Kata-kata Bijak dari Tere Liye

Tere Liye

Tere Liye

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1979 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 21 Mei 1979

Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 409.

  • Orang kuat itu bukan berarti dia selalu kuat. Tidak. Melainkan dia tahu sekali kapan harus berjuang habis-habisan, kapan harus siap tulus melepaskan.
    Sumber: Hujan
    Tere Liye
    - +
    +210
  • Seseorang itu mungkin terlihat banyak kekurangan di mata kita, tapi boleh jadi itu pilihan yang baik. Sebaliknya, seseorang itu mungkin terlihat perfect, sempurna di mata kita, tapi boleh jadi itu pilihan yang buruk.
    Sumber: Rindu
    Tere Liye
    - +
    +210
  • Jangan habiskan waktu memikirkan seseorang yang boleh jadi tidak pernah memikirkan kita.
    Tere Liye
    - +
    +199
  • Sikap dan kehormatanlah yang membedakan seorang petarung dengan petarung lainnya.
    Sumber: Negri Di Ujung Tanduk
    Tere Liye
    - +
    +199
  • Hidup harus terus berlanjut tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, biar waktu yang jadi obat.
    Sumber: Ayahku (bukan) pembohong 242
    Tere Liye
    - +
    +196
  • Jika dua orang memang benar-benar saling menyukai satu sama lain, bukan berarti mereka harus bersama saat ini juga. Tunggulah diwaktu yang tepat, saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa jadi hadiah yang hebat untuk orang-orang yang bersabar.
    Tere Liye
    - +
    +192
  • Alangkah banyaknya pencinta yang justru berusaha tampil hebat, keren, gagah, sampai dia lupa menjadi dirinya sendiri.
    Sumber: Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah
    Tere Liye
    - +
    +190
  • Waktu itu adalah lingkaran nasib tanpa henti. Siang-malam, pagi-petang, sepanjang tahun tak pernah rehat. Dalam setiap kesempatan putaran nasibnya selalu terjadi tiga kemungkinan. Paralel, bergerak serentak.
    Sumber: Berjuta Rasanya 167
    Tere Liye
    - +
    +190
  • Cinta itu tidak selalu melekat pada kebersamaan, tapi melekat pada doa-doa yang disebutkan dalam senyap.
    Tere Liye
    - +
    +184
  • Aku semaput dalam perasaan rindu. Aku ingin menghambakan diri dalam pelukannya.
    Sumber: Berjuta Rasanya 82
    Tere Liye
    - +
    +181
  • Kuberitahu kau sebuah rahasia kecil. Dalam urusan ini, sembilan dari sepuluh kecemasan muasalnya hanyalah imajinasi kita. Dibuat-buat sendiri, dibesar-besarkan sendiri.
    Sumber: Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah
    Tere Liye
    - +
    +169
  • Rasa sedih melihat teman baik menangis ternyata bisa berubah menjadi semangat menggebu tiada tara. Rasa pilu melihat teman baik teraniaya, bahkan konon bisa mengubah seorang pengecut menjadi panglima perang.
    Sumber: Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah
    Tere Liye
    - +
    +159
  • Kita tidak perlu membuktikan pada siapapun bahwa kita itu baik. Buat apa? Sama sekali tidak perlu. Jangan merepotkan diri sendiri dengan penilaian orang lain. Karena toh, kalaupun orang lain menganggap kita demikian, pada akhirnya tetap kita sendiri yang tahu persis apakah kita memang sebaik itu.
    Sumber: Rindu
    Tere Liye
    - +
    +155
  • Berhentilah bertanya bagaimana menemukan pasangan yang baik. Mulailah menjadi orang yang baik dan terus lebih baik. Maka dengan sendirinya akan ditemukan.
    Tere Liye
    - +
    +153
  • Kenapa kita mengenang banyak hal saat hujan turun? Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika ia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana menghentikan tetesan air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya.
    Sumber: Hujan
    Tere Liye
    - +
    +148
  • Jika kita berdoa, lantas situasi tetap begitu-begitu saja, tidak ada yang berubah, bukan berarti doa kita tidak makbul, boleh jadi, Tuhan sedang menguji agar hati kitalah yang berubah terlebih dulu.
    Tere Liye
    - +
    +147
  • Percayalah, sepanjang kita punya mimpi, punya rencana, walaupun kecil tapi masuk akal, tidak boleh sekalipun rasa sedih, rasa tak berguna itu datang mengganggu pikiran.
    Sumber: Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah
    Tere Liye
    - +
    +143
  • Bung, hidup ini hanya senda gurau. Jangan terlalu seriuslah apalagi ngotot-ngototan. Sesekali mari kita tertawa, mengolok-olok diri sendiri.
    Tere Liye
    - +
    +136
  • Dan jangan menghukum kebersamaan dengan kesendirian. Karena, aduhai, kita tidak memutuskan bersama hanya karena bosan sendiri.
    Tere Liye
    - +
    +132
  • Akan kurawat kau dalam diam. Agar tumbuh besar penuh pemahaman. Akan kurawat kau dalam hening. Agar tumbuh tinggi penuh kesabaran, Akan kurawat kau dalam senyap. Agar tumbuh kokoh penuh keikhlasan. Sungguh akan kurawat kau. Agar tidak ada yang menyakiti. Pun kalau memang harus disakiti. Kau dan aku tahu. Apa yang terbaik dilakukan. Apa yang terbaik dilakukan. Pun kalau memang harus gugur daun. Kau dan aku tahu besok lusa akan kembali rindang.
    Sumber: Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta 37
    Tere Liye
    - +
    +129
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Tere Liye akan selalu Anda temukan di (halaman 4)

Tentang Tere Liye

Tere Liye lahir dan tumbuh dewasa di pedalaman Sumatera. Ia lahir pada tanggal 21 mei 1979. Ia berasal dari keluarga sederhana yang orang tuanya berprofesi sebagai petani biasa. Anak ke enam dari tujuh bersaudara ini sampai saat ini telah menghasilkan 14 karya. Bahkan beberapa di antaranya telah di angkat ke layar lebar.
Tere Liye meyelesaikan masa pendidikan dasar sampai SMP di SDN2 dan SMN 2 Kikim Timur, Sumatera Selatan. Kemudian melanjutkan ke SMUN 9 bandar lampung. Setelah selesai di Bandar lampung, ia meneruskan ke Universitas Indonesia dengan mengambil fakultas Ekonomi.
Dari karya-karyanya Tere Liye ingin membagi pemahaman bahwa sebetulnya hidup ini tidaklah rumit seperti yang sering terpikir oleh kabanyakan orang. Hidup adalah anugerah yang Kuasa dan karena anugerah berarti harus di syukuri. Karya Tere Liye biasanya mengetengahkan seputar pengetahuan, moral dan agama islam.