Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 84.
-
Sebuah tempat yang dapat membuatnya memiliki alasan untuk pulang; tinggal di dalam dan menghabiskan masa tua hingga malaikat maut mengetuk pintu rumah; menjemput pada batas waktu yang telah ditentukan.
― Risda Nur Widia -
Semakin kita berpikir buruk dan menolak energi alam, bertambah tidak teratur energi di tubuh kita.
― Risda Nur Widia -
Setiap sudut kota terlihat sayu dan pucat karena hujan.
― Risda Nur Widia -
Tersenyum. Garis-garis kendur wajahnya menegang; menampilkan sisa kecantikan di masa muda.
― Risda Nur Widia -
Tetapi untuk sementara ketakutannya ia buang. Menyingkirkan jauh-jauh. Karena pagi itu ia ingin melihat neraka.
― Risda Nur Widia -
Tiba-tiba kau ingat sebuah kisah tentang hujan yang diselingi semburat cahaya matahari.
― Risda Nur Widia -
Aku menghirup aroma kematian pada kelopak-kelopaknya yang kelam.
― Risda Nur Widia -
Aku pun menjadi sering berdoa. Aku tak lelah mengirim harapan-harapanku dengan origami-origami kertas itu.
― Risda Nur Widia -
Aku sendiri hanya termenung menyaksikan kepiluan demi kepiluan yang datang silih berganti.
― Risda Nur Widia -
Aku tak tahu paham. Tapi yang jelas kedatangan mereka selalu memberi penanda khusus dalam hidup kami.
― Risda Nur Widia -
Apakah orang-orang itu adalah para malaikat yang berkabung dan menjelma menjadi manusia?
― Risda Nur Widia -
Banyak sekali kenangan yang tertuang di tempat itu. Tidak hanya kenangan manis.
― Risda Nur Widia -
Betapa berat hidup dengan terus memanggul kegelisahaan seperti ini.
― Risda Nur Widia -
Bunga-bunga kesunyian pun seperti diciptakan untuk menandai kemurungan di setiap kota.
― Risda Nur Widia -
etangkup sunyi itu bahkan mekar menjadi sekuntum bunga di tengah ladang pembantaian.
― Risda Nur Widia -
Hidup ini sudah dirancang dengan semua kekacauannya. Tuhan sedang bermain-main dengan umat-Nya.
― Risda Nur Widia -
Ia benar-benar tidak meminta apa pun. Ia hanya menginginkan kesedihanku.
― Risda Nur Widia -
Ia, sebagai seorang penulis, menafsirkan semua itu sebagai sebuah bentuk ruang artistik yang tak tetap; dinamis; dan sulit dikekalkan.
― Risda Nur Widia
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Risda Nur Widia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261
Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.