Kata-kata Bijak dari Diary to Sovia dari Galih Aditya

Galih Aditya

Galih Aditya

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Seniman adalah sebuah aplikasi nyata dari kata ‘jenius’. Lebih tepatnya jenius yang urakan.
  • Kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yang akan memperjuangkan impian kita, target hidup kita? Selagi muda kita harus punya ambisi untuk rekonstruksi hidup kita, kan?
  • Bukankah setiap anak berhak menentukan jalan hidupnya sendiri? Lalu bukannya tugas orang tua membimbing? Bukan melarang.
  • Cinta terlalu rumit untuk dipahami manusia manapun di jagat raya semesta ini.
  • Ilmu itu tidak pernah berat untuk dibawa.
  • Cinta bukan tentang saling memiliki namun bagaimana cara kita mencurahkan dan memperlakukannya.
  • Hidup tak sesederhana itu. Cinta tak selamanya memberi kebahagiaan.
+4

Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 22.

  • Seniman adalah sebuah aplikasi nyata dari kata ‘jenius’. Lebih tepatnya jenius yang urakan.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +17
  • Mengapa saat di Bandar Lampung setiap hari hujan sementara di Jakarta jarang atau nyaris tak turun hujan? Efek rumah kacakah?
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +16
  • Kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yang akan memperjuangkan impian kita, target hidup kita? Selagi muda kita harus punya ambisi untuk rekonstruksi hidup kita, kan?
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +11
  • Cinta itu perjuangan. Kejar sampai dapat.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +3
  • Ilmu itu tidak pernah berat untuk dibawa.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +3
  • Komitmen dan ketulusan, itu makna sebuah kepastian yang terdalam.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +3
  • Adakalanya cinta bertautan dengan kata ‘memiliki’, bukan tak harus memiliki, cinta itu perasaan yang tidak dapat kita atur akan jatuh kepada siapa.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +2
  • Kalau mau mengajak kencan bilang saja, jangan modus gitu, dong!
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +2
  • Hidup masih terus berjalan. Pikirkan dulu tentang karir, cinta akan menyusul kemudian.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +1
  • Semua orang berhak menyatakan pendapatnya, kan? Ini bukan rezim orde baru.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
    +1
  • Cinta menjadi sebuah pertaruhan, melepaskan cinta lain demi cinta baru.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Cinta pada pandangan pertama itu ada.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Dalam situasi tertentu, tidak dipercaya seseorang yang dicintai itu lebih menyakitkan daripada kehilangan cinta itu sendiri.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Kita selalu punya pilihan. Kita hanya harus mencoba berhubungan biasa, sangat biasa.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Mencoba melupakan itu jauh lebih sulit, melupakanmu tidak semudah jatuh cinta kepadamu.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Menyedihan jadi mahluk noktrurnall.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Pria hebat itu yang bisa membuat perempuan nggak baik menjadi baik, kan?
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Semua manusia akan ‘dianggap normal’ kalau memiliki pasangan, kan?
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Semua orang berhak mengejar cintanya sampai dapat, sayangnya banyak orang yang berhenti sebelum dapat dan bersembunyi di balik kata-kata cengeng.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
  • Setiap wanita butuh kepastian. Kepastian bukan tentang materi semata. Sebuah kepastian kini mencakup hal yang lebih dalam dan romantis, tentang hati. Terlebih itu bagi wanita.
    Diary to Sovia
    Galih Aditya
    - +
     0
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Diary to Sovia dari Galih Aditya akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Lihat semua kata-kata bijak dari Galih Aditya