masa lalu semata, tatkala tanah tumpah darah tak memberi marwah pada masyarakatnya.
  • Tuhan sudah menulis garis tangan mereka masing-masing. Setiap orang di dunia ini telah dilahirkan menapak jalannya ke surga dengan cara sendiri-sendiri.
  • Pada dasarnya semua orang mendapatkan hidayah itu. Pada satu titik dalam kehidupannya, setiap manusia di dunia pada dasarnya pernah berpikir tentang siapakah dirinya, mengapa dan untuk apa dia hidup, dan adakah kekuatan di atas kekuatan hidupnya. Hanya saja ada yang kemudian mencari dan menelisik, a
  • Aku bisa menganalogikan semua ibadah yang kulakukan sebagai premi yang harus kubayarkan kepada Tuhan. Agar aku merasa tenang dan damai.
  • Usaha dan berupaya sekuat raga, dalam keadaan apa pun, hingga Tuhan melihat kesunguhan itu dan mengulurkan tangan-Nya.
  • Jika kita semua sama, tidak ada lagi keindahan hidup bagi manusia. Jadi, nikmatilah perbedaan itu.
  • Tuhan tidak akan membuang waktumu dengan memberimu hasil yang mengulur kegagalan.
  • Perjalanan panjangmu tidak akan mengantarkanmu ke ujung jalan, justru akan membawamu kembali ke titik permulaan.
+9

Kata-kata Bijak 1 s/d 4 dari 4.

  • Tuhan sudah menulis garis tangan mereka masing-masing. Setiap orang di dunia ini telah dilahirkan menapak jalannya ke surga dengan cara sendiri-sendiri.
    Hanum Salsabiela Rais
    - +
    +5
  • Kita lupa berapapun kita menyayangi mereka, mereka bukanlah milik kita seutuhnya. Demikian pula kita, bukan milik kita seutuhnya. Menyadari kembali bahwa perpisahan pasti akan datang menghampiri seharusnya menjadi pelecut untuk memberikan yang terbaik kepada mereka yang kita sayangi di dunia ini.
    Hanum Salsabiela Rais
    - +
    +3
  • Mengapa banyak masjid belahan dunia barat harus tergusur hanya karena masalah finansial? Tak adakah bala bantuan yang luar biasa dari umatnya yang tersebar di mana-mana, di luar menggalang dan patungan dari jemaahnya yang tak seberapa?
    Hanum Salsabiela Rais
    - +
    +3
  • Pada dasarnya semua orang mendapatkan hidayah itu. Pada satu titik dalam kehidupannya, setiap manusia di dunia pada dasarnya pernah berpikir tentang siapakah dirinya, mengapa dan untuk apa dia hidup, dan adakah kekuatan di atas kekuatan hidupnya. Hanya saja ada yang kemudian mencari dan menelisik, ada pula yang membuangnya jauh-jauh atau melupakannya. Yang mencari pun ada yang caranya salah dan keliru.
    Hanum Salsabiela Rais
    - +
    +3
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Hanum Salsabiela Rais sama dunia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com