• Erich Fromm Cinta adalah suatu proses pengembangan diri. Cinta menjadi bagian dari proses dari seseorang. Dengan modus itulah, cinta bukan berarti mesti memiliki. Karena mencintai dengan tujuan ini, seseorang tidak berpretensi untuk menguasai dan memiliki terhadap kekasihnya. Karena penguasaan terhadap sang kekasih akan menghambat kekasih tersebut, dan juga diri sendiri.
    Erich Fromm
    Filsuf dan psikolog dari Jerman dan Amerika Serikat 1900-1980
    - +
    +22
Erich Fromm - Cinta adalah suatu proses pengembangan diri. Cinta menjadi bagian dari proses  dari seseorang. Dengan modus itulah, cinta bukan berarti mesti memiliki. Karena mencintai dengan tujuan ini, seseorang tidak berpretensi untuk menguasai dan memiliki terhadap kekasihnya. Karena penguasaan terhadap sang kekasih akan menghambat kekasih tersebut, dan juga diri sendiri.
Cinta adalah suatu proses pengembangan diri. Cinta menjadi bagian dari proses dari seseorang. Dengan modus itulah, cinta bukan berarti mesti memiliki. Karena mencintai dengan tujuan ini, seseorang tidak berpretensi untuk menguasai dan memiliki terhadap kekasihnya. Karena penguasaan terhadap sang kekasih akan menghambat kekasih tersebut, dan juga diri sendiri. dari : Erich Fromm
X
hills-sunrise black-road forest lake-forest plant-drops purple-flower rain-drops river-forest rood-blad rose-black sky-stars straat-stad z-love-children-sun z-love-geliefdes-zon z-love-hands-sun z-love-hands z-love-leaves z-love-parijs z-love-small-hearts z-love-zwanen

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
hills-sunrise Cinta adalah suatu proses pengembangan diri. Cinta menjadi bagian dari proses dari seseorang. Dengan modus itulah, cinta bukan berarti mesti memiliki. Karena mencintai dengan tujuan ini, seseorang tidak berpretensi untuk menguasai dan memiliki terhadap kekasihnya. Karena penguasaan terhadap sang kekasih akan menghambat kekasih tersebut, dan juga diri sendiri.
- Erich Fromm JagoKata.com