Mohammad Hatta - Agar perut rakyat terisi, kedaulatan rakyat perlu ditegakkan. Rakyat hampir selalu lapar bukan karena panen buruk atau alam miskin, melainkan karena rakyat tidak berdaya.
Agar perut rakyat terisi, kedaulatan rakyat perlu ditegakkan. Rakyat hampir selalu lapar bukan karena panen buruk atau alam miskin, melainkan karena rakyat tidak berdaya. - Mohammad Hatta
Mohammad Hatta

Mohammad Hatta

Pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia

Lahir: 1902-1980

Semua kutipan dan kata-kata bijak dari Mohammad Hatta

jagokata, kata bijak, kata, bijak, kutipan, quotes, kwuotes, kata-kata mutiara, arti, ucapan, maksud, penulis,pengarang, pemain, hikmah, kebijaksanaan, terkenal

Tentang Mohammad Hatta

Mohammad Hatta, biasa dikenal dengan nama Bung Hatta, lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Mohammad Hatta lahir dari seorang ibu yang bernama Siti Saleha dan seorang ayah yang bernama Muhammad Djamil. Hatta dibesarkan di lingkungan yang agamis. Kakeknya merupakan ulama yang mendirikan sebuah surau di Batuhampar. Latar belakang keluarga ibunya yaitu pedagang.
Mohammad Hatta belajar di Europese Largere School (ELS) di Bukittinggi yang saat ini berganti nama menjadi SMAN I Padang. Beliau juga menempuh studi di Meer Uirgebreid Lagere School (MULO) di Padang. Beliau juga menempuh pendidikan yang berhubungan dengan perdagangan yaitu Handel Middlebare School (Sekolah Menengah Dagang) dan yang terakhir beliau menempuh pendidikan di Belanda yaitu di Nederland Handelshogeschool.
Bung Hatta sangat aktif dalam melaksanakan tugasnya sebagai bendahara di suatu perkumpulan pemuda Sumatera di Padang. Yang bernama, Jong Sumatranen Bond.
Di tahun 1926 Bung Hatta terpilih menjadi ketua Indoneschie Vereniging (organisasi politik) sampai tahun 1930.
Pada tanggal 17 Agustus tahun 1945 Bung Hatta bersama Soekarno membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia di Pegangsaan Timur 56. Siti Rahmiati adalah isteri Bung Hatta, yang di nikahi pada tanggal 18 November 1945 dan memperoleh tiga orang anak.Pada tanggal 15 Agustus 1972 Bung Hatta menerima Bintang Republik Indonesia Kelas I di Istana Merdeka. Beliau meninggal pada hari Jum’at, 14 Maret 1980 karena sakit.