• Günter Grass Melankolis tidak lagi menjadi fenomena individu, sebuah pengecualian. Ini telah menjadi hak istimewa kelas dari pencari nafkah, keadaan pikiran massa yang menemukan tujuannya di mana pun kehidupan diatur oleh kuota produksi.
    Asli: Melancholy has ceased to be an individual phenomenon, an exception. It has become the class privilege of the wage earner, a mass state of mind that finds its cause wherever life is governed by production quotas.
    Günter Grass
    Penulis dan Peraih Nobel sastra (1999) dari Jerman 1927-2015
    - +
    +1
Loading......
Günter Grass - Melankolis tidak lagi menjadi fenomena individu, sebuah pengecualian. Ini telah menjadi hak istimewa kelas dari pencari nafkah, keadaan pikiran massa yang menemukan tujuannya di mana pun kehidupan diatur oleh kuota produksi.
Melankolis tidak lagi menjadi fenomena individu, sebuah pengecualian. Ini telah menjadi hak istimewa kelas dari pencari nafkah, keadaan pikiran massa yang menemukan tujuannya di mana pun kehidupan diatur oleh kuota produksi. dari : Günter Grass
X
hills-sunrise forest lake-forest mountains-with-lake plant-drops purple-flower river-forest road-with-clouds sky-stars straat-stad sun-over-waterfall yellow-wheat z-love-children-sun z-love-geliefdes-zon z-love-hands-sun z-love-hands z-love-leaves z-love-parijs z-love-small-hearts z-love-zwanen

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
hills-sunrise Melankolis tidak lagi menjadi fenomena individu, sebuah pengecualian. Ini telah menjadi hak istimewa kelas dari pencari nafkah, keadaan pikiran massa yang menemukan tujuannya di mana pun kehidupan diatur oleh kuota produksi.
- Günter Grass JagoKata.com