Loading...
Eve Shi - Tanpa bisa ditahan, Yanuar menjerit. Kepala laki-laki itu terkulai ganjil, seolah akan terputus setiap saat. Badan, bajunya, bahkan rambutnya, ternoda oleh tanah. Laki-laki itu pun memancarkan bau menyengat. Daging membusuk? Kotoran manusia?
  • Eve Shi
    Eve Shi
    Penulis dari Indonesia
    Eve Shi
    - +
    +5
    Tanpa bisa ditahan, Yanuar menjerit. Kepala laki-laki itu terkulai ganjil, seolah akan terputus setiap saat. Badan, bajunya, bahkan rambutnya, ternoda oleh tanah. Laki-laki itu pun memancarkan bau menyengat. Daging membusuk? Kotoran manusia?
    Sumber: unforgiven 178
Tanpa bisa ditahan, Yanuar menjerit. Kepala laki-laki itu terkulai ganjil, seolah akan terputus setiap saat. Badan, bajunya, bahkan rambutnya, ternoda oleh tanah. Laki-laki itu pun memancarkan bau menyengat. Daging membusuk? Kotoran manusia? oleh: Eve Shi
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Tanpa bisa ditahan, Yanuar menjerit. Kepala laki-laki itu terkulai ganjil, seolah akan terputus setiap saat. Badan, bajunya, bahkan rambutnya, ternoda oleh tanah. Laki-laki itu pun memancarkan bau menyengat. Daging membusuk? Kotoran manusia?
- Eve Shi
JagoKata.com