Kata-kata Bijak: Ruwi Meita

Ruwi Meita

Ruwi Meita

Penulis dari Indonesia

  • Laki-laki tak bisa tidur karena dua hal; karier dan perempuan.
  • Kata orang, karya anak kecil dan karya seniman terkenal  kadang tak bisa dibedakan. Hanya saja, seorang seniman punya konsep, sementara anak kecil punya kebahagiaan.
  • Memanah bisa berarti dua hal: kamu bisa bermeditasi saat memanah atau kamu bisa membunuh seseorang dengan panahmu.
  • Memulai sesuatu memang berat. Percayalah setelah kamu memulai kamu akan sadar bahwa ini tidak seberat yang kamu bayangkan.
  • Berhentilah menyakiti dirimu sendiri. Kamu pikir dunia tidak akan peduli saat kamu terpuruk. Mungkin memang benar. Tapi kamu juga harus melihat jika ada orang-orang yang peduli denganmu. Jangan tolak mereka.
  • Mata adalah terang tubuh. Jika mata mulai redup maka reduplah dunia.
  • Perubahan zaman tidak bisa dilawan. Semua hal bisa diganti dan memang harus diganti.
+3

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 82.

  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +42
    Kata orang, karya anak kecil dan karya seniman terkenal kadang tak bisa dibedakan. Hanya saja, seorang seniman punya konsep, sementara anak kecil punya kebahagiaan.
    Sumber: Misteri Patung Garam 88
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +38
    Tangan Pak Sidi sangat aneh. Pucat dan retak. Kuku-kukunya kotor dan berwarna biru gelap. Seperti racun. Aku menelan ludah, tanganku bergetar. Suara kertas yang bergesek semakin membuatku gelisah.
    Sumber: Days of Terror 64
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +26
    Memanah bisa berarti dua hal: kamu bisa bermeditasi saat memanah atau kamu bisa membunuh seseorang dengan panahmu.
    Sumber: Kaliluna: Luka di Salamanca 178
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +25
    Dari arah jendela, terdengar suara kaca digores. Aku menoleh dan menemukan wajah sangar dengan kuku tajam.
    Sumber: Days of Terror 58
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +13
    Pernahkah pelangi menangis karena hujan dan langit mau mewarnainya? Jika sempat, tolong katakan pada hujan untuk menitik satu kali pada tiga puluh tahun kesunyian ujung pelangi yang tak terbatas. Mungkin saja asa yang tersesat menemukan jalan pulang dan darah tak harus pada telapak tangan yang beku.
    Sumber: Alias 2
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +12
    Berhentilah menyakiti dirimu sendiri. Kamu pikir dunia tidak akan peduli saat kamu terpuruk. Mungkin memang benar. Tapi kamu juga harus melihat jika ada orang-orang yang peduli denganmu. Jangan tolak mereka.
    Sumber: Kaliluna: Luka di Salamanca 178
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +11
    Pembunuh sadis suka menyisipkan ejekan pada penontonnya. Kitalah penontonnya.
    Sumber: Misteri Patung Garam 34
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +9
    Saat kancing bajumu hilang, kamu memiliki dua pilihan: menjahit kancing baju yang baru atau tidak lagi memakai baju itu. Kamu bisa saja tetap memakai baju itu dengan mengabaikan kancing yang hilang. Tapi, itu bukan pilihan. Itu pengabaian karena kamu membiarkan dirimu ikut hilang. Sekaligus.
    Sumber: Carmine 218
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +8
    Laki-laki tak bisa tidur karena dua hal; karier dan perempuan.
    Sumber: Misteri Patung Garam 65
  • Ruwi Meita
    ajax-loader
    - +
    +6
    Kutengok kepalaku ke kiri dan aku menyesalinya. Aku berusaha berpaling, tapi sudah tidak bisa. Separuh wajah nenek-nenek tampak sedang mengintaiku dari ujung lorong. Matanya menatapku tajam. Rambut putihnya menjuntai sampai lantai. Teksturnya aneh. Setelah kuperhatikan rambut nenek itu memang dari pasir, yang mengucur dari atas kepala sampai ke lantai tanpa pernah habis.
    Sumber: Days of Terror 49
Kata-kata Ruwi Meita - quotes, kata mutiara, kata bijak dan kutipan dari Ruwi Meita yang terbaik dan terkenal: 82 ditemukan