George Santayana
Filsuf dari Spanyol - Amerika
Hidup: 1863 - 1952
Kategori: Filsuf Negara:
Amerika Serikat
Lahir: 2 Oktober 1863 Meninggal: 16 September 1952
Kata-kata Bijak 1 s/d 7 dari 7.
-
Mereka yang tidak mengambil pelajaran dari sejarah, maka mereka ditakdirkan untuk mengulanginya.
Asli:Those who do not know history's mistakes are doomed to repeat them.
The Life of Reason (1905) Vol. I, Reason in Common Sense― George Santayana -
Budaya sedang berada di ujung tanduk pada dilema ini: secara mendalam dan luhur hal itu harus tetap langka, secara umum itu harus menjadi berarti.
Asli:Culture is on the horns of this dilemma: if profound and noble it must remain rare, if common it must become mean.
The life of Reason (1905)― George Santayana -
Dibutuhkan kesabaran untuk menghargai kebahagiaan dalam diri; roh-roh yang mudah menguap lebih memilih ketidakbahagiaan.
Asli:It takes patience to appreciate domestic bliss; volatile spirits prefer unhappiness.
The life of Reason (1905)― George Santayana -
Fanatisme terdiri dari melipatgandakan usaha Anda ketika Anda lupa tujuan Anda.
Asli:Fanaticism consists in redoubling your efforts when you have forgotten your aim.
The life of Reason (1905) Vol I― George Santayana -
Mereka yang tidak tahu kesalahan sejarah ditakdirkan untuk mengulanginya.
Asli:Those who do not know history's mistakes are doomed to repeat them.
The life of Reason― George Santayana -
Musik pada dasarnya tidak berguna, sebagaimana kehidupan: tetapi keduanya memberikan manfaat pada kondisi mereka.
Asli:Music is essentially useless, as life is: but both lend utility to their conditions.
The life of Reason vol. 4, ch. 4― George Santayana -
Mereka yang tidak dapat mengingat masa lalu dikutuk untuk mengulanginya.
Asli:Those who cannot remember the past are condemned to repeat it.
The life of Reason (1905) Vol. I Reason in Common Sense― George Santayana
Semua kata bijak dan ucapan terkenal The Life of Reason dari George Santayana akan selalu Anda temukan di JagoKata.com









Immanuel Kant
John Locke
Konfusius
Aristoteles
William James
Arthur Schopenhauer
Plato
Socrates