Fiersa Besari
Penulis dan pemusik dari Indonesia
Hidup: 1984 -
Kategori: Musik | Penulis (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 3 Maret 1984
Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 60.
-
Sebuah kepastian yang pahit akan jauh lebih baik daripada keplin-planan yang manis.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Jangan terlalu dipikirkan. Bagian tersulit dari mengerjakan sesuatu adalah memikirkannya terlalu lama
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Makanya, aku selalu percaya, orang-orang sukses di dunia ini bukanlah orang-orang berbakat; Melainkan orang-orang yang berjuang tanpa kenal menyerah.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Cinta adalah pemutus keputusasaan.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Mungkin kita baru akan mengerti esensi dari sebuah perjalanan saat kita sudah tidak lagi melakukan perjalanan cuma untuk dibilang "keren" oleh orang lain; saat kita sudah tidak lagi sibuk mengingat tempat apa saja yang sudah atau belum kita kunjungi.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Betapa jarangnya aku berterima kasih atas segala perjuanganmu untuk membesarkanku hingga aku bisa menjadi diriku hari ini.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Diperhatikan oleh banyak orang itu memang keren. Tetapi, memperhatikan banyak hal itu jauh lebih keren.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Menjadi produktif harus disertai hasil produksi, bukan disertai dalih.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Seseorang yang akan menemani setiap langkahmu dengan satu kebaikan kecil setiap harinya.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Cintanya yang seluas samudra telah menuntunku pada ujung pengasingan.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Penolakan adalah hal biasa untuk menempa diri kita menjadi manusia luar biasa. Kalau apa-apa langsung diterima, apa asyiknya hidup ini?
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Siapa kamu? tanyanya pada sosok yang ia lihat di hadapannya, seolah menolak keberadaan bayangannya sendiri.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Zaman boleh instan, diri kita tidak boleh instan. Karena, pada akhirnya, seseorang yang tidak mencapai sesuatu dengan instan, akan selalu tahu caranya bangkit kembali saat dijatuhkan.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Ibuku sayang, di hari istimewamu, aku masih bingung harus memberi apa. Engkau yang selalu mensyukuri segala karunia-Nya, tidak pernah merasa berkekurangan meski di saat sulit.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Sepertinya, aku terlalu sibuk membahagiakan diriku sendiri. Lantas, kapan aku akan membuktikan rasa sayangku padamu? Saat engkau sudah terllau tua? Saat engkau sakit-sakitan? Bagaimana jika aku terlambat?
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Setiap generasi mempunyai kenangannya sendiri-sendiri, dan sungguh menyedihkan melihat banyak orang yang sangat senang melupakan masa lalu. Padahal yang perlu kita lakukan hanyalah mengingat masa lalu dengan persepsi yang tidak menyakitkan.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Cinta adalah apa yang semestinya membuat bumi ini berputar.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Kebaikan tidak selalu tentang membagikan harta. Aku seringkali lupa bahwa kita bisa menjadi pembawa kebaikan kecil setiap harinya.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Menulislah meski orang-orang mengejekmu. Menulislah agar kelak saat kau meninggal, anak-cucumu tahu bahwa suatu ketika engkau pernah ada, pernah menjadi bagian dari sejarah.
Catatan Juang― Fiersa Besari -
Dan aku selalu sibuk dengan ke-aku-anku, sementara kau selalu sibuk merindukanku.
Catatan Juang― Fiersa Besari
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Catatan Juang dari Fiersa Besari akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)
Lihat semua kata-kata bijak dari Fiersa Besari
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Johann Wolfgang von Goethe
Penulis dan penyair dari Jerman 214 -
Khalil Gibran
Penulis dan pelukis dari Lebanon-Amerika 139 -
Dewi Lestari
Penulis dan penyanyi dari Indonesia 115 -
Thomas Carlyle
Penulis dan sejarawan dari Skotlandia 114 -
Voltaire
Penulis dan filsuf dari Perancis 92 -
Elbert Hubbard
Penulis dan penerbit dari Amerika Serikat 84 -
Ernest Hemingway
Penulis dan Peraih Nobel sastra (1954) dari Amerika Serikat 81 -
Ayu Utami
Penulis dan wartawan dari Indonesia 61
Johann Wolfgang von Goethe
Khalil Gibran
Dewi Lestari
Thomas Carlyle
Voltaire
Elbert Hubbard
Ernest Hemingway
Ayu Utami