Loading...
Eve Shi - Ia mundur ke arah belakang, dan perempuan itu menegakkan bahu. Dalam kesunyian kamar, derak tulang yang mengiringi tiap gerakannya senyaring letusan pistol. Krek. Bahu kanan. Krek. Bahu kiri. Lalu perempuan itu pelan-pelan menolehkan kepala.
  • Eve Shi
    Eve Shi
    Penulis dari Indonesia
    Eve Shi
    - +
    +22
    Ia mundur ke arah belakang, dan perempuan itu menegakkan bahu. Dalam kesunyian kamar, derak tulang yang mengiringi tiap gerakannya senyaring letusan pistol. Krek. Bahu kanan. Krek. Bahu kiri. Lalu perempuan itu pelan-pelan menolehkan kepala.
    Sumber: Lost 190
Ia mundur ke arah belakang, dan perempuan itu menegakkan bahu. Dalam kesunyian kamar, derak tulang yang mengiringi tiap gerakannya senyaring letusan pistol. Krek. Bahu kanan. Krek. Bahu kiri. Lalu perempuan itu pelan-pelan menolehkan kepala. oleh: Eve Shi
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Ia mundur ke arah belakang, dan perempuan itu menegakkan bahu. Dalam kesunyian kamar, derak tulang yang mengiringi tiap gerakannya senyaring letusan pistol. Krek. Bahu kanan. Krek. Bahu kiri. Lalu perempuan itu pelan-pelan menolehkan kepala.
- Eve Shi
JagoKata.com