Kata-kata Bijak dari Erisca Febriani sama hidup

Erisca Febriani

Erisca Febriani

Penulis dari Indonesia

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Hiduplah seperti bunga dandelion. Dandelion tidak secantik mawar, tidak seindah lili, tidak seabadi edelweis. Dandelion tidak memiliki mahkota yang membuatnya tampak menarik. Dandelion juga tidak sewangi melati. Tapi dandelion adalah bunga paling kuat. Dia tetap bisa tumbuh di antara rerumputan liar
  • Gadis itu adalah bunga, tapi dia juga adalah hujan. Terkadang dia adalah siang yang cantik, tapi juga malam yang menyimpan kesedihan.
  • Pengkhianatan itu ibarat lumut yang tumbuh di sela-sela bebatuan, menyelusup dan tumbuh, lalu secara perlahan, menghancurkan.
  • Ada banyak kata yang ingin dirajut, tapi tak tersampaikan. Ada kisah-kisah yang ingin dibagi. Ada rindu yang ingin disalurkan. Namun, semua itu hanya bisa diwujudkan dalam bisikan semu di udara.
  • Kenapa orang besar tetap percaya diri? Karena nggak pernah ada dalam sebuah cerita seekor singa berhenti ngelangkah cuma karena takut di hadapan banyak anak anjing.
  • Hiduplah seperti dandelion. Dandelion tidak secantik mawar, tidak seindah lili, tidak seabadi edelweiss. Dandelion tidak memiliki mahkota yang membuatnya tampak menarik. Tapi dandelion adalah bunga paling kuat. Dia tetap bisa tumbuh diantara rerumputan liar, di celah batu. Dandelion terlihat rapuh,
  • Lingkungan itu pondasi yang berpengaruh besar untuk membentuk pribadi seseorang.
  • Manusia pada dasarnya mengalami perubahan, mengikuti hukum alam yang membawanya, mengikuti setiap proses yang akan membentuknya menjadi sosok yang baru. Tapi mau gimana pun manusia berubah, manusia bakal kembali ke awal, yaitu pada Tuhan.
  • Ternyata memang benar, dunia ini seperti roda yang berputar.kadang ada di atas, kadang di bawah.
+6

Kata-kata Bijak 1 s/d 8 dari 8.

  • Seharusnya, kita hidup kayak awan. Dari awan berubah jadi titik hujan, luruh ke sungai, mengalir ke laut dan kembali jadi awan.
    Erisca Febriani
    - +
    +23
  • Perempuan itu kayak kaca, kalau retak ya bakalan retak seumur hidup dan nggak bakal bisa balik kayak semula. Gimana pun caranya.
    Erisca Febriani
    - +
    +14
  • Dalam hidup, Tuhan ngasih banyak kebetulan. Dan kebetulan itu sebenarnya adalah cara ngebimbing kita dalam takdir.
    Erisca Febriani
    - +
    +3
  • Seharusnya kita hidup kayak awan. Dari awan berubah jadi titik hujan, luruh ke sungai, mengalir ke laut dan kembali jadi awan.
    Erisca Febriani
    - +
    +3
  • Yang terpenting dalam hidup itu adalah bagaimana cara kamu menghargai orang lain, menyebarkan kebahagiaan untuk orang-orang sekitar kamu.
    Erisca Febriani
    - +
    +3
  • Seseorang yang ngehabisin sedetik dalam hidupnya untuk cemberut dan marah-marah adalah orang yang nggak bersyukur dan ngehargai hidup.
    Erisca Febriani
    - +
    +2
  • Hidup ini bersinambungan. Mungkin juga masalah yang terjadi sekarang itu ada kaitannya dengan hal-hal lain yang sebenarnya nggak lo ketahui.
    Erisca Febriani
    - +
    +1
  • Hidup ini seperti roda pedati, kadang di atas, kadang di bawah.
    Erisca Febriani
    - +
    +1
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Erisca Febriani sama hidup akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Erisca Febriani?

Dua kutipan paling terkenal dari Erisca Febriani adalah:

  • "Seharusnya, kita hidup kayak awan. Dari awan berubah jadi titik hujan, luruh ke sungai, mengalir ke laut dan kembali jadi awan."
  • "Perempuan itu kayak kaca, kalau retak ya bakalan retak seumur hidup dan nggak bakal bisa balik kayak semula. Gimana pun caranya."