Tere Liye
Penulis dari Indonesia
Hidup: 1979 -
Kategori: Penulis (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 21 Mei 1979
Kata-kata Bijak 301 s/d 320 dari 409.
-
Urusan GR ini memang gila. Kita benar-benar tidak lagi bisa berpikir waras dan rasional, tertutupi oleh ilusi dan mimpi. Menerjemahkan semua kejadian berdasarkan yang mau kita dengar atau lihat saja. Pada nyatanya? Tidak sama sekali.
― Tere Liye -
Akan selalu ada hari-hari menyakitkan dan kita tidak tahu kapan hari itu menghantam kita.
― Tere Liye -
Apakah ada di dunia ini seorang politikus dengan hati mulia dan niat lurus? Apakah masih ada seorang Gandhi? Seorang Nelson Mandela? Yang berteriak tentang moralitas di depan banyak orang,lantas semua orang berdiri rapat di belakangnya, rela mati mendukung semua prinsip itu terwujud? Apakah masih ada?
― Tere Liye -
Kalian tahu bagaimana cara terbaik menanamkan sebuah ide di kepala orang lain? Lakukan dengan cara berkelas.
― Tere Liye -
Menjadi baik dan berbuat baik itu tidak perlu alasan apapun. Tinggal dilakukan. Maka, dia akan memantulkan kebahagiaan kepada kita. Membuat damai hati kita. Percayalah, orang-orang yang selalu berbuat baik dengan tulus, akan dibalas pula dengan kebaikan.
― Tere Liye -
Nasib, semakin tinggi bola itu terbang, saat jatuh akan semakin sakit rasanya.
― Tere Liye -
Saat berada di atas, kita kadang lupa untuk bersikap baik dengan orang-orang yang ada di bawah kita. Hingga kita lupa, besok lusa, boleh jadi giliran kitalah yang ada di bawah, dan orang lain itu berada di atas. Tentu menyakitkan jika mereka membalasnya dengan bersikap buruk kepada kita, bukan?
― Tere Liye -
Saat kita menangis, pun sama, hanya kita yang tahu persis apakah tangisan itu sedih atau tidak. Boleh jadi kita sedang menangis dalam seluruh kebahagiaan. Orang lain hanya melihat luar.
― Tere Liye -
Sungguh ada banyak hal di dunia ini yang bisa jadi kita susah payah menggapainya, memaksa ingin memilikinya, ternyata kuncinya dekat sekali: cukup dilepaskan, maka dia datang sendiri.
― Tere Liye -
Tapi jangan biarkan hati kita lembek. Karena benteng pertahanan terbesar adalah hati.
― Tere Liye -
Akan tetapi saat mereka sudah begitu dekat dengan kemenangan yang pasti, serangan balik yang mematikan datang menghancurkan.
― Tere Liye -
Bersabarlah, maka gunung-gung akan luruh dengan sendirinya. Biarkan waktu menghabisi semuanya.
― Tere Liye -
Bukankah, banyak yang menunggu, menunggu dan terus menunggu seseorang yang sayangnya, hei, yang ditunggu bahkan sama sekali tidak punya janji. Kau menungguku? Sejak kapan?
― Tere Liye -
Dalam hidup ini, kita masih beruntung karena kita selalu punya banyak pilihan. Apa pun masalah kita, tetap saja banyak pilihan solusi yang tersedia.
― Tere Liye -
Dalam situasi frontal, percakapan terbuka, cara terbaik menanamkan ide di kepala orang adalah justru dengan mengambil sisi terbalik.
― Tere Liye -
Dunia ini tidak sesederhana yang kamu lihat. Dunia ini seperti game yang jago kamu mainkan.
― Tere Liye
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Tere Liye akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 16)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261 -
Christian Simamora
Penulis dari Indonesia 259
Pramoedya Ananta Toer
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.
Christian Simamora