Kata-kata Bijak: T. S. Eliot

T. S. Eliot

T. S. Eliot

Penyair, Peraih Nobel sastra (1948) dari Amerika

Lahir: 1888-1965

  • Di manakah hidup yang telah kita hilangkan dalam hidup? Di mana kebijaksanaan yang telah hilang dalam pengetahuan kita? Di mana pengetahuan yang kita miliki hilang dalam informasi?
  • Tunggulah tanpa memikirkan, untuk Anda yang belum siap untuk berpikir.

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 35.

  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +16
    Mari kita berangkat, hanya kau dan aku. Nanti, ketika senja beranjak menapak langit, seperti seorang pasien yang tersandera di atas pembaringan.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +11
    Penulis yang masih muda, meniru. Penulis yang sudah berpengalaman, mencuri ide.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +8
    Beberapa editor adalah penulis yang gagal, tetapi begitu juga sebagian besar penulis.
    Asli: Some editors are failed writers, but so are most writers.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +5
    Rasa hormat yang tinggi terhadap orang yang pandai membaca adalah pujian yang cukup untuk sastra.
    Asli: Our high respect for a well read person is praise enough for literature.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +3
    Apa yang kita sebut permulaan seringkali adalah akhir dan untuk mencapai akhir adalah membuat permulaan. Akhir adalah dari mana kita memulai.
    Asli: What we call the beginning is often the end and to make an end is to make a beginning. The end is where we start from.
    Sumber: Four quartets
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +3
    Di manakah hidup yang telah kita hilangkan dalam hidup? Di mana kebijaksanaan yang telah hilang dalam pengetahuan kita? Di mana pengetahuan yang kita miliki hilang dalam informasi?
    Asli: Where is the Life we have lost in living? Where is the wisdom we have lost in knowledge? Where is the knowledge we have lost in information?
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +3
    Rumah adalah asal mulanya.
    Asli: Home is where one starts from.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +3
    Sejauh kita sebagai manusia, apa yang kita lakukan pasti jahat atau baik: sejauh kita melakukan kejahatan atau kebaikan, kita adalah manusia: dan lebih baik, dengan cara yang paradoks, melakukan kejahatan daripada tidak melakukan apa-apa: setidaknya kitai ada.
    Asli: So far as we are human, what we do must be either evil or good: so far as we do evil or good, we are human: and it is better, in a paradoxical way, to do evil than to do nothing: at least we exist.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +2
    Ada banjir dan kekeringan di mata dan di mulut, air mati dan pasir mati bersaing untuk menang. Tanah mengeluarkan isi perut menganga pada kesombongan kerja keras, tertawa tanpa kegembiraan. Ini adalah kematian bumi.
    Asli: There are flood and drought over the eyes and in the mouth, dead water and dead sand contending for the upper hand. The parched eviscerate soil gapes at the vanity of toil, laughs without mirth. This is the death of the earth.
  • T. S. Eliot
    ajax-loader
    - +
    +2
    Budaya adalah satu-satunya hal yang kita tidak bisa sengaja tuju.
    Asli: Culture is the only thing that we cannot deliberately aim at.
Kata-kata T. S. Eliot - quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari T. S. Eliot yang terbaik dan terkenal: 35 ditemukan